Membuka toko kelontong atau warung sembako itu sangatlah menjanjikan,
Sebab, semua orang pasti membutuhkan bahan pokok sehari-harinya.
Namun, membuka toko kelontong gak bisa dilakukan asal buka saja loh ya.
Kamu harus mendaftarkan legalitasnya dengan jenis KBLI yang cocok sesuai dengan tingkat risikonya agar terhindar dari sanksi.
Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap mengenai KBLI yang cocok untuk toko kelontong atau warung sembako.
Apa Itu KBLI dan Mengapa Penting untuk Usaha Toko Kelontong?
Sebelum lanjut, kita harus tahu dulu apa itu KBLI.
KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem klasifikasi yang digunakan pemerintah untuk mengidentifikasi jenis usaha berdasarkan aktivitasnya.
Nah, setiap bisnis di Indonesia harus mencocokkan aktivitas usahanya dengan kode KBLI yang sesuai sehingga bisa mengurus izin usaha.
Selain itu, KBLI juga berguna untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta untuk mengajukan izin lanjutan seperti izin edar makanan dan minuman kalau diperlukan.
KBLI yang Sesuai untuk Usaha Toko Kelontong dan Warung Sembako
Lantas, KBLI apa yang sebaiknya dipakai usaha toko kelontong atau warung sembako?
Berdasarkan regulasi terbaru, berikut beberapa kode KBLI yang sesuai:
1. KBLI 47111 – Perdagangan eceran di toko dengan dominasi barang makanan, minuman, dan tembakau
KBLI ini cocok untuk toko kelontong yang menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan, minuman, dan rokok.
2. KBLI 47112 – Perdagangan eceran khusus makanan dan minuman di toko
Sementara KBLI ini lebih spesifik untuk toko yang hanya menjual makanan dan minuman, tanpa menjual produk lain seperti rokok atau barang kebutuhan rumah tangga lainnya.
Rangkuman Kriteria Usaha yang Cocok Masuk dalam KBLI Ini
- Toko Kelontong: Menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, mie instan, minuman kemasan, dan rokok.
- Warung Sembako: Biasanya lebih kecil dari toko kelontong dan fokus pada bahan pokok seperti beras, gula, telur, dan bumbu dapur
- Minimarket Kecil: Jika memiliki variasi barang lebih lengkap dan sistem kasir modern, namun tetap dalam skala kecil.
Langkah-langkah Mendapatkan Izin Usaha Toko Kelontong
Nah, kalau sudah ketemu nomor KBLI yang sesuai, kamu bisa lanjut untuk mendapatkan izin usaha toko kelontong.
Berikut langkah demi langkahnya yang akan kamu lakukan:
1. Daftar NIB (Nomor Induk Berusaha)
- Kunjungi website OSS (Online Single Submission) di oss.go.id
- Buat akun dan isi data usaha sesuai dengan kode KBLI yang sesuai
- Setelah proses selesai, kamu akan mendapatkan NIB sebagai identitas legal usaha
2. Mengurus Izin Usaha Lanjutan
- Setelah memiliki NIB, periksa apakah perlu mengurus izin tambahan seperti Izin Lokasi dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) kalau diperlukan
- Mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) kalau usahanya skala besar
3. Memenuhi Kewajiban Pajak
- Jika omzet bisnismu sudah mencapai batas tertentu yang diwajibkan, jangan lupa mengurus NPWP dan membayar pajak usaha.
Modal dan Persiapan Sebelum Membuka Usaha Toko Sembako
Modal awal yang dibutuhkan untuk membuka toko sembako bisa bervariasi tergantung skala bisnis yang mau kamu jalankan.
Kalau untuk usaha kecil, biasanya butuh modal sekitar Rp 5 juta sampai Rp 20 juta.
Modal ini kamu gunakan untuk membeli stok awal, etalase, timbangan, rak penyimpanan, dan peralatan kasir sederhana dilansir dari Legalisasi.
Jika ingin usaha lebih besar, tentunya modal yang diperlukan juga lebih besar.
Tips Menyusun Strategi Pembelian Barang Dagangan
Biar gak boncos, kamu harus punya strategi pembelian barang yang lebih efisien sehingga bisnis bisa untung besar.
Caranya yang mudah, kamu bisa mulai memberi barang dengan jumlah yang sesuai dengan permintaan pelanggan dulu.
Kemudian, kamu mulai mencari berbagai pemasok atau supplier dan bandingkan harganya.
Selain itu, jangan lupa untuk mengecek masa kadaluarsa barang dagangan. Terutama kalau produk itu masanya pendek atau cepat rusak seperti beras, gula, serta minyak goreng.
Pemilihan Lokasi dan Manajemen Persediaan Barang yang Tepat
Lokasi toko kelontong punya peran yang sangat besar dalam penjualan.
Kamu bisa pilih tempat yang gampang diakses orang, dekat dengan pemukiman warga, serta punya traffic yang ramai dikutip dari PijarMahir.
Selain itu, kamu juga harus mengatur manajemen stok barang supaya gak terjadi kekurangan atau kelebihan barang yang bisa merugikan usaha.
Tantangan dan Solusi dalam Menjalankan Warung Sembako
Meski toko kelontong kesannya seperti usaha yang sepele, tapi ternyata ada beberapa tantangan yang harus kamu hadapi.
Mulai dari persaingan dengan minimarket modern, keterbatasan modal, hingga kesulitan dalam mengelola stok barang.
Masyarakat kini lebih sering memiilh minimarket modern karena lebih nyaman fasilitasnya seperti ruangan ber-AC dan punya sistem pembayaran non-tunai.
Selain itu, seringnya pemilik toko kelontong itu modalnya terbatas untuk memperbanyak stok barang.
Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan mencari pemasok yang menawarkan sistem pembayaran tempo.
Kamu juga bisa bekerja sama dengan koperasi dan lembaga keuangan yang bisa memberikan pinjaman usaha.
Kesimpulan
Memilih kode KBLI yang tepat sangatlah penting untuk memastikan toko kelontong atau warung sembako legal dan bisa mendapatkan NIB serta izin usaha.
Selain legalitas, modal awal sekitar Rp 5 juta – Rp 20 juta juga perlu dipersiapkan, ditambah strategi belanja dan lokasi yang strategis agar usaha lebih menguntungkan.
Tantangan seperti persaingan dengan minimarket dan keterbatasan modal bisa diatasi dengan mencari pemasok yang menawarkan pembayaran tempo atau mengajukan pinjaman usaha.
Legalitas sejak awal bukan cuma menghindari sanksi, tapi juga membuka peluang bisnis lebih besar.
Jadi, sebelum mulai usaha, pastikan semua izin sudah diurus agar bisnis lancar dan berkembang!





