Category: Legalitas

Menampilkan semua artikel pada kategori yang disesuaikan

Contoh HKI atau Hak Kekayaan Intelektual dan Tujuannya

Contoh HKI atau Hak Kekayaan Intelektual dan Tujuannya

Menjadi Pengaruh ­– Berikut ini beberapa contoh HKI atau Hak Kekayaan Intelektual yang ada di Indonesia. Mungkin gak semua orang familiar dengan istilah Hak Kekayaan Intelektual atau HKI, tapi contohnya gampang banget ditemuin dalam kehidupan sehari-hari. Contoh HKI yaitu seperti penemuan teknologi, hak cipta buat karya seni, atau hak merek buat ngelindungin brand dagang. Intinya, HKI itu kayak perlindungan buat hasil pikiran kreatif manusia, bisa dalam bentuk apa aja, kayak teknologi, seni, sastra, atau ilmu pengetahuan. Karya-karya ini nggak cuma asal-asalan, tapi butuh effort, waktu, dan otak. Kebanyakan juga punya nilai ekonomi, karena bisa jadi asset buat bisnis. Makanya, penting punya hukum yang ngejaga karya-karya ini. HKI ini kayak perisai buat melindungin karya intelektual. Selain itu, juga jadi hak eksklusif buat penciptanya. Jadi, lewat HKI, si pencipta bisa daftarin karyanya, tapi nggak wajib juga. Pemerintah mendukung pencipta dengan hak eksklusif ini buat apresiasi atas kreasi mereka. Nggak cuma itu, juga bikin orang lain termotivasi buat berkembang. HKI juga berpengaruh positif pada ekonomi, soalnya melalui mekanisme pasar. Baca Juga: Apa Itu EFIN Badan: Manfaat dan Syaratnya Tujuan dan Manfaat HKI Pembentukan sistem perlindungan Hak Kekayaan Intelektual atau HKI oleh pemerintah tentunya mempunyai tujuan, adapun tujuan adanya hak kekayaan intelektual atau HKI akan dijelaskan dibawah ini, antara lain: Menghargai usaha kreatifitas manusia yang membuahkan karya intelektual, hasil dari upaya dan pemikiran yang ditanamkan dalam waktu, tenaga, dan pikiran. Memberi kepastian hukum mengenai hak kepemilikan, pemanfaatan, dan dampak penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dalam periode tertentu bagi pemilik, pencipta, pengguna, dan pihak terkait. Mendorong transfer pengetahuan melalui HKI, khususnya melalui paten, yang merangsang upaya penemuan dan inovasi teknologi. Dengan adanya system Paten akan melahirkan pengetahuan masyarakat serta memperkaya penemuan-penemuan baru sekaligus menghindari contoh pelanggaran etika bisnis dalam perusahaan supaya terhindar dari contoh pelanggaran norma sosial. Baca Juga: Navigasi Merek HKI Jenis-jenis HKI di Indonesia Nah, HKI sendiri punya beragam jenis dan contoh yang sesuai dengan cakupannya. Yuk, kita bahas beberapa jenis dan contohnya: Merek Ini dia yang pertama, merek. Ini bisa berupa logo atau tanda yang tampak secara visual. Bisa berupa nama, kata, angka, susunan warna, atau logo dalam bentuk 2D atau 3D. Bahkan bisa juga berupa suara, hologram, atau gabungan dari elemen-elemen di atas. Nah, merek ini digunakan buat membedakan barang atau jasa yang dikeluarkan oleh orang atau perusahaan saat berbisnis. Coba perhatiin beberapa contoh merek terkenal: Paten Lanjut ke nomor dua, ada yang namanya paten. Paten ini adalah hak eksklusif yang diberikan sama negara buat penemu atas penemuan di bidang teknologi. Ini berlaku dalam jangka waktu tertentu. Penemu bisa jalankan hak ini sendiri atau serahkan ke orang lain dengan izin penemu. Cek contoh-contoh paten yang mungkin kamu kenal: Hak Cipta Berikutnya, hak cipta. Hak cipta ini memberikan hak eksklusif buat pencipta atau pemegang hak buat ngasih ijin, mengumumkan, atau menciptakan salinan dari karyanya. Ini tentunya sesuai sama peraturan hukum yang berlaku. Cek contoh-contoh hak cipta di bawah ini: Nah, gitu deh beberapa contoh dari HKI atau hak kekayaan intelektual. Jadi, inget ya, ini penting buat ngelindungin kreasi dan karya-karya ciptaan manusia. Itulah tadi penjelasan tentang contoh HKI dan apa saja tujuannya. Kamu tertarik mendaftar HKI? Bisa langsung klik di sini.

