Author: Aisyah Yekti

Menampilkan semua artikel yang telah dipublikasi oleh penulis

Mengapa Air Mineral Equil Mahal? Ini Alasan di Balik Harganya yang Mahal

Mengapa Air Mineral Equil Mahal? Ini Alasan di Balik Harganya

Kalau kamu pernah masuk ke supermarket besar atau restoran mewah, mungkin kamu pernah melihat botol air minum berwarna hijau dengan desain yang terlihat berbeda dari air mineral biasa. Itulah Equil, air mineral kemasan premium asal Indonesia yang dijual dengan harga jauh di atas rata-rata. Air mineral ukuran 600 ml pada umumnya dijual seharga Rp4.000 hingga Rp6.000 di minimarket.  Sementara itu, Equil ukuran 380 ml bisa dibanderol mulai dari Rp28.000 hingga Rp49.000, tergantung jenisnya, apakah natural atau sparkling, serta ukuran botolnya. Lalu, apa sebenarnya yang membuat harganya berbeda jauh dari air mineral lain? Asal-Usul Equil Equil pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998 oleh Morgen Sutanto melalui perusahaannya, PT Equilindo Asri, yang berdiri sejak 1997. Morgen melihat bahwa pada masa itu, pasar air mineral premium di Indonesia masih dikuasai oleh produk-produk dari luar negeri.  Produsen lokal saat itu lebih banyak berfokus pada segmen air minum kemasan sehari-hari dengan harga terjangkau. Dari celah itulah Morgen memutuskan untuk menciptakan merek air mineral premium buatan Indonesia sendiri. Tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen lokal kelas menengah atas, tetapi juga untuk menembus pasar internasional. Sebelum produk ini resmi diluncurkan, Morgen menjalani proses panjang, mulai dari mencari sumber mata air yang sesuai standar, mengurus perizinan produksi, hingga memastikan kualitasnya memenuhi standar pangan internasional.  Ia merujuk pada standar Codex Alimentarius, sebuah panduan pangan yang ditetapkan oleh FAO (Food Agriculture Organization) dan WHO (World Health Organization). Sumber mata air yang dipilih pun bukan sembarangan. Equil mengambil air dari mata air alami yang berada di kaki Gunung Salak, Sukabumi, Jawa Barat, sebuah lokasi yang dikenal memiliki kualitas air tanah yang baik. Faktor-Faktor yang Membuat Equil Lebih Mahal dari Air Mineral Biasa 1. Sumber Mata Air Alami Pegunungan Air yang digunakan dalam produk Equil berasal langsung dari sumber mata air pegunungan di Sukabumi. Air dari mata air alami pegunungan umumnya memiliki kandungan mineral alami yang terbentuk secara alami melalui proses penyerapan di dalam tanah selama bertahun-tahun.  Karena itu, proses penyaringannya pun dilakukan tanpa menambahkan bahan kimia tambahan, sehingga kualitas alami airnya tetap terjaga. 2. Proses Produksi yang Ketat dan Teliti Equil tidak diproduksi dengan cara yang sama seperti air mineral kemasan pada umumnya. Proses produksinya jauh lebih panjang dan memerlukan pengawasan yang lebih ketat.  Kualitas air dijaga mulai dari sumber mata air hingga ke tahap pengemasan, dan proses ini dilakukan secara konsisten setiap jam. Tidak ada tahap yang dilewati begitu saja, karena setiap langkah memengaruhi kualitas akhir produk. 3. Kemasan Botol Kaca yang Elegan Salah satu hal yang paling mudah dikenali dari Equil adalah kemasannya. Produk ini menggunakan botol kaca berukuran 380 ml dengan desain yang menyerupai botol wine.  Pilihan kemasan ini bukan sekadar tampilan, melainkan bagian dari strategi merek untuk menciptakan kesan premium dan eksklusif. Secara biaya produksi, botol kaca memang lebih mahal dibandingkan botol plastik yang umum digunakan oleh merek air mineral lainnya. Biaya kemasan ini turut memengaruhi harga jual produk secara keseluruhan. 4. Jumlah Produksi yang Dibatasi Equil tidak diproduksi dalam jumlah massal seperti merek air mineral lain yang beredar luas di minimarket. Jumlah produksi yang dibatasi ini memang disengaja untuk menjaga eksklusivitas merek.  Dengan jumlah yang terbatas, produk ini lebih mudah dikendalikan kualitasnya dan tetap memiliki nilai yang berbeda di mata konsumen. 5. Standar Kualitas Bertaraf Internasional Equil diproduksi dengan mengacu pada standar kualitas global, bukan hanya standar lokal. Hal ini membuat produk ini layak untuk dijual di pasar internasional dan memenuhi persyaratan keamanan pangan di berbagai negara.  Saat ini, Equil sudah diekspor ke beberapa negara, antara lain Singapura, Australia, dan Arab Saudi. Standar internasional ini juga menjadi alasan mengapa Equil sering ditemukan di hotel bintang lima, restoran fine dining, dan berbagai tempat dengan segmentasi konsumen kelas atas, baik di dalam maupun luar negeri. 6. Strategi Segmentasi Pasar yang Terarah Sejak awal, Morgen Sutanto memang merancang Equil khusus untuk konsumen kelas menengah atas. Ini bukan sekadar pilihan produk, tetapi merupakan strategi merek yang direncanakan secara matang.  Mulai dari pilihan kemasan, tempat penjualan, hingga harga, semuanya dirancang untuk menyesuaikan ekspektasi konsumen pada segmen tersebut. Itulah mengapa kamu jarang menemukan Equil di minimarket biasa. Merek ini memang sengaja tidak didistribusikan secara luas ke semua saluran penjualan, agar positioning premiumnya tetap terjaga. Equil: Merek Lokal yang Bersaing di Pasar Global Meski berasal dari Sukabumi, Equil berhasil membangun citra sebagai produk berkelas dunia. Ini menjadi bukti bahwa produk Indonesia mampu bersaing di segmen premium, bahkan di pasar internasional. Harga Equil yang berkisar antara Rp28.000 hingga Rp49.000 per botol mencerminkan seluruh proses dan nilai yang ada di baliknya, mulai dari sumber mata air berkualitas, proses produksi yang ketat, kemasan yang dirancang secara khusus, hingga standar internasional yang konsisten dijaga. Semua faktor itu membentuk harga yang kamu bayar saat memilih Equil.

SELENGKAPNYA
Marketing Aldi Taher: Cara Jualan Burger yang Absurd tapi Bikin Viral

