Author: Aisyah Yekti

Menampilkan semua artikel yang telah dipublikasi oleh penulis

3 Jenis Toko Indomaret dan Perbedaannya: Strategi Format Gerai

3 Jenis Toko Indomaret dan Perbedaannya: Strategi Format Gerai

Banyak orang penasaran: Kenapa Indomaret punya banyak jenis toko dengan konsep berbeda-beda? Kalau kita jalan-jalan di kota besar maupun daerah, gerai Indomaret hampir selalu ada di setiap sudut. Uniknya, wajah tiap gerai ternyata gak selalu sama.  Ada yang tampil dengan konsep reguler, ada yang fokus menjual produk segar, bahkan ada juga yang mirip kafe tempat nongkrong. Ternyata, jawabannya bukan sekadar variasi, melainkan strategi bisnis yang cerdas untuk menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus mendatangkan keuntungan lebih besar. Sejarah Perkembangan Indomaret Indomaret berdiri sejak tahun 1988 sebagai jaringan minimarket modern pertama di Indonesia. Awalnya, konsep yang ditawarkan sederhana: menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Terutama di dekat pemukiman. Kesuksesan format ini membuat Indomaret berkembang pesat.  Pada dekade 1990-an, gerainya mulai menyebar ke berbagai kota besar, lalu meluas ke daerah-daerah.  Dengan sistem waralaba (franchise) yang dibuka sejak tahun 1997, ekspansi Indomaret semakin cepat karena melibatkan banyak mitra usaha. Seiring perkembangan gaya hidup dan tren belanja masyarakat, Indomaret tidak hanya berhenti pada konsep minimarket reguler.  Mereka memperkenalkan format baru seperti Indomaret Fresh yang fokus pada produk segar, serta Indomaret Point dengan konsep semi kafe untuk menjaring pasar anak muda dan pekerja. Hingga kini, ribuan gerai Indomaret tersebar di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu pemain terbesar di industri ritel modern.  Jenis Toko Indomaret dan Perbedaannya Indomaret punya beberapa format toko utama yang dibedakan berdasarkan kebutuhan konsumen dan lokasi gerainya: a. Indomaret Reguler Inilah wajah Indomaret yang paling umum ditemui. Fokusnya pada kebutuhan harian seperti sembako, produk rumah tangga, makanan ringan, hingga kebutuhan mendesak lain. Lokasinya biasanya dekat pemukiman, sehingga mudah dijangkau dan jadi pilihan utama masyarakat untuk belanja cepat dengan harga terjangkau. b. Indomaret Fresh Format ini hadir sebagai jawaban tren belanja sehat.  Menawarkan produk segar seperti buah, sayur, daging, ikan, dan bahan makanan lain yang biasanya hanya ada di supermarket besar.  Bedanya, Indomaret Fresh hadir lebih dekat dengan masyarakat, dengan konsep minimarket modern versi “mini”. c. Indomaret Point  Berbeda dari dua format sebelumnya, Indomaret Point mengusung konsep semi kafe.  Di sini, konsumen bisa menemukan makanan siap saji, aneka minuman, hingga kopi dengan fasilitas tempat duduk.  Konsep ini menyasar anak muda, pekerja kantoran, hingga masyarakat yang butuh ruang singgah cepat sekaligus praktis. Setiap format Indomaret tidak hadir secara kebetulan, melainkan dirancang untuk menyesuaikan dengan segmen pasar yang berbeda.  Dengan begitu, meski berbeda konsep, semua format tetap berada di bawah satu payung brand Indomaret.  Strategi Lokasi Toko Indomaret Salah satu kunci sukses Indomaret adalah strategi pemilihan lokasi yang tepat.  Sebelum membuka cabang baru, Indomaret melakukan analisis potensi pasar dan kebutuhan konsumen di wilayah tersebut.  Hasilnya, setiap format toko ditempatkan sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar: a. Dekat perumahan → Indomaret RegulerToko reguler jadi solusi belanja harian masyarakat. Letaknya strategis di dekat pemukiman agar mudah dijangkau tanpa harus pergi jauh. b. Dekat pasar modern → Indomaret FreshFormat ini hadir untuk melengkapi kebutuhan belanja segar yang biasanya ditawarkan supermarket besar.  