SELENGKAPNYA
Pendirian Koperasi Syarat dan Prosedur Lengkap

Pendirian Koperasi: Syarat dan Prosedur Lengkap

Menjadi Pengaruh – Berikut ini informasi pendirian koperasi mulai dari syarat dan prosedur lengkapnya. Cara dan persyaratan pendirian koperasi sebenarnya gak ribet, karena jumlah koperasi di Indonesia sudah banyak. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) nunjukin kalo tahun 2021 kemarin, ada sekitar 127.846 koperasi yang masih berjalan. Artinya lebih dari 22 juta orang jadi anggota koperasi, dan usaha yang dijalankan nilainya capai Rp182,35 triliun, loh. Oleh sebab itu, koperasi punya peran yang penting buat ekonomi Indonesia. Koperasi juga kontribusiin sekitar 5,1% ke Produk Domestik Bruto (PDB) kita. Berdasarkan data tadi, bisa diambil kesimpulan kalau masih banyak peluang buat kamu yang mau bikin koperasi sendiri. Namun, sebelum bikin yuk simak dulu syarat dan prosedur dalam mendirikan koperasi. Baca Juga: Navigasi Merek HKI Syarat Pendirian Koperasi Syarat  mendirikan koperasi diatur dalam Pasal 12 dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No 9/2018, yang membahas tentang Penyelenggaraan dan Pembinaan Perkoperasian. Selain itu, persyaratan mendirikan koperasi juga dijelaskan dalam Undang-Undang No 11/2020 tentang Cipta Kerja. 1. Koperasi Primer Proses mendirikan koperasi primer berlangsung dengan mengajukan akta pendirian, baik dalam bentuk tertulis maupun elektronik, kepada Menteri Koperasi dan UKM. Sejumlah persyaratan harus disertakan dalam pengajuan tersebut, seperti: 2. Koperasi Sekunder Ketentuan untuk mendirikan koperasi sekunder sebenarnya mirip dengan koperasi primer. Perbedaannya terletak pada beberapa dokumen tambahan yang harus disertakan, seperti: 3. Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mendirikan KSP memerlukan persyaratan khusus yang diatur dalam Pasal 10 dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No 9/2018. Persyaratan ini melibatkan dokumen tambahan seperti: Baca Juga: Cara Mendirikan Koperasi Simpan Pinjam: Prosedur Lengkap Prosedur Umum mendirikan Koperasi Setelah familiar dengan persyaratan mendirikan koperasi di Indonesia, sekarang kita perlu paham tahapan dan langkah-langkahnya. Langkah-langkah mendirikan koperasi telah diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM No 9/2018. Berikut ini adalah rangkaian prosedurnya: Itulah beberapa syarat dan prosedur mendirikan koperasi yang harus kamu tahu sebelum mendirikannya. Gak mau ribet bikin koperasi? Serahkan saja ke Menjadi Pengaruh! Kamu bisa membuat koperasi secara online dari rumah. Gimana caranya? Klik link di sini, ya!

SELENGKAPNYA
Apa Itu EFIN Badan Manfaat dan Syaratnya

Apa Itu EFIN Badan: Manfaat dan Syaratnya

Menjadi Pengaruh – Apa itu EFIN badan dan apa manfaatnya buat bisnis? Berikut penjelasan lengkapnya. Kalau kamu punya atau mau mendirikan sebuah badan usaha, seperti PT, CV, koperasi, yayasan, atau bentuk lainnya, maka perlu tahu  apa itu EFIN Badan dan bagaimana cara mendapatkannya. EFIN Badan sendiri singkatan dari Electronic Filling Identification Number. Maksudnya, adalah nomor identitas pajak yang diperlukan untuk melakukan transaksi perpajakan secara elektronik, seperti melaporkan SPT Tahunan PPh Badan melalui e-Filing. Selain itu, EFIN Badan juga berguna untuk mengakses berbagai layanan perpajakan online yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP), seperti e-Billing, e-Form, e-SPT, dan lain-lain. Banyak sekali pengusaha yang belum tahu apa itu EFIN Badan sehingga sulit melaporkan pajaknya secara online. EFIN Badan beda dengan EFIN Pribadi, loh!  EFIN Badan dikeluarkan oleh DJP untuk sebuah badan usaha yang terdaftar sebagai wajib pajak badan. Selain itu , EFIN Badan bersifat rahasia dan hanya dapat digunakan oleh pengurus yang ditunjuk oleh badan usaha tersebut untuk mewakilinya dalam urusan perpajakan. Baca Juga: Cara Mengubah CV ke PT Secara Online dari Rumah Langkah Dapat EFIN Badan Lalu, bagaimana cara mendapatkan EFIN Badan? Caranya cukup ribet kalau kamu ngurus sendiri. Ini langkah-langkahnya: 1. Mengisi formulir permohonan aktivasi EFIN Badan secara online di situs resmi pajak Formulir ini harus diisi oleh salah satu pengurus yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau dokumen pendirian badan usaha. Kamu harus memasukkan data-data seperti nama badan usaha, NPWP, alamat, nomor telepon, email, dan lain-lain. 2. Mencetak formulir permohonan aktivasi EFIN Badan yang telah diisi secara online. Formulir ini harus disertai sama fotokopi akta pendirian atau dokumen pendirian badan usaha, fotokopi NPWP badan usaha, fotokopi KTP pengurus yang mengisi formulir, dan surat kuasa bermaterai jika pengurus tidak dapat datang sendiri ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). 3. Menyampaikan formulir permohonan aktivasi EFIN Badan beserta lampirannya ke KPP tempat badan usaha terdaftar sebagai wajib pajak. Kamu bisa datang langsung ke KPP atau mengirimkannya melalui pos atau kurir. Pastikan Kamu mendapatkan tkamu terima dari petugas KPP sebagai bukti penyampaian. 4. Menunggu pemberitahuan dari DJP mengenai status permohonan aktivasi EFIN Badan Kamu. Jika permohonan disetujui, kamu akan mendapatkan nomor EFIN Badan dan password sementara yang dapat digunakan untuk mengaktifkan akun DJP onlin. 5. Mengaktifkan akun DJP online kamu pakai nomor EFIN Badan dan password sementara yang telah diberikan. Dengan memiliki EFIN Badan, kamu bisa dengan mudah mengurus perpajakan badan usaha. Kamu bisa melaporkan SPT Tahunan PPh Badan secara online tanpa harus antre di KPP. Selain itu, kamu juga punya akses ke berbagai informasi dan layanan perpajakan online yang disediakan oleh DJP. Baca Juga: Perkumpulan: Definisi dan Karakteristik Tips Bikin EFIN Badan dengan Cepat Ribet sekali kan langka-langkahnya? Selain prosedur yang banyak, tentunya proses itu memakan banyak waktu. Untungnya, ada solusi mengurus EFIN Badan dengan mudah dan cepat. Gimana? Kamu bisa memakai layanan dari menjadipengaruh.com. Tinggal setor berkas-berkas yang diperlukan, biar kami yang selesaikan. Kalau mau, bisa klik link di sini, ya! Demikian artikel tentang apa itu EFIN Badan dan bagaimana cara mendapatkannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu yang punya atau ingin mendirikan badan usaha