Marketing Aldi Taher: Cara Jualan Burger yang Absurd tapi Bikin Viral

Ada kalimat yang belakangan ini sering muncul tiba-tiba di kolom komentar Instagram, Threads, sampai X: “Aldis Burger Cempaka Putih rotinya lembut dagingnya Juicy Luicy Mahalini Rizky Febian bisa pesen online.” Kalimat ini panjang, random, dan terkesan ngaco. Tapi begitu kamu baca satu kali, susah lupa. Itulah inti dari strategi marketing Aldi Taher yang berhasil membuat Aldis Burger, gerai burger miliknya yang buka di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, jadi perbincangan di hampir semua platform media sosial dalam waktu singkat. Tanpa iklan berbayar, tanpa endorsement. Hanya dari komentar-komentar absurd yang dia tulis sendiri setiap hari. Artikel ini mengupas tuntas bagaimana strategi itu bekerja, mengapa efektif, dan apa yang bisa dipelajari dari fenomena ini. Marketing Aldi’s Burger Aldis Burger resmi buka pada 23 Januari 2026. Sejak hari pertama, Aldi tidak menggunakan cara promosi yang biasa dilakukan pebisnis kuliner kebanyakan: tidak ada artis yang diendorse, tidak ada iklan di billboard, tidak ada target audiens yang ditembak lewat paid ads. Yang ia lakukan adalah hal paling sederhana yang bisa dilakukan siapa pun di media sosial: menulis komentar.  Kalimat itu menggabungkan deskripsi produk dengan nama-nama artis secara tiba-tiba, sehingga terasa lucu dan di luar ekspektasi. Kata “juicy” untuk mendeskripsikan dagingnya diplesetnnya jadi “Juicy Luicy”, nama band indie terkenal, lalu disambung dengan nama Mahalini dan Rizky Febian dalam satu napas. Hasilnya: kalimat yang terdengar absurd tapi justru bikin orang berhenti scroll. Tanpa endorse artis, burgernya langsung viral. Sejak hari-hari awal pembukaan, burger ini langsung diserbu pembeli hingga sempat kehabisan stok dan tutup lebih awal karena membludaknya pesanan. Elemen-Elemen di Balik Marketing Aldi Taher Kalau dilihat lebih dalam, strategi Aldi bukan sekadar asal-asalan. Ada beberapa lapisan yang saling mendukung dan membuat pendekatan ini bekerja. 1. Nama Artis sebagai Hook yang Efektif Menyisipkan nama Juicy Luicy, Mahalini, dan Rizky Febian dalam kalimat promosi. Nama-nama populer itu berfungsi sebagai scroll-stopper: ketika seseorang melihat nama artis favorit mereka di tengah kalimat yang tidak terduga, mereka otomatis berhenti dan membaca. Efeknya cukup signifikan. Orang yang melihat nama artis akan berhenti scrolling, membaca komentar, lalu menyadari bahwa itu adalah promosi burger. Strategi ini juga memicu rasa penasaran sekaligus hiburan, karena format kalimatnya terasa random dan tidak biasa. 2. Konten AI yang Kreatif dan Tidak Terduga Aldi juga memanfaatkan kreativitas digital dalam promosinya. Ia menggunakan teknologi AI untuk membuat konten editan unik, termasuk menggabungkan foto musisi idolanya, Liam Gallagher dan Noel Gallagher, seolah-olah ikut mempromosikan produknya. Konten semacam ini jelas bukan iklan biasa. Ia lebih dekat dengan format meme, yang secara alami lebih mudah menyebar dan direspons dengan positif oleh pengguna media sosial karena terasa menghibur, bukan menjual. 3. Persona “Asbun” yang Konsisten Salah satu kekuatan terbesar Aldi bukan cuma kontennya, tapi karakternya yang konsisten. Ia tampil dengan persona yang santai, tidak kaku, dan sering memberi jawaban di luar ekspektasi. Contoh paling ikonik: ketika ditanya soal burgernya, ia pernah bilang “Semua burger milik Allah.” Jawaban yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan pertanyaan, tapi justru bikin orang tertawa dan makin penasaran. Kalimat seperti “Aldis burger Cempaka Putih rotinya lembut dagingnya juicy…” hingga yang lebih nyeleneh seperti “semua burger milik Allah” menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Persona ini membuat setiap konten Aldi terasa autentik, bukan terasa seperti iklan yang diproduksi oleh tim kreatif. Dan di era media sosial, keaslian itu nilainya sangat tinggi. Ketika Artis yang Disebut Ikut Merespons Efek paling tidak terduga dari strategi ini adalah respons organik dari para artis yang namanya disebutkan. Mahalini mengunggah ulang promosi Aldi di Instagram Story dan memberikan tanggapan santai: “Stop capek wkwkwk,” tulisnya, menunjukkan bahwa ia tidak merasa keberatan dengan gaya promosi yang mencatut namanya. Respons Mahalini, meski bernada bercanda, justru memperluas jangkauan konten Aldi ke basis penggemar Mahalini yang jauh lebih besar.  Ini adalah earned media yang tidak bisa dibeli dengan uang berapa pun: orang lain menyebarkan kontenmu secara sukarela karena mereka merasa terlibat atau terhibur. Brand Besar Ikut Nimbrung Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah ketika brand-brand besar mulai merespons, bahkan mempromosikan balik Aldis Burger. Aldi Taher sendiri yang memulai ini dengan cara yang tidak lazim: ketika stoknya habis, alih-alih meminta pelanggan menunggu atau datang esok hari, ia justru secara terbuka merekomendasikan kompetitornya. Menariknya, jika dagangannya habis, Aldi justru secara sukarela mempromosikan merek burger milik kompetitor agar para pembeli tetap bisa makan.  “Makanya saya bilang nanti kalau misal ini habis burgernya, teman-teman masih pengen makan burger, di sini kan ada Bangor Burger, ada Niki’s Burger, ada Burger King, Bar Burger, Burger Blenger, Lawless, ya pokoknya Yupi Burger,” kata Aldi. Sikap ini justru membuat publik semakin simpati. Dan Burger King pun merespons dengan cara yang tidak kalah mengesankan. Burger King Indonesia mengucapkan terima kasih di akun Instagram resmi mereka dan mempromosikan balik Aldi’s Burger. “Terima kasih @alditaher.official sudah mengajak pelanggannya untuk membeli Burger King ya saat @aldis.burger libur Lebaran. Karena semua burger milik Allah,” tulis caption tersebut, mengutip kalimat yang sering diucapkan Aldi. Seorang netizen di X bahkan mengomentari momen ini dengan cukup tepat: “Cuma @alditaher_indo yang bisa bikin UMKM collab sama brand dengan nilai valuasi IDR 3.6 Triliun. Marketing masterclass yang ga bisa dipelajari di buku manapun.” Gerai pizza di dekat lokasi Aldis Burger di Cempaka Putih bahkan memasang penunjuk arah menuju kedai Aldi.  Bukan karena diminta, tapi karena merasa vibrasi positif dari cara Aldi berbisnis. Aldi’s Burger Goes to Panggung Pestapora Perjalanan Aldis Burger dari satu kolom komentar sederhana ke salah satu festival musik terbesar di Indonesia berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan, dalam sehari, penjualan Aldi’s Burger disebut bisa mencapai hingga 600 porsi. Popularitas tersebut membuat usahanya dilirik oleh berbagai pihak.  Salah satunya datang dari penyelenggara festival musik Pestapora, Kiki Aulia Ucup. Aldi mengunggah tangkapan layar percakapan yang menunjukkan dirinya diundang untuk membuka tenant di festival musik hits tersebut pada 25-27 September 2026. Ini bukan pencapaian kecil. Pestapora adalah festival musik berbayar dengan line-up artis bergengsi yang setiap tahunnya dihadiri ribuan orang.  Fakta bahwa sebuah gerai burger yang baru buka beberapa bulan bisa mendapat undangan ke sana adalah bukti nyata bahwa viralitas yang dibangun Aldi bukan sekadar keramaian sesaat. Aldi juga telah diajak bekerja sama oleh Kahf untuk kolaborasi bersama

SELENGKAPNYA
Indonesia Gandeng China, UMKM Disiapkan Masuk Ekosistem Industri Global

Indonesia Gandeng China, UMKM Disiapkan Masuk Ekosistem Industri Global

Menjadi Pengaruh – Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui integrasi ke rantai pasok global, termasuk China. Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan langkah ini sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing dan memperluas akses pasar UMKM nasional. “Dalam memperkuat kerja sama Indonesia–China khususnya dalam pengembangan UMKM, saya ingin memperkuat integrasi UMKM Indonesia ke dalam rantai pasok global termasuk China dan pengembangan klaster industri,” kata Maman dalam acara Indonesia–China SME, Trade and Investment Cooperation Forum 2026 di Beijing, Rabu (1/4). Maman menekankan bahwa integrasi UMKM ke dalam jaringan produksi regional menjadi kunci untuk meningkatkan skala usaha dan efisiensi. Ia menyebut, UMKM perlu masuk ke ekosistem industri yang lebih terstruktur melalui kemitraan strategis dan pengembangan klaster berbasis sektor. Selain integrasi rantai pasok, pemerintah juga membuka peluang kerja sama investasi dan transfer teknologi dengan China. Menurut Maman, modernisasi UMKM membutuhkan dukungan teknologi, pembiayaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sektor yang ditawarkan mencakup manufaktur, industri pengolahan, hingga teknologi digital dan manufaktur cerdas. Pemerintah juga mendorong penguatan kebijakan dan kerja sama kelembagaan agar kolaborasi berjalan lebih terukur dan berdampak. “Forum ini diharapkan menjadi fondasi bagi kerja sama jangka panjang yang lebih sistematis dan terlembaga antara Indonesia dan China dalam pengembangan UMKM,” ujar Maman. Sementara itu, Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menegaskan posisi China sebagai mitra dagang utama Indonesia. Nilai perdagangan bilateral kedua negara disebut telah mendekati 168 miliar dolar AS, menjadikannya yang terbesar bagi Indonesia. Ia juga menyoroti besarnya peluang investasi di Indonesia, didukung jumlah penduduk yang mencapai 280 juta jiwa serta posisi sebagai ekonomi terbesar di ASEAN. Dalam konteks global, menurutnya, pergeseran geoekonomi yang mengarah ke Asia membuka peluang bagi Indonesia, China, dan kawasan ASEAN untuk menjadi pusat pertumbuhan baru. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,5 juta unit usaha dengan kontribusi 61,9 persen terhadap PDB dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional. Langkah integrasi ini menunjukkan pergeseran pendekatan pemerintah dari sekadar pemberdayaan UMKM ke arah industrialisasi dan globalisasi. Namun, keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada kesiapan UMKM dalam memenuhi standar industri, adopsi teknologi, serta kemampuan menjaga daya saing di tengah dominasi pemain global.

