Daftar Isi

Strategi Ekspansi Kopi Kenangan yang Bisa UMKM Pelajari

strategi ekspansi kopi kenangan

Kamu pasti pernah lihat gerai Kopi Kenangan, entah di mal, kantor, atau pinggir jalan. Tapi tahukah kamu, brand ini baru berdiri tahun 2017? Dalam waktu kurang dari satu dekade, Kopi Kenangan sudah mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai dan merambah beberapa negara.

Bagaimana caranya? Artikel ini membahas strategi ekspansi Kopi Kenangan berdasarkan data dan pernyataan resmi yang sudah dipublikasikan media. Kamu bisa menirunya, apa pun jenis brand yang kamu punya.

Sekilas Perjalanan Kopi Kenangan

Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata dan James Prananto pada Juni 2017 dengan nama badan usaha PT Bumi Berkah Boga, menurut data IDNFinancials. Edward menjabat CEO.

Berikut garis waktu singkatnya:

  • 2017: Gerai pertama dibuka di Mayapada Tower, Jakarta. Penjualannya sekitar 800 sampai 1.000 cup per hari, menurut pemberitaan Bisnis.com.
  • 2019: Dalam setahun, jumlah gerai naik dari 16 menjadi lebih dari 200, dengan penjualan sekitar 3 juta gelas per bulan. Pada tahun yang sama, Kopi Kenangan mengumumkan pendanaan Seri A sebesar US$20 juta.
  • Oktober 2022: Kopi Kenangan membuka cabang luar negeri pertamanya. Di pasar internasional, brand ini memakai nama Kenangan Coffee.
  • Akhir 2025: Jumlah gerai melewati 1.300, dengan 1.173 di antaranya di Indonesia.

Angka gerai bisa berbeda antar sumber karena waktu pelaporannya berbeda. Yang jelas, arah pertumbuhannya konsisten naik.

Kopi Berkualitas yang Terjangkau

Edward melihat ada celah di pasar: kopi berkualitas yang tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal. Saat banyak kedai menjual kopi sekitar Rp40.000, Kopi Kenangan menawarkan kopi susu seharga Rp18.000 di masa awalnya.

Strategi harga ini membuat produknya bisa dinikmati banyak orang, bukan hanya segmen premium. Menurut riset Nielsen yang dikutip media, Kopi Kenangan sempat menjadi merek nomor satu di benak konsumen untuk kategori kopi susu.

Yang bisa kamu pelajari: Tentukan posisi harga yang jelas. Brand yang “enak dan terjangkau” lebih mudah diingat daripada brand yang posisinya abu-abu.

Baca juga  Marketing Corkcicle: Pelajaran Branding untuk yang Ingin Naik Kelas

Branding yang Punya ‘Perasaan‘

Nama menu seperti Kopi Kenangan Mantan dan Kopi Kenangan Masa Lalu bukan sekadar lucu. Nama-nama ini bikin pelanggan merasa terwakili dan terhubung secara emosional. Bahkan nama brand-nya sendiri sudah membawa nuansa nostalgia.

Branding seperti ini membuat orang membicarakan dan membagikan produknya secara alami.

Yang bisa kamu pelajari: Nama, gaya bahasa, desain, dan menu sebaiknya saling mendukung satu karakter yang sama. Pilih satu “rasa” yang ingin diingat pelanggan, lalu konsisten.

Aktif dan Adaptif di Media Sosial

Menurut ulasan IAM.id, Kopi Kenangan aktif di berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Kontennya tidak melulu promosi. Ada humor, kadang absurd, dan mengikuti tren yang sedang ramai, tetapi tetap sesuai dengan karakter brand.

Target utamanya jelas: audiens Gen Z dan milenial. Karena itu gaya komunikasinya santai dan dekat.

Yang bisa kamu pelajari: Media sosial bukan papan iklan. Kombinasikan konten hiburan, informasi, dan promosi. Ikuti tren hanya kalau cocok dengan brand kamu.

Kolaborasi dengan Kreator yang Terasa Natural

Kopi Kenangan sering bekerja sama dengan influencer dan content creator. Pendekatannya cenderung memberi ruang kreator untuk bercerita dengan gaya sendiri, tidak kaku seperti membaca naskah iklan.

Pelanggan lebih percaya rekomendasi yang terasa jujur. Karena itu, kecocokan karakter antara brand dan kreator sering lebih penting daripada jumlah pengikut.

Yang bisa kamu pelajari: Pilih kreator yang memang cocok dengan brand kamu. Beri brief yang jelas, tapi sisakan ruang kreatif. Ukur hasilnya dari engagement dan penjualan, bukan hanya jangkauan.

Digital dari Awal dan Fokus ke Pengalaman Pelanggan

Kopi Kenangan dikenal dengan konsep grab-and-go: pesan cepat, ambil cepat. Bisnis.com juga mencatat bahwa CEO-nya melihat kerja sama dengan layanan pesan-antar sebagai cara menambah omzet. Menurut IAM.id, aplikasi pemesanan dan program loyalitas ikut memperkuat hubungan dengan pelanggan.

Baca juga  Strategi HokBen: Resto Legend yang Bertahan Hingga Sekarang

Sistem digital seperti ini tidak hanya mempermudah transaksi. Datanya membantu brand memahami kebiasaan pelanggan dan menentukan lokasi gerai berikutnya.

Yang bisa kamu pelajari: Mulai dari yang sederhana: katalog online, pemesanan lewat WhatsApp atau aplikasi, dan program poin. Yang penting, pelanggan merasa praktis.

