Daftar Isi

Contoh dan Gambar Struktur Organisasi Perusahaan PT, Susunan Lengkap yang Profesional

Contoh dan Gambar Struktur Organisasi Perusahaan PT, Susunan Lengkap yang Profesional

Struktur organisasi perusahaan PT harus disusun sedemikian rupa agar operasionalnya berjalan dengan baik serta profesional. 

PT sendiri merupakan salah satu bentuk usaha yang punya struktur dan sistem manajemen yang terstruktur.

Sebab, PT butuh membagi tugas serta tanggung jawab masing-masing karyawan untuk menjalankan perusahaan dengan efisien. 

Selain itu, struktur organisasi perusahaan PT yang tepat bisa membantu mengelola sumber daya dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas, guna mencapai tujuan bisnis yang telah dicanangkan sebelumnya.

Dalam artikel ini, kita akan mengulik secara lengkap contoh serta gambar struktur organisasi perusahaan PT yang profesional.

Apa Itu PT (Perseroan Terbatas)?

struktur organisasi pt

Perseroan Terbatas atau PT merupakan bentuk badan usaha yang punya status badan hukum.

Dalam PT, modal perusahaan terbagi menjadi saham-saham. 

PT bisa didirikan oleh minimal 2 (dua) orang yang nanti berperan sebagai Direktur dan Komisaris.

Direktur diisi oleh satu orang, dan Komisaris bisa diisi oleh lebih dari dua orang.

Tujuan utama PT yaitu jelas untuk menghasilkan keuntungan serta mengembangkan usahanya jadi lebih besar.

Badan usaha PT bisa memisahkan harta kekayaan pemilik dengan perusahaan.

Jadi, tanggung jawab pemilik saham itu hanya sebesar jumlah saham yang mereka punya.

Sehingga, andaikata PT merugi, punya hutang, bahkan bangkrut, aset kekayaan pribadi pemilik tetap aman dan gak ikut terseret untuk melunasi kewajiban perusahaan.

Apa Bisnis yang Cocok Menjadi PT?

Memang tidak semua jenis usaha cocok dijalankan dan diubah dalam bentuk PT. Apalagi kalau bisnisnya skala menengah dan kecil.

Biasanya, PT cocok untuk bisnis yang punya prospek jangka panjang serta butuh pengelolaan yang lebih profesional.

Namun, beberapa sektor bisnis malah bisa wajib memakai PT sesuai dengan regulasi dan standar yang ada. Contohnya seperti bisnis konstruksi dan pertambangan dilansir dari IZIN.

Berikut beberapa jenis bisnis yang sebaiknya dijalankan dalam bentuk PT:

– Perdagangan: Usaha di bidang jual beli barang, baik skala kecil maupun besar, seperti grosir, ritel, dan ekspor-impor.

Baca juga  Daftar Produk Tidak Halal di Indonesia: Panduan Lengkap

– Industri: Usaha manufaktur yang memproduksi barang jadi atau setengah jadi, seperti pabrik makanan, tekstil, dan elektronik.

– Jasa Angkutan: Perusahaan transportasi, baik darat, laut, maupun udara, seperti logistik dan ekspedisi.

– Pertambangan: Bisnis yang berkaitan dengan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam, seperti batu bara dan minyak bumi.

– Konstruksi: Perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan infrastruktur, seperti gedung, jembatan, dan jalan raya.

– Pertanian: Usaha di bidang agribisnis, seperti perkebunan, peternakan, dan hortikultura.

– Forwarding: Perusahaan yang bergerak dalam jasa pengiriman barang dan logistik antar daerah atau negara.

– Pariwisata: Bisnis yang berkaitan dengan akomodasi, restoran, dan layanan wisata.

– Teknologi Informasi: Perusahaan pengembangan perangkat lunak, layanan IT, dan solusi digital lainnya.

Itulah beberapa lini bisnis yang sebaiknya mengubah struktur perusahaannya menjadi PT.

Sebab, beberapa sektor bisnis tersebut membutuhkan struktur organisasi profesional agar tiap jabatan mampu mengemban tanggung jawab masing-masing.

 

Contoh Struktur Organisasi Perusahaan PT Profesional

struktur organisasi pt

Setelah memahami beberapa sektor bisnis yang baiknya menjadi PT, selanjutnya kita kulik contoh struktur organisasi perusahaan PT yang profesional.

Contoh struktur di bawah ini tidak baku. Bisa lebih fleksibel menyesuaikan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Namun, secara umum berikut susunan struktur organisasi perusahaan PT yang biasanya ada:

1. Direksi PT

Direksi merupakan yang menduduki posisi tertinggi dalam struktur PT.

Tugas dari direksi yaitu bertanggung jawab terhadap semua kebijakan dan strategi perusahaan, memastikan kelangsungan usaha, menetapkan visi dan misi perusahaan, serta mengawasi jalannya operasional secara keseluruhan.

Biasanya direksi terdiri dari para pemegang saham utama yang kemudian tergabung ke dalam dewan direksi.

2. Komisaris PT

Komisaris punya peran sebagai pengawas kinerja direksi dan perusahaan secara umum.