SELENGKAPNYA
Moell: Marketing Skincare Anak Lokal yang Menang di Pasar

Moell: Marketing Skincare Anak Lokal yang Menang di Pasar

Kalau kamu sedang mencari produk perawatan kulit yang aman untuk si kecil, nama Moell mungkin sudah pernah muncul di linimasa media sosialmu atau di rekomendasi sesama orang tua.  Tapi yang menarik, Moell tidak tumbuh besar karena konten viral yang tiba-tiba meledak. Brand skincare anak asal Surabaya ini justru memilih jalur yang lebih pelan dan lebih solid, yaitu membangun kepercayaan lewat kualitas produk, riset ilmiah, dan pendekatan komunitas. Hasilnya cukup berbicara sendiri. Hanya dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak diluncurkan pada 2022, Moell telah menjadi brand skincare anak terlaris di eCommerce Indonesia dengan market share mencapai 17,6% menurut Compas tahun 2024.  Di tengah persaingan yang dipenuhi brand impor dan ratusan produk lokal lainnya, angka itu bukan hal kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap siapa di balik Moell, bagaimana strategi bisnis yang dijalankan, dan mengapa pendekatan mereka bisa jadi pelajaran penting. Sejarah Skincare Anak Moell Moell didirikan oleh pasangan asal Surabaya, Jonathan dan Uung. Keduanya bukan orang baru di dunia produk berbasis komunitas ibu dan anak.  Sebelumnya, mereka sukses membangun brand Mom Uung, suplemen ASI booster yang digandrungi para ibu muda. Jejaring komunitas pejuang ASI inilah yang menjadi titik awal mereka menyadari ada kebutuhan lebih besar, yaitu perawatan kulit anak yang tidak hanya efektif tapi juga terjangkau. Dari pengalaman itu, Jonathan dan Uung belajar bahwa kebutuhan nyata orang tua jauh lebih penting daripada tren pasar yang datang dan pergi.  Mereka melihat bahwa produk skincare anak yang ada di pasar kebanyakan menawarkan dua pilihan yang kurang memuaskan: produk murah tapi kandungannya meragukan, atau produk impor yang kualitasnya lebih terjamin tapi harganya di luar jangkauan kebanyakan keluarga Indonesia. Dari situlah lahir visi Moell: menghadirkan produk aman dan lembut untuk bayi dan anak, dengan formulasi yang dikerjakan bersama dokter spesialis anak dan dokter kulit, berbahan alami, bebas alkohol, hypoallergenic, dan non-toxic sejak newborn. Proses Riset Moell yang Tidak Instan Salah satu hal yang membedakan Moell dari banyak brand skincare anak lainnya adalah komitmen mereka dalam proses pengembangan produk.  Mereka mengembangkan formula bersama dokter anak dan dokter kulit selama 1,5 tahun sebelum meluncurkan Moell. Proses itu bukan sekadar formalitas. Hasilnya adalah serangkaian produk yang benar-benar dirancang memahami karakteristik unik kulit bayi dan anak.  Kulit bayi dan anak jauh lebih tipis dan rentan dibandingkan kulit orang dewasa.  Paparan sinar matahari, panas, dan UV bisa menyebabkan kulit bayi menjadi merah, iritasi, kering, kusam, bahkan meningkatkan risiko kerusakan kulit jangka panjang. Untuk menjawab persoalan tersebut, Moell berinovasi dengan teknologi modern seperti Micro-biome Technology, ceramide kompleks, plant-based probiotic, dan bahan aktif natural yang terbukti efektif dan aman untuk bayi. Formula Moell bahkan sudah tersertifikasi oleh Ecocert, sebuah lembaga sertifikasi internasional untuk produk organik dan natural, dan dikembangkan oleh tim yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter kulit, dan mikrobiologis. Apa Itu Microbiome Technology dalam Produk Moell? Kamu mungkin sering mendengar kata “microbiome” tapi belum terlalu paham maksudnya dalam konteks produk perawatan kulit anak. Sederhananya, kulit manusia, termasuk kulit bayi, dihuni oleh jutaan mikroorganisme yang sebagian besar bersifat menguntungkan dan membantu menjaga keseimbangan kulit. Menurut dr. Danar Wicaksono, MSc., SpDVE, yang berperan sebagai Medical Doctor Moell, kulit anak memiliki ekosistem mikrobioma yang masih sangat rapuh.  Penggunaan teknologi microbiome dapat membantu menjaga keseimbangan alami kulit, sehingga tidak hanya melindungi kulit anak yang sensitif, tetapi juga menutrisinya. Teknologi Micro-biome pada produk Moell bekerja membantu menyeimbangkan bakteri baik pada kulit, yang sangat bermanfaat untuk bayi dan anak yang memiliki kulit sensitif, mudah kering, atau rentan iritasi. Dengan kata lain, produk Moell tidak hanya memberi lapisan perlindungan dari luar, tapi juga membantu menjaga ekosistem alami kulit bayi tetap dalam kondisi seimbang. Strategi Harga yang Menabrak Persepsi Pasar Salah satu pertanyaan yang sering muncul dari orang tua adalah: “Kalau kualitasnya segitu, pasti mahal dong?” Pertanyaan itu wajar, karena selama ini banyak produk skincare anak berkualitas tinggi identik dengan harga yang cukup tinggi, terutama produk impor. Moell menabrak persepsi tersebut dengan strategi pemanfaatan bahan lokal berkhasiat tinggi serta efisiensi produksi yang cerdas.  Hasilnya, Moell mampu menghadirkan produk lokal dengan kualitas global namun tetap ramah di kantong, menjadi daya tarik utama bagi keluarga muda Indonesia yang menginginkan produk aman dan efektif tanpa harus menguras dompet. Pendekatan ini sejalan dengan kondisi pasar skincare Indonesia secara umum. Pasar skincare di Indonesia tumbuh pesat, didorong oleh meningkatnya kesadaran konsumen terhadap bahan-bahan produk dan efektivitasnya.  Konsumen Indonesia kini semakin kritis dan memilih produk yang transparan soal kandungan dan aman bagi kesehatan kulit. Dengan kata lain, Moell muncul di waktu yang tepat dengan pendekatan yang tepat pula. Membangun dari Komunitas, Bukan dari Iklan Strategi Moell tidak bertumpu pada iklan berbayar yang masif atau sekadar memburu konten viral. Sejak awal, Jonathan dan Uung membangun brand ini dari komunitas yang sudah ada. Komunitas yang dibangun sejak brand sebelumnya, Mom Uung, turut memperkuat loyalitas konsumen. Seiring dengan pengembangan produk, Jonathan dan Uung juga fokus pada edukasi konsumen. Mereka berupaya memahami kebutuhan kulit anak dan menyusun formulasi yang relevan. Moell hadir melalui media sosial, komunitas parenting, webinar, dan konten edukatif agar orang tua mendapatkan informasi yang tepat terkait perawatan kulit bayi dan anak. Pendekatan berbasis edukasi ini membangun kepercayaan yang lebih dalam dibandingkan sekadar eksposur brand.  Orang tua yang paham mengapa suatu produk aman cenderung lebih loyal dan lebih aktif merekomendasikan ke sesama orang tua lainnya. Dalam sebuah wawancara, Jonathan menegaskan filosofi yang mendasari strategi mereka: “Kami ingin menciptakan produk yang bisa menjual dirinya sendiri lewat pengalaman nyata konsumen, bukan sekadar FYP di media sosial.” Platform Digital sebagai Mesin Pertumbuhan Kesadaran akan pentingnya kehadiran digital mendorong Jonathan dan Uung untuk memilih platform eCommerce sebagai jalur distribusi utama. Sejak awal bergabung pada 2023, Moell telah menjadi bagian dari LazMall. Lewat berbagai fitur seperti Gratis Ongkir, Voucher Toko, dan program afiliasi LazAffiliate, Moell mampu menjangkau konsumen baru tanpa harus membakar biaya pemasaran secara besar-besaran.  Ditambah lagi, fitur Bisnis Analis di Seller Center Lazada membantu mereka memahami perilaku konsumen dan melakukan segmentasi serta retargeting secara lebih presisi. Chief Business Officer Lazada Indonesia, Stefan Winata, menyebut bahwa Moell merupakan salah satu wujud keberhasilan dari perpaduan kualitas dan strategi pemasaran digital yang tepat sasaran. Dengan kata lain, pertumbuhan Moell