Ekspansi dengan Disiplin Modal

Ekspansi cepat sering berisiko. Kopi Kenangan sendiri menekankan bahwa capaiannya bukan hasil tumbuh dengan segala cara, tetapi disiplin dalam mengalokasikan modal. Pernyataan ini disampaikan Edward Tirtanata saat memaparkan kinerja 2025.

Beberapa langkah ekspansinya:

  • Pendanaan bertahap. Pada 2019, investor seperti Arrive (di bawah Roc Nation) dan Serena Ventures ikut berinvestasi.
  • Masuk pasar luar negeri. Per Oktober 2025, Kopi Kenangan mengoperasikan lebih dari 1.200 gerai di enam negara, termasuk Singapura, Filipina, India, dan Australia, menurut laporan yang dikutip BCA Sekuritas.
  • Fokus pada profitabilitas. Di Malaysia, Kopi Kenangan dilaporkan mencapai EBITDA positif sekitar tiga tahun setelah masuk, dengan sekitar 130 gerai.
  • Target jangka panjang. Kopi Kenangan menargetkan 4.000 gerai pada 2030 dengan rencana investasi sekitar US$200 juta, menurut Kabar Bursa. Ada pula kabar rencana IPO, tetapi sampai artikel ini ditulis belum ada keputusan resmi soal waktu dan bursanya.

Yang bisa kamu pelajari: Tumbuh cepat itu bagus, tapi pastikan satu gerai atau satu pasar sudah sehat dulu sebelum menambah yang baru. Hitung modal, bukan cuma ambisi.

Rangkuman

StrategiIntinyaMulai dari mana
HargaPosisi jelas dan terjangkauTentukan segmen dan kisaran harga
BrandingKarakter dan emosi yang konsistenTulis tone of voice brand
Media sosialInteraktif, bukan sekadar iklanRencanakan konten mingguan
KreatorNatural dan sesuai karakterPilih mikro-kreator yang relevan
DigitalPraktis bagi pelangganBuat sistem pesan dan poin sederhana
ModalTumbuh bertahap dan terukurUji satu pasar sebelum ekspansi

FAQ

Siapa pendiri Kopi Kenangan? Edward Tirtanata dan James Prananto mendirikannya pada 2017. Edward menjabat sebagai CEO.

Baca juga  Falala Chocolate: Strategi Marketing Cokelat Premium Khas Bali

Berapa jumlah gerai Kopi Kenangan? Hingga akhir 2025, jumlahnya lebih dari 1.300 gerai, dengan 1.173 di Indonesia, menurut IDNFinancials. Angka ini terus berubah karena ekspansi masih berjalan.

Apakah Kopi Kenangan sudah ada di luar negeri? Sudah. Cabang luar negeri pertama dibuka pada Oktober 2022. Di pasar internasional, brand ini memakai nama Kenangan Coffee dan hadir di antaranya di Malaysia, Singapura, Filipina, India, dan Australia.

Apakah strategi ini bisa dipakai brand non-kopi? Bisa. Prinsipnya universal: posisi harga jelas, karakter brand kuat, konten relevan, kolaborasi natural, sistem digital praktis, dan ekspansi yang disiplin.

Penutup

Keberhasilan Kopi Kenangan bukan hanya soal rasa kopi. Ada harga yang tepat, branding yang membekas, komunikasi digital yang dekat dengan audiens, dan disiplin dalam mengelola modal. Kamu tidak perlu langsung punya ratusan gerai. Mulailah dengan menerapkan satu atau dua pelajaran di atas, lalu ukur hasilnya.

Mau brand kamu tumbuh dengan strategi influencer marketing dan konten yang tepat sasaran? Konsultasikan kebutuhanmu dengan tim yang berpengalaman di bidang ini.

Referensi

  • IAM.id, “Strategi Ekspansi Kopi Kenangan yang Bisa Kamu Pelajari” (19 Agustus 2025): https://iam.id/blog/strategi-ekspansi-kopi-kenangan-yang-bisa-kamu-pelajari
  • Bisnis.com, “Kopi Kenangan Siap IPO pada 2022” (2020): https://teknologi.bisnis.com/read/20200224/266/1205309/kopi-kenangan-siap-ipo-pada-2022
  • Bisnis.com, “Kopi Kenangan Kembali Raih Pendanaan Seri A” (2019): https://teknologi.bisnis.com/read/20191223/266/1183951/kopi-kenangan-kembali-raih-pendanaan-seri-a
  • IDNFinancials, “Rumor IPO mencuat, bisnis Kopi Kenangan lebih besar dari FORE?”: https://www.idnfinancials.com/id/news/66406/rumor-ipo-mencuat-bisnis-kopi-kenangan-lebih-besar-dari-fore
  • BCA Sekuritas, “Kopi Kenangan Capai EBITDA Positif di Malaysia”: https://bcasekuritas.co.id/latest-news/news/kopi-kenangan-capai-ebitda-positif-di-malaysia
  • Kabar Bursa, “Kopi Kenangan Jajaki IPO di Singapura”: https://www.kabarbursa.com/market-hari-ini/kopi-kenangan-jajaki-ipo-di-singapura-apa-yang-sedang-disiapkan
  • Majoo, “Manisnya Kisah Sukses Kopi Kenangan”: https://majoo.id/blog/detail/manisnya-kisah-sukses-kopi-kenangan
  • Wikipedia, “Kopi Kenangan”: https://en.wikipedia.org/wiki/Kopi_Kenangan

Daftar Isi