SELENGKAPNYA
Beda PIRT dan Izin Edar BPOM dalam Usaha Pangan Olahan

Beda PIRT dan Izin Edar BPOM dalam Usaha Pangan Olahan

Menjadi Pengaruh – Inilah beda PIRT dan izin edar BPOM yang wajib kamu ketahui dalam suaha pangan olahan. Banyak orang yang masih bingung dengan perbedaan izin edar BPOM dan SP-PIRT (Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga). Padahal, sektor usaha pangan olahan merupakan salah satu bidang bisnis yang memiliki daya tarik besar di kalangan pelaku bisnis. Karena kebingungan itu, banyak pengusaha olahan makanan yang gak tahu harus mendaftarkan SP-PIRT atau izin edar BPOM untuk bisnisnya. Gak usah khawatir, dalam artikel ini kami akan memberikan penjelasan beda PIRT dan izin edar BPOM agar kamu gak bingung lagi. Baca Juga: Cara Daftar SP-PIRT: Syarat dan Prosedur Lengkap Beda Produksi untuk PIRT dan Izin Edar BPOM Produk pangan olahan yang mendapatkan izin edar dari BPOM wajib diproduksi di area yang berbeda dari tempat tinggal dan  memiliki lokasi tersendiri. Proses pembuatan pangan olahan ini bisa berlangsung secara manual, semi otomatis, otomatis, atau menggunakan teknologi khusus seperti UHT, pasteurisasi, dan retort. Sementara itu, untuk produk pangan olahan yang memiliki izin SP-PIRT, pembuatannya harus dilakukan di lokasi tempat tinggal pribadi, yakni di rumah sendiri. Cara produksinya melibatkan tahap-tahap yang dilakukan secara manual hingga tahap semi otomatis. Jenis Olahan Izin Edar BPOM Pada dasarnya semua olahan pangan yang diproduksi  di dalam negeri maupun yang diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran, wajib memiliki izin edar. Berikut juga berlaku bagi jenis pangan olahan yang wajib memiliki izin edar, di antaranya (Pasal 2 ayat (1) dan (2) PBPOM No.27/2017): – Olahanan makanan dan minuman fortifikasi – Makanan yang wajib Standar Nasional Indonesia (SNI) (contohnya minyak goreng sawit, air mineral, kopi instan, tepung terigu) – Pangan program pemerintah – Pangan yang ditujukan untuk uji pasar – Bahan Tambahan Pangan (BTP) Namun, ketentuan di atas dikecualikan untuk beberapa jenis pangan olahan berikut: (Pasal 3 ayat (1) PBPOM No.27/2017): – Pangan olahan yang diproduksi oleh industri rumah tangga – Mempunyai masa simpan kurang dari 7 (tujuh) hari – Diimpor dalam jumlah kecil – Digunakan lebih lanjut sebagai bahan baku – Dikemas dalam jumlah besar dan tidak dijual secara langsung kepada konsumen akhir – Dikemas langsung di hadapan pembeli dalam jumlah kecil – Pangan siap saji – Mengalami pengolahan minimal (pasca masa panen) Baca Juga: Cara Mendirikan PT Perorangan Sesuai UU Cipta Kerja Terbaru Jenis Olahan PIRT Sementara, izin yang diterbitkan SP-PIRT yaitu pangan olahan industri rumah tangga. Pangan olahan industri rumah tangga dikualifikasikan menjadi 15 (lima belas) jenis, yaitu (PBPOM No.22/2018): Sementara jenis pangan olahan yang tidak diperbolehkan mendapatkan SPP-IRT berdasarkan buku elektronik BPOM Pedoman Mendapatkan Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), antara lain: – Makanan dan minuman proses fortifikasi – Olahan pangan yang harus punya SNI – Olahan pangan yang harus mencantumkan klaim – Makanan dan minuman yang diimpor – Makanan dan minuman yang melewati proses sterilisasi komersial atau pasteurisasi – Frozen food (makanan beku) – Pangan olahan asal hewan yang disimpan dingin/beku – Pangan olahan untuk Keperluan Gizi Khusus – Bahan Tambahan Pangan – Pangan Iradiasi – Pangan Organik Baca Juga: Apa Tugas CEO dan Direktur PT? Ini Perbedaannya Kesimpulan Itulah tadi beda PIRT dan izin edar BPOM yang bisa kamu pelajari sebelum mendaftarkan legalitas untuk bisnis kamu. Kalau masih bingung, kamu bisa konsultasi dengan kami dengan klik link di sini.