SELENGKAPNYA
Studi Kasus Merek Restoran Padang "Pagi Sore" Merah dan Hijau

Studi Kasus Merek Restoran Padang “Pagi Sore” Merah dan Hijau

Sebagian orang mungkin pernah melihat dua restoran Padang dengan nama yang sama, yaitu RM Pagi Sore. Jika diperhatikan lebih dekat, ada restoran Pagi Sore yang menggunakan logo merah, dan ada juga yang memakai logo hijau. Kedua restoran ini sama-sama dikenal luas oleh masyarakat dan sama-sama menggunakan nama Pagi Sore. Kondisi ini sering menimbulkan pertanyaan di kalangan pelanggan. Banyak orang ingin tahu apakah kedua restoran tersebut masih berada dalam satu manajemen atau sebenarnya sudah berbeda. Ada juga yang mengira salah satunya merupakan tiruan dari yang lain. Kenyataannya, keberadaan dua restoran Pagi Sore ini berkaitan dengan perjalanan bisnis para pendirinya dan perubahan struktur usaha yang terjadi setelah puluhan tahun mereka bekerja sama.  Selain itu, fenomena ini juga dapat dipahami melalui sudut pandang hukum merek di Indonesia, yang mengatur hak penggunaan sebuah nama dagang dalam kegiatan usaha. Artikel ini menjelaskan secara lengkap sejarah berdirinya restoran Pagi Sore, proses pecah kongsi yang terjadi di antara para pendirinya, serta alasan mengapa dua bisnis berbeda masih menggunakan nama yang sama. Sejarah Berdirinya Rumah Makan Pagi Sore Restoran RM Pagi Sore pertama kali didirikan pada tahun 1973 di Palembang, Sumatera Selatan. Restoran ini dirintis oleh dua sahabat yang berasal dari Sumatera Barat, yaitu H. Lismar dan H. Sabirin. Keduanya datang ke Palembang sebagai perantau dan membuka usaha rumah makan yang menyajikan masakan khas Minangkabau.  Pada masa awal berdiri, usaha tersebut masih berskala kecil dan melayani pelanggan di lingkungan sekitar. Menu yang disajikan tidak jauh berbeda dengan rumah makan Padang pada umumnya. Beberapa hidangan yang tersedia antara lain rendang, gulai ayam, ayam pop, sambal hijau, dan berbagai lauk khas Minang lainnya.  Karena rasa makanan yang dianggap sesuai dengan selera pelanggan serta pelayanan yang cukup baik, restoran ini mulai dikenal oleh masyarakat Palembang. Seiring waktu, jumlah pelanggan meningkat. Usaha yang awalnya sederhana kemudian berkembang dan mulai membuka cabang baru di beberapa wilayah di Sumatera Selatan. Perkembangan Usaha Pagi Sore Dalam beberapa dekade pertama sejak berdiri, restoran Pagi Sore mengalami pertumbuhan yang cukup stabil. Kedua pendirinya bekerja sama dalam mengelola operasional restoran, mengembangkan menu, serta memperluas jangkauan usaha. Pada tahun-tahun berikutnya, beberapa cabang baru dibuka untuk menjangkau pelanggan di daerah lain.  Dengan semakin banyaknya cabang, nama Pagi Sore semakin dikenal oleh masyarakat di Palembang dan sekitarnya. Selain itu, restoran ini juga mulai dikenal sebagai rumah makan Padang yang memiliki konsep tempat makan yang lebih rapi dan nyaman dibanding sebagian rumah makan tradisional lainnya. Hal ini membantu restoran Pagi Sore menarik lebih banyak pelanggan dari berbagai kalangan. Setelah berjalan lebih dari tiga puluh tahun, bisnis yang mereka bangun bersama telah berkembang menjadi usaha yang cukup besar. Perpisahan Bisnis pada Tahun 2003 Sekitar tahun 2003, hubungan kerja sama antara kedua pendiri restoran ini mengalami perubahan. H. Lismar dan H. Sabirin memutuskan untuk tidak lagi mengelola usaha dalam satu manajemen. Situasi ini dikenal dalam dunia usaha sebagai pecah kongsi, yaitu kondisi ketika dua atau lebih pemilik bisnis memutuskan untuk menjalankan usaha secara terpisah. Informasi mengenai alasan perpisahan tersebut tidak dijelaskan secara rinci kepada publik. Dalam banyak kasus usaha keluarga atau usaha yang dimiliki bersama oleh beberapa orang, perubahan seperti ini bisa terjadi karena perbedaan cara mengelola bisnis, perbedaan rencana pengembangan usaha, atau dinamika hubungan di antara para pemilik. Setelah keputusan untuk berpisah diambil, masing-masing pihak melanjutkan usaha restoran secara mandiri. Muncul Dua Restoran Pagi Sore Setelah perpisahan tersebut, kedua pihak tetap menjalankan usaha restoran dengan menggunakan nama Pagi Sore. Meskipun namanya sama, identitas visual dan pengelolaan bisnisnya menjadi berbeda. Perbedaan ini terlihat dari warna logo, slogan, dan struktur manajemen masing-masing restoran. a. Pagi Sore dengan Logo Merah Restoran Pagi Sore yang menggunakan logo berwarna merah, kuning, dan hijau dikelola oleh keluarga H. Sabirin. Restoran ini dikenal dengan slogan “Jagonya Rendang”. Beberapa cabang restoran dengan identitas ini kemudian dibuka di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta dan Palembang. Pengembangan usaha dilakukan dengan menambah jumlah cabang dan memperluas jangkauan pelanggan di berbagai wilayah. b. Pagi Sore dengan Logo Hijau Sementara itu, bisnis yang dikelola oleh keluarga H. Lismar menggunakan identitas yang berbeda. Nama yang digunakan adalah RM Padang Pagi Sore Khas Minang. Logo yang digunakan didominasi warna hijau, putih, dan kuning. Usaha ini juga membuka cabang di beberapa daerah dan tetap menyajikan menu khas Minangkabau seperti yang dikenal oleh pelanggan sejak awal berdirinya restoran. Apakah Salah Satunya Palsu? Sebagian orang mungkin mengira bahwa salah satu restoran Pagi Sore merupakan tiruan dari yang lain.  Namun dalam kenyataannya, kedua restoran tersebut berasal dari usaha yang sama pada awalnya. Nama Pagi Sore pertama kali digunakan ketika kedua pendiri masih menjalankan usaha bersama sejak tahun 1973. Setelah mereka berpisah, masing-masing pihak tetap merasa memiliki keterkaitan dengan nama tersebut. Karena itu, kedua pihak tetap menggunakan nama Pagi Sore dalam kegiatan usaha mereka, meskipun identitas visual dan pengelolaan bisnisnya berbeda. Penjelasan dari Sudut Pandang Hukum Merek Fenomena penggunaan nama yang sama oleh dua usaha berbeda dapat dipahami melalui aturan mengenai merek dagang. Di Indonesia, perlindungan merek diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa merek merupakan tanda yang digunakan untuk membedakan barang atau jasa yang diproduksi oleh seseorang atau badan usaha dari produk lainnya. Pemilik merek yang telah mendaftarkan mereknya secara resmi memperoleh hak eksklusif untuk menggunakan merek tersebut dalam kegiatan perdagangan. Hak ini juga memberikan dasar hukum bagi pemilik merek untuk melindungi identitas usahanya dari penggunaan oleh pihak lain tanpa izin. Mengapa Nama Bisnis yang Sama Masih Digunakan? Dalam praktik usaha, terdapat beberapa kondisi yang memungkinkan dua pihak tetap menggunakan nama bisnis yang sama. Pertama, merek tersebut mungkin dibangun bersama sejak awal oleh lebih dari satu orang. Jika tidak ada kesepakatan tertulis yang mengatur kepemilikan merek secara rinci, setiap pihak bisa merasa memiliki hak atas nama tersebut. Kedua, usaha yang dimulai secara informal sering kali belum memiliki dokumen perjanjian yang mengatur hak dan kewajiban para pemilik. Ketika usaha berkembang menjadi lebih besar, barulah muncul pertanyaan mengenai kepemilikan merek. Ketiga, tidak semua bisnis langsung mendaftarkan merek pada tahap awal pendirian usaha. Kondisi ini dapat menimbulkan ketidakjelasan mengenai siapa yang berhak menggunakan nama tersebut ketika terjadi perubahan dalam struktur kepemilikan usaha.

SELENGKAPNYA
Mengapa Indomie Salted Egg Dihentikan Produksinya? Analisis dari Sisi Bisnis