Baca juga  Perbedaan Produk Barang dan Jasa dalam Bisnis Lengkap dengan Contohnya

Kalau direksi fokus aktif dalam operasional, komisaris hanya memberi saran serta evaluasi kebijakan yang diterapkan perusahaan.

Selain itu, komisaris juga bertugas memastikan perusahaan telah beroperasi sesuai dengan arah tujuan bisnis serta tidak melanggar hukum.

3. Direktur Utama

Direktur utama adalah pemimpin eksekutif dalam perusahaan.

Tanggung jawabnya yaitu langsung terlibat memastikan dalam jalannya operasional perusahaan setiap harinya.

Tugas harian dari direktur utama biasanya meliputi pengambilan keputusan strategis, pengelolaan keuangan, sumber daya manusia, dan kebijakan operasional lainnya.

Selain itu, direktur utama bisa berperan sebagai perwakilan perusahaan dalam berbagai perjanjian bisnis dengan pihak eksternal.

4. Direktur

Sementara direktur merupakan posisi eksekutif yang punya tugas sesuai dengan bidang dan bagian tertentu dalam perusahaan. Contohnya seperti berikut:

– Direktur Operasional: Bertanggung jawab atas kegiatan produksi, distribusi, dan efisiensi kerja.

– Direktur Keuangan: Mengelola aspek keuangan, termasuk anggaran, investasi, dan pelaporan keuangan.

– Direktur Pemasaran: Bertugas mengembangkan strategi pemasaran, branding, dan penjualan produk atau jasa perusahaan.

5. Manajer

Manajer punya peran mengawasi operasional perusahaan serta harus memastikan setiap divisinya bekerja sesuai target yang sudah ditentukan.

Selain itu, manajer bertugas mengatur karyawan di bawahnya dan melaporkan hasil kerja kepada direktur.

6. Divisi

Divisi atau departemen perusahaan terdiri dari tim yang bekerja langsung sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Beberapa divisi yang biasa ada di dalam PT antara lain:

– Marketing: Bertugas untuk memasarkan produk atau jasa perusahaan.

– Sales: Mengelola strategi penjualan dan hubungan dengan pelanggan.

– Kreatif: Membantu dalam pembuatan materi promosi dan branding perusahaan.

7. Administrasi dan Gudang

Ini adalah bagian yang bertanggung jawab atas semua pencatatan operasional serta pengelolaan barang milik perusahaan.

Selain itu, divisi administrasi dan gudang juga bertugas memastikan semua transaksi, persediaan, serta pengiriman barang berjalan dengan baik dikutip dari AdminKita.

Baca juga  Perbedaan Merger dan Konsolidasi: Panduan Lengkap dan Terperinci

Gambaran Struktur Organisasi Perusahaan PT

Kesimpulan

Struktur organisasi perusahaan PT merupakan komponen vital dalam menjalankan operasional bisnis secara profesional dan efisien.

Pembagian tugas serta tanggung jawab karyawan PT diatur secara sistematis dan sedemikian rupa untuk mencapai tujuan bisnis dengan lebih mudah. 

Struktur organisasi PT yang umum terdiri dari Direksi, Komisaris, Direktur Utama, Direktur bidang (seperti Operasional, Keuangan, dan Pemasaran), Manajer, berbagai Divisi (Marketing, Sales, Kreatif), serta Administrasi dan Gudang, yang semuanya bekerja bersama dalam sistem hierarki yang terorganisir. 

Dengan struktur organisasi yang tepat, PT dapat mengelola sumber daya dengan lebih baik, meningkatkan produktivitas perusahaan secara efektif dan efisien.

Rekomendasi Jasa Pendirian PT

struktur organisasi pt

Banyak pelaku usaha pemula atau UMKM masih menunda proses legalisasi usahanya karena menganggapnya sebagai hal yang mahal dan rumit.

Padahal saat ini, proses pendirian badan usaha seperti PT sudah jauh lebih mudah dan terjangkau.

Jika kamu sedang mencari solusi pendirian PT yang praktis, cepat, dan hemat, Legal MP adalah mitra yang tepat untuk kamu.

Mengapa Memilih Legal MP?

Legal MP menawarkan layanan pendirian PT dengan skema pembayaran setelah proses selesai, tanpa uang muka (DP). Skema ini sangat ideal bagi pelaku usaha yang ingin memulai bisnis dengan efisiensi pengelolaan keuangan di tahap awal.

Keunggulan layanan yang ditawarkan:

  • Tanpa DP, bayar setelah jadi: Mengurangi beban di awal dan menjaga arus kas bisnis tetap sehat.
  • Proses cepat: Pendirian PT diselesaikan hanya dalam waktu 6–8 hari kerja.
  • Dokumen lengkap: Sudah mencakup Akta Notaris dan SK Pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM.
  • Konsultasi gratis: Dapatkan panduan langsung dari tim profesional tanpa biaya tambahan.

Jangan biarkan legalitas menjadi penghambat perkembangan usahamu. Klik tautan berikut untuk memulai konsultasi dan wujudkan legalitas bisnis yang kamu impikan:

Klik di sini untuk Konsultasi Gratis Pendirian PT

Daftar Isi