SELENGKAPNYA
Apa Tugas CEO dan Direktur PT Ini Perbedaannya

Apa Tugas CEO dan Direktur PT? Ini Perbedaannya

Menjadi Pengaruh – Berikut ini penjelasan apa tugas CEO dan direktur PT yang harus kamu tahu. Tugas dan peran antara kedunya tentu sangat berbeda, loh, terutama dalam perusahaan berstruktur seperti Perseroan Terbatas (PT). Selain itu, CEO (Chief Executive Officer) dan Direktur memiliki peran yang sangat penting dalam urusan strategis dan operasional perusahaan. Artikel ini akan membahas dengan mendalam apa sebenarnya peran dan tugas CEO serta Direktur dalam PT, mengupas perbedaan antara kedua posisi tersebut, dan bagaimana kerjasama mereka mempengaruhi keseluruhan kinerja perusahaan. Dari pengambilan keputusan strategis hingga pengawasan harian, peran-peran ini memiliki dampak yang mendalam terhadap arah dan prestasi perusahaan. Langsung saja, ini dia perbedaan tugas CEO dan direktur PT yang harus kamu pelajari. Baca Juga: Jenis Modal PT dan Klasifikasinya yang Harus Kamu Pahami Kepemilikan Saham CEO dan Direktur di PT Meskipun CEO memiliki bisa memiliki saham dalam perusahaan, tapi tidak selalu ada keterkaitan antara posisi CEO dan kepemilikan saham. Sebagai catatan, status CEO bisa beragam, loh. CEO bisa saja berperan sebagai karyawan yang dipilih oleh dewan direksi serta pemegang saham untuk memegang kemudi dalam menjalankan roda perusahaan. Di sisi lain, direktur pada umumnya merupakan individu yang terpilih oleh pemegang saham perseroan. Namun, peran direktur gak sederhana. Bisa saja direktur memiliki pilihan untuk menjadi pemegang saham atau mewakili kelompok pemegang saham tertentu dalam dewan direksi. Melalui peran ini, mereka bisa memiliki tanggung jawab lebih dalam membimbing arah perusahaan. Menurut Blacks’s Law Dictionary edisi ke-9, CEO diseut sebagai “administrator tertinggi dalam perusahaan, yang mengurus operasional perusahaan sehari-hari serta melaporkan kepada dewan direksi.” Oleh karena itu, penggunaan istilah CEO tidak selalu secara khusus merujuk pada posisi Presiden atau Direktur Utama. Istilah ini juga dapat digunakan untuk merujuk kepada individu yang bertanggung jawab atas aspek administratif dan manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Baca Juga: Suami-Istri Boleh Jadi Pemilik PT? Ini Aturannya Tugas CEO dan Direktur Tugas dan tanggung jawab seorang CEO yaitu sebagai peran utama dalam mengemban kepemimpinan eksekutif perusahaan. Sebagai figur kepala eksekutif, mereka punya tanggung jawab penuh dalam mengelola semua aspek operasional perseroan secara menyeluruh. Peran ini meliputi pengawasan strategi bisnis, pengambilan keputusan strategis yang membentuk arah perusahaan, serta pelaksanaan rencana jangka panjang yang telah dirancang untuk meraih tujuan perseroan. Sementara direktur, berkewajiban untuk menyusun dan merawat aspek-aspek vital dalam perseroan. Ini termasuk pencatatan pemegang saham, penulisan naskah rapat umum pemegang saham (RUPS), dan hasil rapat direksi yang menjadi landasan pengambilan keputusan penting. Selain itu, tanggung jawab direktur juga mencakup penyusunan laporan tahunan dan semua dokumen keuangan perseroan. Laporan tahunan ini memiliki peran krusial dalam memberikan gambaran menyeluruh tentang aspek-aspek kinerja, keuangan, serta posisi perseroan dalam rentang waktu tertentu. Baca Juga: Cara Mengubah CV ke PT Secara Online dari Rumah Dengan begitu, dapat dilihat bahwa peran CEO dan direktur dalam perusahaan memiliki dimensi dan tanggung jawab masing-masing yang memainkan peran penting dalam menjaga kelangsungan serta pertumbuhan perseroan. Itulah tadi penjelasan singkat tentang apa perbedaan tugas CEO dan direktur dalam sebuah PT. Mau mendirikan PT untuk kembangkan bisnis kamu? Menjadi Pengaruh siap bantu! Silahkan klik lik di sini!