Mengapa Indomie Salted Egg Dihentikan Produksinya? Analisis dari Sisi Bisnis

Indomie Salted Egg sempat ramai dibicarakan pada 2018. Tapi sekitar 2021, varian ini perlahan menghilang dari pasaran.  Banyak yang bertanya-tanya: apakah produknya gagal, atau ada alasan lain di balik keputusan ini?  Sebelum masuk ke pembahasan, penting untuk memahami bahwa produk discontinue bukan berarti produk yang gagal total.  Di industri FMCG, menghentikan varian yang tidak lagi relevan adalah bagian dari strategi bisnis yang normal.  Menurut data Nielsen FMCG Report (2022), sekitar 60 hingga 80 persen produk baru di kategori makanan dan minuman tidak bertahan melewati tahun ketiga setelah peluncuran.  Indomie Salted Egg yang bertahan dari 2018 hingga 2021 sebenarnya sudah melewati batas rata-rata tersebut. Artikel ini membahas secara menyeluruh mengapa produk tersebut dihentikan. 1. Tren sesaat yang cepat berlalu Salted egg atau telur asin menjadi tren kuliner yang sangat besar di Asia Tenggara mulai 2016–2017. Di Indonesia, tren ini meledak pada 2017–2018 dengan ratusan produk dari berbagai merek menggunakannya, mulai dari keripik, croissant, hingga saus kemasan.  Indomie merespons dengan cepat dan meluncurkan varian Salted Egg di tengah puncak tren tersebut sebagai bagian dari lini Premium Collection. Masalah utama dari strategi ini adalah sifat tren kuliner di era media sosial yang naik sangat cepat, tapi turunnya juga sama cepatnya.  Begitu perbincangan di media sosial berpindah ke tren berikutnya, minat terhadap produk salted egg ikut menurun drastis.  Konsumen yang tadinya antusias kembali ke pilihan lama yang sudah mereka percaya. Indomie sebagai perusahaan yang sangat berpengalaman di pasar mi instan tentu memahami risiko ini.  Peluncuran varian Salted Egg kemungkinan besar memang didesain untuk memanfaatkan momentum tren jangka pendek, bukan sebagai varian inti yang dipertahankan selamanya. 2. Rasa yang tidak cocok untuk konsumsi harian Salted egg punya profil rasa yang sangat berbeda dari mi instan pada umumnya: creamy, gurih berat, dan punya aroma khas yang cukup kuat.  Untuk dicoba sekali atau dua kali, rasa ini terasa menarik dan unik. Namun, untuk dimakan beberapa kali seminggu seperti kebiasaan konsumsi mi instan pada umumnya, rasanya cenderung cepat membuat enek. Ini bukan soal rasa yang buruk. Ini soal kesesuaian rasa dengan pola konsumsi. Varian-varian Indomie yang bertahan lama seperti Goreng Spesial, Soto Ayam, atau Mie Goreng punya profil rasa yang familier dan tidak mudah membuat jenuh. I Indomie Salted Egg tidak memiliki karakteristik ini, sehingga frekuensi pembelian ulangnya jauh lebih rendah. Pola ini sangat berbeda dari produk andalan Indomie yang bisa dimakan nyaris setiap hari. Frekuensi konsumsi yang rendah otomatis berdampak pada volume penjualan jangka panjang yang jauh lebih kecil, sebuah masalah yang fatal di industri FMCG. 3. Dinamika siklus hidup produk dan strategi portofolio Dalam teori pemasaran, setiap produk melewati empat tahap siklus hidup: pengenalan, pertumbuhan, kematangan, dan penurunan.  Indomie Salted Egg melewati semua tahap ini dalam waktu yang sangat singkat, sekitar tiga tahun, karena pertumbuhannya ditopang tren, bukan permintaan organik yang stabil. Ketika sebuah produk memasuki fase penurunan, perusahaan harus memutuskan apakah akan mempertahankan, meremajakan, atau menghentikannya.  Dalam banyak kasus, menghentikan produk yang sudah lesu adalah keputusan yang paling efisien.  Dengan begitu, ruang di rak distribusi bisa diisi produk yang lebih relevan. Indomie tercatat memiliki lebih dari 140 varian yang pernah diluncurkan di berbagai pasar. Tidak semua dipertahankan selamanya. Melalui seri HypeAbis, Indomie aktif meluncurkan varian baru yang mengikuti selera pedas masyarakat Indonesia saat ini, seperti Ayam Geprek dan Rendang.  Ketika varian-varian baru ini masuk, Indomie Salted Egg secara natural tersingkir dari prioritas distribusi. Menghentikan produk bukan tanda kekalahan. Ini adalah tanda bahwa perusahaan mengelola portofolionya dengan baik, mengalokasikan sumber daya hanya untuk produk yang memberikan imbal hasil terbaik. 4. Biaya produksi yang tidak sebanding dengan penjualan Membuat mi instan dengan rasa salted egg yang autentik membutuhkan bahan baku yang lebih mahal dari varian standar.  Bubuk telur asin, minyak esensial, dan komponen rasa lainnya harus memiliki kualitas tertentu agar rasanya konsisten di setiap bungkus yang diproduksi. Di sisi lain, ada batas atas harga yang bisa diterima konsumen untuk sebuah bungkus mi instan, seberapapun premiumnya. Jika harga jual tidak bisa dinaikkan cukup tinggi untuk menutupi biaya produksi yang lebih mahal, sementara volume penjualan terus menurun, margin keuntungan produk ini menjadi sangat tipis atau bahkan negatif. Dalam kondisi seperti ini, menghentikan produksi adalah keputusan bisnis yang sepenuhnya rasional.  Sumber daya, kapasitas produksi, dan anggaran pemasaran yang sebelumnya dialokasikan untuk Indomie Salted Egg bisa dialihkan ke varian lain yang memberikan keuntungan lebih baik dan permintaan yang lebih stabil. Peran Produk Eksperimental dalam Inovasi Brand Selain sebagai respon terhadap tren pasar, varian seperti Indomie Salted Egg juga dapat dilihat sebagai bagian dari strategi inovasi produk.  Dalam industri makanan cepat saji, perusahaan sering meluncurkan varian eksperimental untuk menguji reaksi pasar terhadap rasa baru. Bagi perusahaan sebesar Indofood sebagai produsen Indomie, peluncuran varian baru tidak selalu bertujuan menciptakan produk jangka panjang.  Beberapa produk justru berfungsi sebagai “test market” untuk melihat bagaimana konsumen merespons konsep rasa tertentu. Dari proses ini, perusahaan dapat memperoleh berbagai insight penting, seperti preferensi rasa konsumen, tingkat penerimaan harga premium, hingga potensi inovasi rasa yang dapat dikembangkan di masa depan.  Informasi ini kemudian menjadi dasar bagi pengembangan varian baru yang lebih sesuai dengan selera pasar. Dengan kata lain, produk seperti Indomie Salted Egg juga berperan sebagai inovasi bagi brand.  Walaupun tidak selalu bertahan lama di pasar, produk-produk ini membantu perusahaan memahami arah perkembangan selera konsumen dan menjaga citra brand tetap inovatif di mata publik. Kesimpulan Kasus Indomie Salted Egg menunjukkan bahwa sebuah produk bisa saja sangat populer di awal, tapi tetap tidak bertahan lama di pasar. Hal ini bukan selalu berarti produknya gagal.  Dalam industri makanan cepat saji, perubahan tren, selera konsumen, hingga pertimbangan bisnis sering kali membuat perusahaan perlu memperbarui portofolio produknya. Sebagai brand yang dikelola oleh Indofood, Indomie memang dikenal terus menghadirkan berbagai varian baru.  Beberapa di antaranya menjadi produk legendaris yang bertahan lama, sementara yang lain hadir untuk merespons tren atau memberi pengalaman rasa yang berbeda bagi konsumen. Pada akhirnya, keberadaan Indomie Salted Egg tetap menjadi bagian dari perjalanan inovasi brand. Walaupun sekarang sudah tidak diproduksi lagi, varian ini masih diingat banyak orang dan justru itu yang membuatnya terasa spesial bagi para penggemarnya.

SELENGKAPNYA
Kapan Perpanjangan dan Pembaruan PIRT? Lengkap dengan Biayanya

Kapan Perpanjangan dan Pembaruan PIRT? Lengkap dengan Biayanya

Bagi kamu yang menjalankan usaha makanan atau minuman rumahan dan sudah memegang Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) atau yang lazim disebut PIRT, ada satu hal yang perlu selalu diingat: masa berlaku sertifikat tersebut. PIRT bukan izin permanen. Sertifikat ini memiliki batas waktu yang jelas, dan ketika masa berlakunya habis tanpa diperpanjang, produkmu tidak lagi boleh diedarkan secara sah di pasaran. Skala usaha seperti milikmu tergolong besar dalam peta ekonomi Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM per 31 Desember 2024, sektor akomodasi, makanan, dan minuman tercatat memiliki lebih dari 6,4 juta unit usaha yang terdaftar. Artinya, jutaan pelaku usaha pangan perlu memastikan legalitas produknya terus aktif. Sayangnya, masih banyak yang belum melakukannya. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyebutkan bahwa dari sekitar 10.000 usaha yang bergerak di sektor pangan, baru sekitar 6.000 UMKM pangan olahan yang tercatat secara resmi. Angka ini menggambarkan masih besarnya kelompok pelaku usaha yang belum memenuhi kewajiban legalitas produk mereka. Kabar yang perlu kamu ketahui adalah proses perpanjangan PIRT kini sudah jauh lebih praktis. Sejak sistem perizinan beralih ke platform digital melalui Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS RBA) dan situs resmi sppirt.pom.go.id, pelaku usaha tidak perlu lagi datang dan mengantre di kantor Dinas Kesehatan. Semua proses bisa diselesaikan secara daring, dari mana saja, tanpa batasan waktu. Artikel ini membahas secara lengkap tata cara perpanjangan dan pembaruan PIRT, mulai dari ketentuan masa berlaku, daftar dokumen yang dibutuhkan, panduan pengajuan secara online, hingga aturan terbaru yang perlu kamu pahami. Perpanjangan dan Pembaruan PIRT Sebelum membahas prosedurnya, penting untuk memahami perbedaan antara perpanjangan dan pembaruan PIRT, karena keduanya memiliki konteks yang berbeda meski sering dianggap serupa. Perpanjangan PIRT dilakukan ketika masa berlaku sertifikat sudah mendekati tanggal berakhir, sementara tidak ada perubahan apapun pada data usaha maupun produk. Tujuan perpanjangan hanya untuk memperbarui periode berlakunya sertifikat agar kegiatan usaha tetap berjalan di jalur yang sah. Pembaruan PIRT dilakukan ketika terjadi perubahan data, misalnya pergantian nama produk, perubahan komposisi bahan, penyesuaian desain kemasan, perubahan berat bersih, atau perpindahan alamat usaha.  Dasar hukum untuk kedua proses ini adalah Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. Regulasi ini mengatur syarat penerbitan, perpanjangan, dan pembaruan sertifikat PIRT di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja beserta turunannya yakni Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, seluruh proses perizinan usaha termasuk PIRT kini sudah terintegrasi ke dalam sistem OSS RBA. Pengurusan PIRT tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari satu sistem perizinan usaha yang terpadu. Masa Berlaku PIRT dan Kapan Harus Diperpanjang Masa berlaku PIRT ditentukan berdasarkan karakteristik produk, sehingga tidak sama untuk setiap jenis pangan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku: Pengajuan perpanjangan sebaiknya dilakukan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir agar tidak terjadi jeda waktu tanpa sertifikat aktif. Apabila sertifikat sudah habis dan belum diperpanjang, secara hukum kamu tidak diperbolehkan mengedarkan produk hingga sertifikat baru resmi terbit. Prof. Dr. Ratih Dewanti-Hariyadi, M.Sc., pakar keamanan pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menegaskan pentingnya kepatuhan pelaku industri pangan rumahan terhadap regulasi perizinan. Menurutnya, sertifikasi pangan bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab produsen dalam menjaga keamanan konsumen  Produk yang beredar tanpa izin aktif tidak dapat dipastikan telah memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan pemerintah. (Sumber: Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB University) Dokumen untuk Perpanjangan PIRT Sebelum memulai proses pengajuan perpanjangan, pastikan seluruh dokumen berikut sudah tersedia dan dalam kondisi terkini: 1. Nomor Induk Berusaha (NIB) terbaru dari OSS RBA NIB merupakan identitas resmi usahamu dalam sistem perizinan pemerintah. Jika ada perubahan alamat atau nama usaha, NIB harus diperbarui terlebih dahulu melalui oss.go.id sebelum proses perpanjangan PIRT dapat dilanjutkan. 2. Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) Sertifikat ini membuktikan bahwa pemilik usaha telah mengikuti pelatihan keamanan pangan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan. Apabila sertifikat PKP lamamu hilang atau sudah tidak berlaku, kamu wajib mengikuti penyuluhan ulang sebelum pengajuan perpanjangan PIRT bisa diproses. 3. Rancangan label kemasan produk terbaru Label produk harus memuat seluruh informasi wajib sesuai ketentuan BPOM, yang meliputi nama produk, komposisi bahan, berat bersih, nama dan alamat produsen, tanggal kadaluarsa, serta logo atau nomor PIRT. 4. Data lengkap produk pangan olahan Data ini mencakup nama produk, jenis kemasan yang digunakan, komposisi bahan, dan informasi masa simpan produk. Apabila terdapat perubahan pada kemasan, misalnya penyesuaian berat bersih atau pembaruan desain label, kamu wajib mengunggah label versi terbaru pada saat proses perpanjangan berlangsung. Cara Perpanjangan PIRT Secara Online Proses perpanjangan PIRT dilakukan melalui dua platform yang saling terhubung, yaitu OSS RBA di oss.go.id dan SPPIRT di sppirt.pom.go.id. Berikut langkah-langkahnya secara berurutan: 1. Login ke OSS RBA Buka oss.go.id dan masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar. Jika belum memiliki akun, daftarkan diri terlebih dahulu dengan menggunakan NIB dan data usaha yang valid. 2. Pilih Menu PB UMKU Setelah masuk ke sistem, cari menu Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PB UMKU). Pada menu ini, pilih opsi permohonan baru atau perpanjangan sesuai kebutuhan yang sedang kamu ajukan. 3. Perbarui Data di sppirt.pom.go.id Sistem OSS akan mengarahkan kamu ke situs SPPIRT milik BPOM. Di halaman ini, masukkan atau perbarui data produk terbaru sesuai kondisi usahamu saat ini. 4. Unggah Komitmen dan Label Unggah surat pernyataan pemenuhan komitmen beserta rancangan label produk terbaru. Pastikan file yang diunggah memenuhi format dan standar kualitas yang diminta oleh sistem. 5. Sinkronisasi Status Setelah seluruh data dan dokumen terisi, pastikan status pengajuan di SPPIRT sudah menunjukkan keterangan “Terkirim ke OSS”. Status ini menandakan bahwa proses telah berjalan dan sedang dalam tahap antrian penerbitan. 6. Cetak Sertifikat Baru Setelah pengajuan disetujui, cetak ulang SPP-IRT terbaru melalui akunmu di OSS. Simpan salinan digitalnya dan cetak versi fisik sebagai arsip usaha. 3 Hal Penting dalam Proses Pembaruan Data PIRT Ada beberapa kondisi yang mengharuskan kamu melakukan pembaruan data PIRT, bahkan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir: Meskipun sertifikat diterbitkan secara otomatis oleh sistem, Dinas Kesehatan (Dinkes) tetap akan melakukan verifikasi lapangan dalam rentang waktu 3 hingga 6 bulan setelah sertifikat resmi diterbitkan. Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kondisi nyata