Lokasinya di sekitar pasar modern membuat konsumen punya alternatif lebih praktis dan terjangkau. c. Dekat kampus atau perkantoran → Indomaret PointGerai dengan konsep semi kafe ini menyasar anak muda, mahasiswa, dan pekerja kantoran.  Lokasinya dipilih agar konsumen bisa dengan mudah singgah untuk makan cepat, ngopi, atau sekadar istirahat sejenak. Dengan penyesuaian lokasi seperti ini, setiap gerai Indomaret menjadi lebih relevan dengan kebutuhan konsumennya.  Strategi ini juga membantu Indomaret bersaing dengan berbagai bentuk ritel lain. Mulai dari warung tradisional hingga supermarket besar. Segmentasi Pasar Setiap Toko Indomaret Diversifikasi format gerai Indomaret tidak hanya soal tampilan, tapi juga soal segmentasi pasar yang ingin dijangkau.  Setiap jenis toko punya target konsumen yang spesifik: a. Indomaret Reguler → Rumah TanggaFormat ini menyasar keluarga dan individu yang butuh belanja cepat sehari-hari dengan harga terjangkau.  Mulai dari sembako, produk rumah tangga, sampai kebutuhan mendadak, semua tersedia lengkap. b. Indomaret Fresh → Keluarga Muda Pencari Produk SehatPasar utama format ini adalah konsumen yang lebih peduli pada kesehatan dan kualitas makanan, khususnya keluarga muda.  Mereka mencari buah, sayur, daging, dan bahan segar tanpa harus pergi ke supermarket besar. c. Indomaret Point → Generasi Muda & PekerjaGerai ini didesain untuk anak muda dan pekerja kantoran yang membutuhkan tempat singgah cepat.  Dengan konsep semi kafe, mereka bisa beli kopi, makanan siap saji, atau sekadar nongkrong sebentar. Strategi segmentasi ini, Indomaret bisa masuk ke hampir semua lapisan masyarakat.  Setiap format toko memberi pengalaman belanja berbeda, tetapi tetap membawa identitas yang sama: Praktis, dekat, dan terpercaya. Keunggulan Model Multi-Format Strategi Indomaret dengan banyak format toko memberikan keuntungan besar, baik untuk bisnis maupun konsumen.  Dengan model ini, Indomaret memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan konsep gerai sesuai lokasi dan demografi.  Misalnya, gerai di perumahan hadir dengan format reguler, sementara di sekitar kampus atau kantor lebih cocok dengan format point.  Meskipun formatnya beragam, semuanya tetap berada di bawah nama besar Indomaret.  Hal ini membuat citra brand tetap konsisten dan kuat tanpa harus membangun identitas baru.  Selain itu, strategi multi-format meningkatkan daya saing karena Indomaret bisa masuk ke berbagai lini sekaligus.  Inilah kombinasi yang menjadikan Indomaret bukan hanya minimarket biasa, melainkan ekosistem ritel modern yang bisa memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen. Gimana Dampak bagi Konsumen? Bagi konsumen, strategi multi-format Indomaret membawa banyak keuntungan.Pilihan yang ditawarkan jadi lebih beragam dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Mau belanja kebutuhan harian di gerai reguler, mencari bahan segar di Indomaret Fresh, atau sekadar nongkrong sambil ngopi di Indomaret Point. Semuanya bisa dilakukan dengan mudah di bawah satu brand yang sudah terpercaya.  Kepraktisan ini membuat konsumen tidak perlu mencari toko lain, karena hampir semua kebutuhan bisa dipenuhi oleh Indomaret dengan format gerai yang berbeda. Tantangan & Masa Depan Indomaret Meski sukses sebagai jaringan minimarket terbesar di Indonesia, Indomaret tetap menghadapi sejumlah tantangan.  Persaingan ketat dengan Alfamart dan pemain ritel lain membuat mereka harus terus berinovasi agar tidak kehilangan pangsa pasar.  Selain itu, tren belanja online dan pertumbuhan e-commerce mendorong perubahan perilaku konsumen yang lebih suka belanja lewat aplikasi daripada datang langsung ke toko.  Tuntutan gaya hidup sehat juga menuntut Indomaret untuk menyediakan lebih banyak produk ramah kesehatan dan organik.  Ke depan, Indomaret diperkirakan akan terus menambah inovasi format toko, memperkuat layanan digital, dan memperluas produk