SELENGKAPNYA
Cara Mendirikan PT Perorangan Sesuai UU Cipta Kerja Terbaru

Cara Mendirikan PT Perorangan Sesuai UU Cipta Kerja Terbaru

Menjadi Pengaruh – Berikut ini prosedur dan cara mendirikan PT Perorangan sesuai dengan UU Cipta Kerja No. 11 tahun 2020. Buat kamu yang tertarik mendirikan PT perorangan, ada beberapa aturan yang harus kamu tahu leih dulu. PT Perorangan sendiri diperuntukkan khusus buat usaha yang masuk dalam kriteria mikro dan kecil, ya. Nah, buat usaha mikro, modalnya gaj boleh lebih dari Rp 1 miliar dan itu belum termasuk harga tanah atau bangunan tempat usaha, atau total hasil penjualan per tahunnya gak lebih dari Rp 2 miliar. Kalau buat usaha kecil, ada sedikit perbedaan. Modal usahanya bisa antara Rp 1 miliar sampai Rp 5 miliar (juga nggak termasuk tanah atau bangunan tempat usaha), atau hasil penjualan per tahunnya bisa antara Rp 2 miliar sampai Rp 15 miliar. Jadi, PT Perorangan sangat membantu untuk usaha yang masih dalam tahap berkembang. Baca Juga: Jenis Modal PT dan Klasifikasinya yang Harus Kamu Pahami Unsur Penting PT Perorangan Dalam UU Cipta Kerja, PT Perorangan punya dua unsur utama yang perlu diperhatikan, yaitu (1) karakteristik individu sebagai pendiri dan (2) kriteria Usaha Mikro dan Kecil (UMK): Unsur Karakteristik Individu (Perorangan) PT Perorangan merujuk pada pendirian perusahaan oleh satu orang saja dan berlaku hanya untuk Warga Negara Indonesia (WNI). Konsep ini menekankan pemisahan antara aset pribadi pendiri dengan aset perusahaan. Dalam PT Perorangan, tidak ada persyaratan modal dasar minimum melainkan hanya perlu mengisi pernyataan pendirian. Proses pendirian PT Perorangan juga lebih sederhana karena tidak memerlukan akta notaris Selain itu, PT bisa didirkan dengan satu orang pendiri atau satu pemegang saham dan tidak perlu melibatkan komisaris. Unsur Kriteria Usaha Mikro dan Kecil (UMK) UMK merujuk pada usaha dengan skala mikro atau kecil. Usaha mikro memiliki modal di bawah Rp 1.000.000.000 (satu miliar Rupiah). Sementara itu, usaha kecil memiliki modal di atas Rp 1.000.000.000 (satu miliar Rupiah) hingga Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar Rupiah). Dengan begitu, PT Perorangan adalah bentuk perusahaan yang didirikan oleh satu individu dengan modal yang tidak melebihi Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar Rupiah) dan proses pendiriannya lebih sederhana dan fleksibel dibandingkan PT Reguler. Baca Juga: Suami-Istri Boleh Jadi Pemilik PT? Ini Aturannya Syarat Pendirian PT Perorangan – Perseroan Terbatas disebut sebagai Persero adalah badan hukum yang didirikan sesuai dengan kriteria usaha mikro dan kecil. – Membuat Surat pernyataan Pendirian sesuai dengan Format yang ada pada lampiran PP No. 8 tahun 2021 PP tentang Modal UMK. – Perseroan perorangan didirikan hanya oleh 1 orang. – Perseroan perorangan wajib memiliki Modal Dasar dan modal disetor. Sama seperti Perseroan Terbatas ketentuan modal disetor yaitu minimal 25% dari modal dasar yang dibuktikan dengan bukti penyetoran yang sah. – Perseroan Perorangan didirikan oleh WNI dengan mengisi peryataan pendirian dalam Bahasa Indonesia -WNI sebagaimana dimaksud harus memenuhi syarat yaitu : harus berusia paling rendah 17 tahun dan cakap secara hukum. Proses Pendirian PT Perorangan – Didirikan oleh 1 orang (termasuk Pemegang saham dan Direktur, tidak ada Komisaris) – Memiliki kegiatan usaha mikro dan kecil – Pendiri membuat surat pernyataan pendirian – Pendaftaran secara elektronik Perseroan Perorangan melalui Menteri Hukum dan HAM RI – Mengurus NPWP Perseroan Perorangan -Mengurus NIB dan Izin usaha Perseroan Perorangan Berkas Untuk Pendirian PT Perorangan – KTP – NPWP Baca Juga: 5 Perbedaan PT Perorangan dan Reguler, Mana yang Cocok? Itulah tadi penjelasan singkat tentang cara mendirikan PT Perorangan sesuai dengan aturan terbaru dari pemerintah. Kamu tertarik mendirikan juga? Langsung saja klik di bawah ini untuk konsultasi. Klik di Sini