SELENGKAPNYA
Konten Viral TikTok untuk Bisnis: Strategi Founder yang Terbukti Efektif

Konten Viral TikTok untuk Bisnis: Strategi Founder yang Terbukti Efektif

Platform TikTok terus berkembang sebagai salah satu media promosi paling kuat di era digital. Banyak bisnis yang awalnya kecil tiba-tiba dikenal luas hanya karena satu konten viral di TikTok. Namun, viral di TikTok bukan hanya soal tren dance atau video lucu. Salah satu strategi yang kini semakin populer adalah menceritakan perjalanan bisnis secara langsung melalui konten. Strategi ini membuat audiens merasa lebih dekat dengan brand karena mereka dapat melihat proses usaha, tantangan yang dihadapi, hingga keseharian pemilik bisnis. Fenomena ini bisa dilihat pada sosok Mang Ucup, pemilik usaha jus Niagara Fruit yang berhasil menarik perhatian banyak pengguna TikTok melalui konten sederhana tentang aktivitas berjualannya. Alih-alih membuat iklan produk secara formal, ia justru membagikan cerita keseharian saat berjualan, interaksi dengan pembeli, hingga ekspresi spontan yang sering kali menghibur. Pendekatan ini membuat Niagara Fruit dikenal luas dan bahkan membuat banyak orang datang langsung untuk membeli jus di tempatnya. Kenapa TikTok Menjadi Platform Andalan Promosi Bisnis? TikTok bukan lagi sekadar platform hiburan. Sejak beberapa tahun terakhir, platform ini telah bertransformasi menjadi salah satu kanal pemasaran digital paling kuat, terutama bagi usaha kecil dan menengah yang tidak memiliki anggaran iklan besar. Algoritma TikTok yang berbasis minat dan interaksi membuat konten dari akun kecil sekalipun bisa menjangkau jutaan penonton, asalkan kontennya relevan dan mampu membuat orang menonton sampai selesai. Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Interactive Marketing (2022) oleh Zhang dan rekan-rekannya menunjukkan bahwa pengguna TikTok memiliki tingkat keterlibatan atau engagement yang lebih tinggi terhadap konten yang terasa personal dan autentik dibandingkan konten iklan formal. Temuan ini relevan untuk pelaku bisnis yang ingin membangun kedekatan dengan calon pelanggan tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk produksi konten. Memasuki 2026, tren konten TikTok untuk bisnis semakin bergeser ke arah personal storytelling. Bukan hanya produk yang ditampilkan, tapi orang di balik bisnis tersebut. Pelaku usaha yang mampu menampilkan dirinya sebagai bagian dari cerita bisnisnya terbukti lebih mudah membangun loyalitas audiens dibandingkan akun yang hanya memposting foto produk atau promosi diskon. Apa Itu Strategi Founder Story? Founder story adalah pendekatan konten di mana pemilik usaha menjadikan dirinya sendiri dan perjalanan bisnisnya sebagai materi utama konten. Bukan sekadar memperkenalkan produk, tapi menunjukkan proses, tantangan sehari-hari, interaksi dengan pelanggan, dan sisi manusiawi dari sebuah usaha yang sedang berjalan. Strategi ini bekerja karena otak manusia secara alami lebih mudah memproses dan mengingat narasi dibandingkan informasi yang disajikan secara datar. Dr. Paul Zak, seorang neuroekonomist dari Claremont Graduate University, dalam risetnya tentang oxytocin dan storytelling menemukan bahwa cerita yang memiliki unsur ketegangan dan karakter yang relatable mampu memicu respons emosional yang mendorong kepercayaan dan koneksi antar manusia. Dalam konteks bisnis, ini berarti konten yang bercerita jauh lebih mudah membangun kepercayaan konsumen dibandingkan iklan produk biasa. Di TikTok, pendekatan ini bekerja sangat baik karena platform ini didesain untuk konten yang terasa dekat dan nyata, bukan konten yang terlalu dipoles. Ketika seorang pemilik usaha muncul di kamera dengan cara yang jujur dan apa adanya, penonton cenderung merasa terhubung secara personal dengan bisnis tersebut, bahkan sebelum mereka pernah membeli produknya. Niagara Fruit: Ketika Keseharian Jadi Konten yang Kuat Salah satu contoh nyata dari strategi founder story yang berhasil di Indonesia datang dari Mang Ucup, pemilik usaha jus Niagara Fruit. Tanpa tim produksi khusus dan tanpa anggaran iklan yang besar, kontennya berhasil menarik perhatian banyak pengguna TikTok hanya karena satu hal: keaslian. Ada beberapa elemen dari konten Niagara Fruit yang bisa kamu jadikan referensi: –       Aktivitas jualan ditampilkan secara real-time. Penonton bisa melihat langsung proses melayani pembeli, interaksi spontan di tempat jualan, dan suasana keseharian usaha. Ini menciptakan perasaan seolah penonton ikut hadir di sana. –       Kepribadian pemilik menjadi bagian dari konten. Ekspresi Mang Ucup yang beragam, dari ceria hingga bad mood, justru menjadi daya tarik tersendiri. Audiens tidak hanya datang untuk membeli jus, tapi juga ingin merasakan pengalaman bertemu langsung dengan karakter yang sudah mereka kenal dari TikTok. –       Storytelling harian yang relatable. Kontennya tidak selalu dibuat dengan konsep rumit. Cerita tentang pelanggan dengan permintaan unik, pembeli yang datang karena penasaran dari TikTok, atau interaksi dengan orang lain di sekitar tempat jualan sudah cukup untuk menjadi konten yang menarik. –       Video terasa natural, bukan seperti iklan. Direkam dengan kamera sederhana, minim editing, dan terasa spontan. Di TikTok, keaslian sering kali lebih kuat daripada produksi yang terlalu rapi. Dampak dari pendekatan ini tidak hanya berupa tontonan. Ketika konten mulai viral, banyak pengguna TikTok yang akhirnya datang langsung ke tempat jualan. Beberapa bahkan membuat konten mereka sendiri saat membeli di sana. Inilah yang disebut user generated content, di mana pelanggan ikut mempromosikan bisnis secara organik tanpa perlu diminta. Efeknya berlipat ganda karena konten terus beredar tanpa biaya tambahan dari pemilik usaha. Elemen Konten TikTok Bisnis yang Mendukung Masuk FYP Memahami cara kerja algoritma TikTok penting sebelum kamu mulai membuat konten. TikTok mendistribusikan konten berdasarkan beberapa sinyal utama: seberapa lama orang menonton videomu, berapa banyak yang menonton sampai selesai, dan seberapa banyak yang berinteraksi lewat komentar, likes, atau share. Konten dengan storytelling yang kuat cenderung membuat penonton bertahan lebih lama, dan ini secara langsung meningkatkan peluang kontenmu masuk ke halaman FYP atau For You Page. Beberapa elemen yang terbukti membantu konten bisnis di TikTok mendapat jangkauan lebih luas: 1.    Hook yang kuat di tiga detik pertama. Detik pertama video menentukan apakah penonton akan terus menonton atau langsung scroll. Mulai dengan kalimat atau visual yang langsung memancing rasa ingin tahu. 2.    Narasi yang memiliki alur. Bahkan video pendek sekalipun bisa memiliki struktur awal, tengah, dan akhir. Penonton yang merasa ada sesuatu yang ingin mereka tahu di akhir video cenderung menonton sampai selesai. 3.    Tampilkan orang, bukan hanya produk. Wajah dan ekspresi manusia lebih mudah membangun koneksi emosional dibandingkan foto atau video produk yang diam. Kehadiran pemilik usaha di depan kamera adalah aset terbesar dalam strategi founder story. 4.    Konsistensi lebih penting dari sempurna. Akun yang rutin posting konten meskipun kualitas produksinya biasa saja cenderung lebih cepat tumbuh dibanding akun yang jarang posting tapi menunggu konten sempurna. Algoritma TikTok menyukai konsistensi. Cara Memulai Strategi