SELENGKAPNYA
SIUP Gak Berlaku Lagi di 2023, Pakai Ini Gantinya

SIUP Gak Berlaku Lagi di 2023, Pakai Ini Gantinya

Menjadi Pengaruh – SIUP gak berlaku lagi di 2023 sejak diterbitkannya  Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU 11/2020). SIUP sendiri merupakan singkatan dari Surat Izin Usaha Perdagangan. Surat ini berguna untuk sebagai dokumen resmi bagi pelaku usaha untuk menjalankan bisnisnya. Cara mendapatkannya yaitu dengan mengisi Surat Permohonan SIUP kemduian diserahkan ke Dinas Perdagangan atau Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di wilayah terkait. Namun, dengan adanya UU Cipta Kerja sekarang pelaku usaha (terutama dengan risiko rendah dan menengah) gak harus lagi mengurus SIUP untuk memulai usahanya. Karena SIUP gak berlaku lagi, kini dokumen resminya digantikan oleh Nomor Induk Berusaha atau NIB). Baca Juga: Syarat dan Prosedur Pendirian CV (Persekutuan Komanditer) SIUP Diganti NIB Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sekarang para pebisnis gak perlu mengurus SIUP lagi, Untuk urusan perijinan usaha sekarang mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021. Kalau usaha yang dijalankan itu punya risikon rendah, NIB jadi tanda bahwa usaha itu sah dan bisa jalan. Tapi buat usaha dengan risiko yang menengah rendah, menengah tinggi, atau malah tinggi banget, NIB tetep diperlukan sebagai bukti identitas buat urusan perizinan yang lain. Jadi, intinya, perubahan pendekatan ini bikin hidup para pebisnis makin gampang. Gak hanya kemudahan dalam urusan perizinan, tapi juga lebih menjaga bisnis dari. berbagai tingkat risiko yang ada. Baca Juga: NIB: Definisi dan Manfaatnya Manfaat Lain NIB Selain Pengganti SIUP NIB sebenarnya gak  cuma jadi ganti SIUP aja, tapi ada banyak manfaat lainnya menurut Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 dan Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4 Tahun 2021. Nah, di dalam peraturan tersebut NIB bisa berguna buat banyak hal, antara lain: 1. NIB bisa digunakan buat mendaftar ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, jadi jaminan kesehatan dan tenaga kerja tercover. 2. Bisa mendapatkan bantuan untuk bikin sertifikat halal, nih. 3. Data tentang pelaku usaha bisa dicatat dan diarsipkan pake NIB. 4. Dapet fasilitas pinjaman dari bank juga bisa lewat NIB ini. 5. Ada kesempatan ikutan pelatihan juga, jadi bisa terus belajar dan berkembang. 6. Peluang buat ikutan tender barang/jasa dari pemerintah juga ada. 7. NIB bisa bawa insentif dan berbagai kemudahan perizinan lainnya dari pemerintah. 8. Ada kemudahan untuk bermitra dengan usaha menengah dan besar. 9. Peluang besar buat memperluas bisnis juga bisa lewat NIB. 10. Jaminan perlindungan dari pemerintah. Baca Juga: Cara Cepat Membuat NIB dan Pentingnya Buat bisnis kamu Jadi, bisa dibilang NIB itu seperti kunci akses ke segudang peluang dan manfaat untuk perkembangan bisnis. Itulah tadi alasan mengapa SIUP gak berlaku lagi dan posisinya digantikan oleh NIB. Kamu mau urus NIB  dengan cepat dan murah? Silahkan klik link di sini!

SELENGKAPNYA
Jenis Modal PT dan Klasifikasinya yang Harus Kamu Pahami

Jenis Modal PT dan Klasifikasinya yang Harus Kamu Pahami

Menjadi Pengaruh –  Ini beberapa jenis modal PT dan klasifikasinya yang harus kamu pahami sebelum mendaftar. Ketiga kategori ini tertuang dalam dokumen SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) serta TDP (Tanda Daftar Perusahaan). Bagi kamu yang masih belum tahu  dengan konsep ini dan tertarik untuk mendirikan PT, ayo kita pelajari di artikel ini. Saat mendirikan PT, kamu harus menyediakan dana awal yang disebut sebagai modal setoran yang akan disetor ke rekening perusahaan di bank. Besarannya adalah 25% dari modal dasar perusahaan, yaitu total jumlah saham yang dapat diterbitkan oleh perusahaan. Modal setoran memiliki peran yang sangat penting, karena ini menjadi prasyarat penting untuk memulai proses pendirian PT. Baca Juga: Cara Mengubah CV ke PT Secara Online dari Rumah Berikut ini rincian jenis modal PT yang wajib kamu tahu. Kategori Modal PT Klasifikasi ukuran perusahaan yang akan kamu miliki nantinya disesuaikan dengan jumlah modal yang kamu setorkan. Jenis kategorinya bisa kamu lihat sebagai berikut: – Kecil: Jumlah di atas 50 juta rupiah hingga 500 juta rupiah. – Menengah: Jumlah di atas 500 juta rupiah hingga 10 miliar rupiah. – Besar: Jumlah di atas 10 miliar rupiah. Perbedaan dalam klasifikasi perusahaan ini akan dicatat dalam SIUP serta TDP yang akan diterbitkan oleh lembaga PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu). Klasifikasi Modal untuk Tender Selain itu, klasifikasi ini berpengaruh pada peluang kamu dalam mengikuti proyek-proyek tender. Beberapa proyek tender, baik dari sektor pemerintah maupun swasta terkadang hanya menerima penawaran dari PT dengan kategori SIUP menengah atau besar, terutama untuk proyek yang berskala besar. Namun, tak jarang juga proyek tender yang terbuka untuk PT dengan kategori SIUP kecil, terutama pada proyek-proyek dengan skala lebih kecil. Baca Juga: 5 Perbedaan PT Perorangan dan Reguler, Mana yang Cocok? Kamu juga mungkin tertarik untuk membaca panduan memilih layanan press release yang berkualitas. Namun demikian, dalam menentukan ukuran perusahaan, kamu tidak hanya perlu mempertimbangkan faktor-faktor terkait tender, tetapi juga pertimbangan terkait modal serta faktor-faktor lainnya. Banyak pengusaha pemula yang telah merasakan manfaat pendirian PT dengan modal yang lebih terjangkau, yaitu melalui PT dengan kategori perusahaan kecil. Kalau kamu tertarik, Menjadi Pengaruh siap membantu kamu dalam proses perizinan pendirian PT sesuai dengan impian dan aspirasi kamu. Silahkan klik link di sini.