SELENGKAPNYA
Landing Page: Cara Jualan 24 Jam Nonstop untuk Bisnis Online

Landing Page: Cara Jualan 24 Jam Nonstop untuk Bisnis Online

Bayangkan toko kamu buka 24 jam tanpa perlu jaga sendiri. Itulah fungsi landing page. Halaman ini selalu aktif, menerima pengunjung, dan membantu mereka memutuskan membeli produk atau menggunakan layananmu. Landing page bukan sekadar halaman website biasa, ya! Ini adalah alat penjualan digital yang fokus pada satu tujuan: mendorong pengunjung melakukan tindakan tertentu. Misal membeli, mendaftar, atau menghubungi kamu. Dengan strategi yang tepat, pengunjung bisa langsung membeli, mendaftar, atau menghubungi kamu. Hasilnya, bisnis tetap berjalan lancar, bahkan ketika kamu sedang tidak aktif. Kenapa Landing Page Penting untuk Bisnis Kamu? Landing page adalah halaman web khusus yang dibuat dengan tujuan mengubah pengunjung menjadi pembeli atau calon pembeli.  Berbeda dengan halaman website biasa yang punya banyak menu dan konten beragam, landing page fokus pada satu penawaran saja. Kenapa ini penting? Karena pengunjung yang datang ke landing page sudah punya niat tertentu.  Mereka klik iklan atau link kamu karena tertarik. Tugas landing page adalah meyakinkan mereka untuk lanjut ke langkah berikutnya. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Marketing Research (Narayanan & Manchanda, 2009), halaman yang fokus pada satu pesan konversi memiliki tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi dibandingkan halaman dengan banyak informasi sekaligus.  Penelitian ini menegaskan bahwa kesederhanaan pesan berbanding lurus dengan keputusan pembelian konsumen. Perbedaan Landing Page dengan Website Biasa Perbedaan antara landing page dan website biasa cukup signifikan.  Website biasa biasanya memiliki banyak halaman dan tujuan yang beragam, seperti menyajikan informasi tentang perusahaan, blog, atau portofolio, sehingga cocok untuk membangun brand dalam jangka panjang.  Sementara itu, landing page dirancang dengan satu tujuan spesifik, misalnya mendorong pengunjung untuk membeli produk, mendaftar, atau menghubungi kamu, sehingga ideal untuk kampanye penjualan langsung.  Selain itu, website biasa menyediakan banyak pilihan navigasi yang bisa mengalihkan perhatian pengunjung, sedangkan landing page menghilangkan gangguan tersebut dan fokus pada satu tombol aksi.  Dengan kata lain, landing page berfungsi sebagai “sales person digital” yang bekerja mewakili bisnismu selama 24 jam penuh. Jenis-Jenis Landing Page yang Bisa Kamu Gunakan Tidak semua landing page dibuat dengan tujuan yang sama. Ada beberapa jenis yang perlu kamu ketahui: a. Lead Generation Page (Halaman Pengumpul Kontak) Halaman ini bertujuan mengumpulkan data pengunjung seperti nama, email, atau nomor telepon.  Biasanya menawarkan sesuatu yang gratis sebagai imbalan, seperti ebook, webinar, atau konsultasi gratis. b. Click-Through Page (Halaman Perantara) Halaman ini tidak langsung meminta pembelian. Tugasnya “memanaskan” pengunjung dulu sebelum diarahkan ke halaman checkout.  Cocok untuk produk dengan harga tinggi yang butuh lebih banyak penjelasan. c. Sales Page (Halaman Penjualan) Ini yang paling umum digunakan penjual online. Halaman ini berisi penjelasan produk secara lengkap, testimoni, dan tombol beli langsung. Bisa panjang atau pendek tergantung kompleksitas produk. d. Thank You Page (Halaman Terima Kasih) Halaman yang muncul setelah pengunjung melakukan tindakan.  Ini bukan sekadar ucapan terima kasih, tapi juga kesempatan untuk menawarkan produk lain atau meminta pengunjung berbagi ke temannya. e. Squeeze Page Versi sangat singkat dari lead generation page. Hanya berisi satu kalimat penawaran dan form isian. Tujuannya mendapatkan email secepat mungkin. Elemen Wajib Landing Page yang Menghasilkan Penjualan Sebuah landing page yang baik bukan soal tampilan yang cantik saja. Ada elemen-elemen penting yang harus ada agar halaman itu benar-benar bekerja untuk kamu. a. Headline yang Langsung ke Inti Masalah Headline adalah hal pertama yang dilihat pengunjung. Kamu punya waktu kurang dari 5 detik untuk menarik perhatian mereka.  Headline yang bagus langsung menyebut manfaat utama atau masalah yang diselesaikan. Contoh headline yang lemah: “Produk Terbaik untuk Semua Orang” Contoh headline yang kuat: “Kulit Wajah Lebih Cerah dalam 7 Hari atau Uang Kembali” b. Subheadline yang Memperkuat Pesan Setelah headline menarik perhatian, subheadline bertugas menjelaskan lebih lanjut. Ini tempat kamu memperkuat janji yang sudah disebutkan di headline. c. Gambar atau Video Produk yang Relevan Visual membantu pengunjung membayangkan produk atau hasil yang akan mereka dapatkan.  Gunakan foto produk asli atau video demonstrasi singkat. Hindari gambar stok yang terlalu generik. d. Deskripsi Manfaat (Bukan Fitur) Banyak penjual melakukan kesalahan dengan hanya menyebutkan fitur produk. Padahal pembeli lebih peduli pada manfaat. Contoh fitur: “Mengandung Vitamin C 1000mg” Contoh manfaat: “Imunitas lebih kuat sehingga kamu jarang sakit dan bisa terus produktif” e. Social Proof atau Bukti Sosial Ini adalah elemen yang paling sering meningkatkan kepercayaan pembeli. Bentuknya bisa berupa: •      Testimoni dari pelanggan nyata (dengan foto jika memungkinkan) •      Rating bintang •      Jumlah pembeli •      Logo media yang pernah meliput f. Call to Action (CTA) yang Jelas Tombol CTA harus jelas, mencolok, dan tahu persis apa yang terjadi setelah mereka klik. Hindari CTA yang terlalu generik. Contoh CTA lemah: “Klik Di Sini” Contoh CTA kuat: “Pesan Sekarang dan Dapatkan Bonus Gratis” g. Jaminan atau Garansi Memberikan garansi uang kembali atau garansi kepuasan sangat membantu mengurangi keraguan pembeli. Ini menunjukkan kamu percaya diri dengan produk yang dijual. Strategi Mendatangkan Pengunjung ke Landing Page Landing page terbaik pun tidak ada gunanya kalau tidak ada yang mengunjunginya. Ini beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mendatangkan trafik. a. Iklan Media Sosial Facebook Ads dan Instagram Ads masih menjadi pilihan utama bagi banyak penjual online di Indonesia.  Kamu bisa menargetkan iklan ke orang dengan karakteristik yang sangat spesifik, mulai dari usia, lokasi, minat, hingga perilaku belanja. b. Google Ads Cocok jika produk kamu dicari orang secara aktif di Google.  Misalnya, jika kamu jual “sepatu lari murah”, kamu bisa pasang iklan yang muncul saat orang mengetik kata kunci tersebut. c. Konten Organik Media Sosial Posting konten secara rutin di Instagram, TikTok, atau YouTube, lalu arahkan audiens ke landing page kamu melalui bio atau caption.  Ini butuh waktu lebih lama tapi hasilnya lebih berkelanjutan. d. Email Marketing Kirim email ke daftar pelanggan yang sudah kamu miliki dan arahkan mereka ke landing page.  Email marketing tetap menjadi salah satu channel dengan tingkat konversi tertinggi. e. WhatsApp Marketing Di Indonesia, WhatsApp sangat efektif. Kamu bisa bagikan link landing page melalui broadcast WhatsApp ke database pelanggan yang sudah kamu miliki. Cara Mengoptimalkan Landing Page agar Banyak yang Beli Membuat landing page adalah langkah pertama. Tapi untuk hasil maksimal, kamu perlu terus memperbaikinya berdasarkan data nyata. a. A/B Testing A/B testing adalah cara