SELENGKAPNYA
Prosedur Pembuatan SNI Beserta Manfaatnya Untuk Bisnis

Prosedur Pembuatan SNI Beserta Manfaatnya Untuk Bisnis

Menjadi Pengaruh – Berikut prosedur pembuatan SNI (Standar Nasional Indonesia) beserta manfaatnya untuk bisnis kamu. Apa sih SNI itu? SNI sendiri merupakan persyaratan wajib bagi pengusaha untuk menggurus berbagai perizinan dan aspek legalitas lainnya. Perizinan itu bisa meliputi pendirian perusahaan dan izin untuk mengoperasikan usaha. Salah satu contohnya yaitu izin produk halal dari BPOM untuk produk makanan  dan obat-obatan. Selain itu, SNI juga berperan dalam pengurusan akta perusahaanm izin pendirian gedung, dan lain-lain. Lebih lengkapnya, bisa kamu baca di bawah ini: Baca Juga: 5 Cara Jitu Pilih Virtual Office, Biar Bisnis Makin Manis Manfaat SNI Bagi Bisnis 1. Jaminan Kualitas Produk Perusahaan yang punya SNI berarti bisa menjamin produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini bisa meningkatkan kepercayaan konsumen. 2. Kemudahan Pemasaran Label SNI pada produk memberikan nilai tambah dan daya tarik bagi konsumen yang mencari produk berkualitas dan aman. Hal ini bisa  membantu kamu memenangkan persaingan di pasar dan meningkatkan penjualan produk. 3. Akses ke Pasar Baru Beberapa pasar, termasuk tender pemerintah dan perusahaan besar, mensyaratkan produk memiliki izin SNI. Dengan begitu, kamu bisa memperluas peluang bisnis dan menjalin kerjasama dengan pelanggan dan mitra potensial yang lebih luas. 4. Peluang Ekspor Banyak negara mengharuskan produk masuk ke pasar mereka harus sesuai dengan standar tertentu, dan izin SNI dapat memudahkan proses ekspor ke negara-negara tertentu. Baca Juga: Cara Daftar SP-PIRT: Syarat dan Prosedur Lengkap Langkah Pengurusan SNI 1. Mengisi Formulir SPPT SNI Langkah pertama yaitu mengisi formulir Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPPT) SNI. Dokumen yang perlu disiapkan yaitu: – Fotokopi sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000 yang dilegalisasi – Sertifikat dari LSSM 2. Verifikasi Permohonan Setelah mengisi formulir, akan dilakukan verifikasi permohonan terkait lokasi audit dan kemampuan bahasa setempat. Dilanjutkan dengan audit sistem manajemen mutu produsen, pengujian dan penilaian sampel produk 3. Audit Sistem Manajemen Mutu Produsen Berikutnya, tim audit mengecek kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu yang bisnis kamu lakukan. 4. Pengujian dan Penilaian Sampel Produk Hasil audit dan pengujian akan dipertimbangkan oleh tim LSPro-Pustan dalam rapat panel Tinjauan SPPT SNI. Jika semua persyaratan terpenuhi, SPPT SNI akan diberikan setelah proses klarifikasi. 5. Penyerahan SPPT SNI Setelah dinyatakan lulus, LSPro-Pustan akan mengklarifikasi perusahaan berdasarkan pada keputusan: – Kelengkapan legalitas – Ketentuan SNI – Proses produksi – Sistem manajemen mutu Baca Juga: Cara Mengubah CV ke PT Secara Online dari Rumah Biaya Pembuatan SNI Bila semua terpenuhi, LSPro-Pustan akan mengeluarkan SPPT SNI. Biaya untuk pengurusan Standar Nasional Indonesia bisa terbilang tinggi. Dalam Peraturan Pemerintah RI No. 63 tahun 2007 menyebutkan perkiraan biaya sekitar Rp 10-40 juta. Demikian pembahasan singkat mengenai prosedur pembuatan SNI dan apa saja manfaatnya untuk bisnis kamu.