SELENGKAPNYA
Perkumpulan Advokat di Indonesia: Fungsi dan Perannya

Perkumpulan Advokat di Indonesia: Fungsi dan Perannya

Bayangkan kamu sedang menghadapi masalah hukum dan tidak tahu harus mencari bantuan ke mana. Dalam situasi seperti itu, keberadaan advokat yang terorganisasi dalam sebuah perkumpulan resmi bisa menjadi perbedaan besar antara mendapatkan pembelaan yang layak atau tidak. Sebagai seseorang yang sudah lama mengikuti perkembangan dunia hukum di Indonesia, saya melihat bahwa perkumpulan advokat bukan sekadar formalitas kelembagaan, melainkan fondasi penting yang menopang integritas profesi hukum di negeri ini. Data dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Indonesia mencatat bahwa pada tahun 2023, sekitar 60 persen masyarakat Indonesia yang menghadapi kasus hukum tidak didampingi advokat, terutama karena kurangnya informasi tentang cara mengakses layanan hukum yang terorganisasi. Sementara itu, berdasarkan laporan PERADI tahun 2022, jumlah advokat terdaftar di Indonesia mencapai lebih dari 50.000 orang, namun distribusinya masih sangat tidak merata antara kota besar dan daerah terpencil. Angka-angka ini menunjukkan bahwa memahami sistem perkumpulan advokat bukan hanya penting bagi para pelaku profesi hukum, tetapi juga bagi masyarakat luas yang sewaktu-waktu membutuhkan bantuan hukum. Artikel ini akan menjelaskan secara menyeluruh tentang apa itu perkumpulan advokat, fungsinya, serta beberapa organisasi yang diakui di Indonesia. Apa Itu Perkumpulan Advokat? Perkumpulan advokat adalah organisasi atau wadah resmi yang menghimpun para advokat dalam satu lembaga yang memiliki tujuan, aturan, dan struktur organisasi yang jelas. Dalam konteks hukum Indonesia, perkumpulan ini bukan hanya tempat bergabungnya para pengacara, tetapi juga lembaga yang bertanggung jawab atas pendidikan lanjutan, pengawasan etik, dan penerbitan izin praktik bagi para anggotanya. Secara sederhana, perkumpulan advokat bekerja seperti asosiasi profesi pada bidang lain. Dokter punya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), notaris punya Ikatan Notaris Indonesia (INI), dan advokat punya organisasinya sendiri yang diatur secara khusus melalui undang-undang. Yang membedakannya dari asosiasi profesi lain adalah besarnya peran perkumpulan advokat dalam sistem peradilan, karena advokat adalah salah satu pilar penegakan hukum yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dan pengadilan setiap harinya. Menurut Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI dan pakar hukum tata negara terkemuka, “Organisasi advokat yang kuat dan mandiri adalah cerminan dari negara hukum yang sehat. Tanpa organisasi profesi yang berfungsi dengan baik, pengawasan terhadap kualitas dan etika advokat tidak akan berjalan optimal.” Pandangan ini menegaskan bahwa perkumpulan advokat bukan pelengkap, melainkan kebutuhan struktural dalam sistem hukum nasional. Fungsi dan Peran Perkumpulan Advokat Perkumpulan advokat menjalankan sejumlah fungsi utama yang berdampak langsung pada kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. 1. Fungsi Rekrutmen dan Sertifikasi Perkumpulan advokat bertanggung jawab menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan ujian profesi advokat. Ini adalah tahapan wajib yang harus dilalui oleh setiap calon advokat sebelum bisa resmi berpraktik. Tanpa melewati proses ini, seseorang tidak bisa disumpah sebagai advokat dan tidak berhak beracara di pengadilan. 2. Fungsi Pengawasan dan Penegakan Etika Setiap perkumpulan advokat memiliki Dewan Kehormatan yang bertugas menangani pengaduan tentang pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggotanya. Dewan Kehormatan bisa menjatuhkan sanksi mulai dari peringatan, pemberhentian sementara, hingga pemecatan dari keanggotaan yang otomatis mencabut hak untuk berpraktik. 3. Fungsi Pendidikan Berkelanjutan Dunia hukum terus berkembang, dan perkumpulan advokat bertugas memastikan anggotanya selalu mengikuti perkembangan tersebut melalui program pelatihan, seminar, dan pendidikan hukum lanjutan secara rutin. 4. Fungsi Advokasi Kebijakan Perkumpulan advokat sering kali menjadi suara resmi profesi dalam merespons kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan hukum. Mereka memberikan masukan dalam proses legislasi, mengajukan uji materi undang-undang ke Mahkamah Konstitusi, dan terlibat aktif dalam pembentukan kebijakan hukum nasional. Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Volume 28 Nomor 2 Tahun 2021 oleh Absori dan Kelik Wardiono berjudul “Rekonstruksi Kelembagaan Organisasi Advokat dalam Sistem Hukum Indonesia”, ditemukan bahwa lemahnya sistem pengawasan internal organisasi advokat menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reformasi kelembagaan perkumpulan advokat perlu diarahkan pada penguatan mekanisme akuntabilitas dan transparansi organisasi, bukan sekadar memperbesar jumlah keanggotaan. Dasar Hukum Perkumpulan Advokat Keberadaan dan operasional perkumpulan advokat di Indonesia berdiri di atas beberapa landasan hukum yang penting untuk dipahami. Landasan utama adalah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Undang-undang ini mengatur secara komprehensif tentang syarat menjadi advokat, hak dan kewajiban advokat, kode etik, serta pembentukan organisasi advokat. Pasal 28 UU ini secara tegas menyatakan bahwa advokat wajib menjadi anggota organisasi advokat, dan Pasal 29 mengatur bahwa organisasi advokat tersebut wajib menetapkan dan menegakkan kode etik bagi seluruh anggotanya. Selain UU Advokat, perkumpulan advokat juga tunduk pada ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengatur hak tersangka untuk didampingi penasihat hukum, serta Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman yang menempatkan advokat sebagai bagian dari sistem peradilan. Regulasi yang relevan dan lebih baru adalah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 112/PUU-XII/2014, yang menegaskan kembali konstitusionalitas keberadaan organisasi advokat tunggal sekaligus memberi ruang bagi pluralisme organisasi advokat dalam praktiknya. Putusan ini menjadi rujukan penting dalam memahami posisi hukum perkumpulan advokat yang ada saat ini. Selanjutnya, Surat Keputusan Bersama Ketua Mahkamah Agung dan Menteri Kehakiman Nomor KMA/005/SKB/VII/1987 tentang Tata Cara Pengawasan, Penindakan, dan Pembelaan Diri Penasihat Hukum juga masih menjadi referensi dalam mekanisme pengawasan profesi advokat. Perkembangan terbaru, pada tahun 2023, Mahkamah Agung melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 1 Tahun 2023 memberikan petunjuk teknis kepada pengadilan-pengadilan di seluruh Indonesia tentang pengakuan terhadap advokat yang terdaftar di berbagai organisasi advokat yang telah disumpah oleh pengadilan tinggi. Jadi, ini merupakan perkembangan signifikan yang secara praktis mengakui pluralitas organisasi advokat di lapangan. Apa Saja Organisasi Advokat yang Diakui di Indonesia? Meskipun UU Advokat mencita-citakan satu organisasi tunggal, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya beberapa organisasi advokat yang aktif dan diakui keberadaannya. – Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) adalah organisasi yang lahir dari amanat UU Nomor 18 Tahun 2003. PERADI dibentuk sebagai gabungan dari delapan organisasi advokat yang sudah ada sebelumnya. Organisasi ini memiliki kewenangan untuk mengangkat advokat baru, menyelenggarakan ujian profesi advokat, dan menegakkan kode etik. Namun, PERADI sendiri sempat mengalami perpecahan internal yang menghasilkan beberapa kubu berbeda. – Kongres Advokat Indonesia (KAI) adalah organisasi yang lahir sebagai respons atas dinamika di dalam PERADI. KAI menyatakan diri sebagai organisasi alternatif yang juga berhak melaksanakan fungsi-fungsi serupa dengan PERADI. Keberadaan KAI memperkuat gambaran bahwa lanskap organisasi advokat di Indonesia masih terus berkembang. Selain kedua organisasi besar tersebut, terdapat pula Asosiasi Advokat

SELENGKAPNYA