SELENGKAPNYA
5 Bisnis yang Cocok Memakai Virtual Office dan Keuntungannya

5 Bisnis yang Cocok Memakai Virtual Office dan Keuntungannya

Menjadi Pengaruh – Ini dia 5 bisnis yang cocok memakai Virtual Office dan beberapa keuntungannya yang bisa kamu dapatkan. Kalau  kamu lagi mencari cara untuk mengoptimalkan bisnis tanpa harus membayar biaya sewa kantor yang mahal, maka Virtual Office solusinya. Apa itu? Virtual Office merupakan  konsep modern yang memberikan kesempatan bagi pengusaha untuk memiliki alamat bisnis bergengsi dan fasilitas administratif tanpa harus benar-benar memiliki kantor fisik. Jadi semisal, kamu berdomisili di Ngawi. Kamu bisa memiliki kantor secara online yang beralamat di Jakarta. Terus, bisnis apa sih yang cocok memakai Virtual Office dan apa keuntungannya? Langsung saja simak di bawah sini. Baca Juga: 5 Cara Jitu Pilih Virtual Office, Biar Bisnis Makin Manis Keuntungan Punya Virtual Office untuk Bisnis         1. Biaya Operasional Lebih Rendah Keuntungan pertama yaitu mengurangi biaya operasional secara signifikan. Mengontrak kantor fisik bisa memiliki beban besar, termasuk biaya sewa, listrik, air, peralatan kantor, dan lain-lain. Dengan Virtual Office, kamu hanya membayar biaya bulanan atau tahunan yang lebih terjangkau untuk memiliki alamat bisnis resmi, nomor telepon, dan beberapa layanan tambahan seperti sekretaris virtual atau layanan penerimaan surat. Kamu juga dapat menghemat biaya transportasi karena tidak perlu berangkat ke kantor setiap hari. 2. Fleksibilitas dan Mobilitas Selanjutnya, Virtual Office memberikan fleksibilitas tinggi dalam bekerja. Kamu bisa dengan mudah mengakses alamat bisnis, menerima surat, dan menerima panggilan telepon dari manapun Anda berada, asalkan terhubung ke internet. Selain itu, kamu bisa bekerja dari rumah, kafe, atau bahkan saat berada dalam perjalanan. 3. Citra Bisnis yang Profesional Ketiga, Virtual Office membantu meningkatkan citra bisnis kamu dengan memberikan alamat fisik yang bergengsi di lokasi bisnis yang strategis. Seperti contoh yang dijelaskan di awal, kamu bisa memiliki kantor yang beralamat di Jakarta. Hal ini membuat bisnis kamu lebih terlihat profesional dan bergengsi sehingga menarik minat konsumen.  Baca Juga: Suami-Istri Boleh Jadi Pemilik PT? Ini Aturannya Jenis Bisnis yang Cocok Pakai Virtual Office 1. Bisnis Online dan E-commerce Pengusaha di era digital saat ini semakin tertarik untuk memulai bisnis online dan e-commerce. Dengan Virtual Office, kamu bisa memiliki alamat bisnis yang resmi dan dipercaya oleh pelanggan, yang pada gilirannya akan meningkatkan reputasi bisnis bisa. Selain itu, kehadiran fisik alamat bisnis bisa membantu kamu mengatasi masalah pengiriman dan logistik, karena dapat dijadikan alamat penerimaan paket dan surat. 2. Startup Teknologi dan Perangkat Lunak Bisnis teknologi dan perangkat lunak sering kali membutuhkan fleksibilitas untuk berkembang secara cepat. Kalau pakai Virtual Office, kamu bisa mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk pengembangan produk dan pemasaran, daripada harus menghabiskan dana besar untuk sewa kantor fisik. 3. Konsultan dan Profesional Independen Bagi konsultan dan profesional independen, memiliki kantor fisik tidak selalu efisien karena pekerjaan seringkali dilakukan di lapangan atau lokasi klien. Namun, dengan Virtual Office, kamu tetap dapat memberikan kesan profesional kepada klien dengan menyediakan alamat bisnis yang kredibel dan nomor telepon yang resmi 4. Bisnis Jasa Kreatif Kamu punya bisnis di bidang desain grafis, fotografi, atau penerbitan? Kamu bisa memanfaatkan fasilitas Virtual Office untuk menerima kiriman material dari klien atau pemasok, serta mengatur pertemuan dengan calon klien tanpa harus memiliki kantor fisik. 5. Bisnis Franchise dan Waralaba Virtual Office bisa membantu kamu dengan kehadiran fisik di berbagai lokasi tanpa harus membuka kantor di setiap tempat. Ini akan membantu Anda mengurangi biaya overhead dan memberikan kesan profesional kepada mitra dan pelanggan potensial di wilayah yang berbeda. Baca Juga: Cara Mengubah CV ke PT Secara Online dari Rumah Itu dia beberapa jenis bisnis yang cocok memakai Virtual Office dan keuntungan apa saja yang bisa kamu dapatkan. Mau punya Virtual Office juga? Langsung saja klik di sini.

SELENGKAPNYA