SELENGKAPNYA
Isu PHK Massal Gudang Garam, Ternyata Pensiun Dini?

Isu PHK Massal Gudang Garam, Ternyata Pensiun Dini?

Menjadi Pengaruh – Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di PT Gudang Garam Tbk (GGRM) viral di media sosial.  Sebuah video yang memperlihatkan momen perpisahan karyawan di pabrik Tuban membuat publik geger dan menimbulkan spekulasi ribuan pekerja terkena dampak efisiensi. Presiden KSPI, Said Iqbal, menilai jika benar terjadi PHK, maka ini mencerminkan lemahnya daya beli masyarakat, tingginya cukai rokok, hingga kurangnya inovasi produk. “Ribuan buruh rokok PT Gudang Garam ter-PHK, dan puluhan ribu buruh lain juga berpotensi terdampak,” ujar Said Iqbal. Laba Gudang Garam Anjlok 87% Mengutip laporan keuangan yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih Gudang Garam sepanjang semester I 2025 turun drastis 87,3% menjadi Rp117,1 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, perusahaan masih mencatat laba Rp925,5 miliar. Penurunan laba tersebut terjadi akibat turunnya pendapatan 11,4% menjadi Rp44,3 triliun dari Rp50 triliun pada Juni 2024.  Beban usaha juga masih tinggi di angka Rp3,4 triliun, ditambah rugi kurs Rp1,7 miliar. Kondisi ini berdampak pada harga saham GGRM yang kian tertekan.  Per 8 September 2025, saham turun 3,24% ke Rp8.950 per lembar, merosot lebih dari 90% dari harga tertingginya Rp100.975 per saham pada 2019. Tanggapan Pemerintah dan Klarifikasi Gudang Garam Terkait PHK Klarifikasi muncul dari berbagai pihak setelah video viral karyawan Gudang Garam memicu isu PHK massal.  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa yang terjadi bukanlah pemutusan hubungan kerja besar-besaran, melainkan program pensiun dini yang ditawarkan manajemen perusahaan kepada sebagian karyawan. “Yang mengajukan pensiun dini ada sekitar 200 karyawan, dan proses ini sudah berjalan cukup lama,” jelas Khofifah (9/9/2025). Pernyataan itu diperkuat oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Timur, yang memastikan bahwa momen perpisahan karyawan yang viral merupakan bagian dari program pensiun dini.  Menurut Disnakertrans, pabrik di Tuban masih beroperasi normal dengan jumlah tenaga kerja stabil di kisaran 800–850 karyawan. Selain itu, PT Merdeka Nusantara selaku mitra produksi Gudang Garam Tuban membantah kabar PHK ini terjadi di perusahaan mereka. “Sampai dengan saat ini, di pabrik Tuban tidak ada PHK atau sejenisnya,” Kata Adib Musyafa (6/9/2025) Operasional pabrik tetap berjalan sesuai rencana, sementara program pensiun dini bersifat sukarela dan sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Federasi Buruh Ungkap 308 Karyawan Terdampak Di sisi lain, Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman (FSP RTMM-SPSI) mengkonfirmasi adanya kebijakan efisiensi yang membuat 308 karyawan terdampak. Kebijakan efisiensi ini mencakup dua skema, yaitu tawaran pensiun dini yang diberikan kepada pekerja berstatus PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu). Lalu ada penghentian kontrak sebagian pekerja PKWT. “Penurunan produksi SKM (sigaret kretek mesin) mengakibatkan adanya kebijakan efisiensi,” kata Ketua Umum FSP RTMM-SPSI, Sudarto (Liputan6, 9/9/2025). Meski begitu, Sudarto menegaskan bahwa ratusan karyawan yang terkena dampak bukan merupakan anggota dari FSP RTMM-SPSI.  Ia memastikan pemerintah akan memonitor kondisi pekerja agar tidak terjadi pelanggaran ketenagakerjaan. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa isu ini muncul seiring langkah perusahaan melakukan modernisasi.  Dampak Efisiensi bagi Ekosistem Industri Rokok Isu PHK maupun pensiun dini di Gudang Garam tak hanya berdampak pada karyawan perusahaan, tetapi juga berpotensi memukul ekosistem industri rokok secara lebih luas. Pekerja di sektor logistik, supir angkutan, pedagang kecil, pemasok bahan baku, hingga pemilik kontrakan diperkirakan turut merasakan penurunan pendapatan. Selain itu, tekanan akibat kenaikan cukai rokok dan maraknya rokok ilegal membuat daya saing perusahaan semakin berat.  Jika kondisi ini berlanjut tanpa solusi dari pemerintah, bisa saja terjadi efek domino berupa berkurangnya penyerapan tenaga kerja di sektor hulu hingga hilir industri tembakau.

SELENGKAPNYA
Kenapa Indomaret dan Alfamart Berdekatan? Alasannya Marketing

Kenapa Indomaret dan Alfamart Berdekatan? Alasannya Marketing

Indomaret dan Alfamart adalah dua jaringan minimarket terbesar di Indonesia yang kehadirannya sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat, ya! Hampir di setiap sudut kota, kita bisa menemukan gerai keduanya berdiri bersebelahan. Fenomena ini bukan kebetulan semata, melainkan hasil dari persaingan panjang dua merek ritel modern yang sama-sama ingin menjadi pilihan utama konsumen. Sebenarnya, strategi marketing apa yang mereka pakai untuk alasan kedekatan lokasi ini? Kita akan bahas di artikel ini. Sejarah Singkat dan Perkembangan Indomaret dan Alfamart Indomaret didirikan pertama kali pada tahun 1988 oleh PT Indomarco Prismatama, bagian dari Salim Group. Gerai pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara dengan konsep minimarket modern yang menyasar kebutuhan masyarakat perkotaan.  Visi awalnya adalah menyediakan toko kelontong yang lebih terorganisir, bersih, dan nyaman, mengikuti tren ritel modern yang saat itu mulai berkembang di Asia. Memasuki tahun 1997, Indomaret mulai serius mengembangkan sistem waralaba (franchise) sehingga masyarakat umum bisa ikut memiliki dan mengelola gerai.  Strategi ini terbukti efektif: jumlah gerai berkembang sangat cepat. Hingga 2025, tercatat Indomaret memiliki lebih dari 23.000 gerai yang tersebar di berbagai kota besar hingga daerah pelosok Indonesia. Sementara itu, Alfamart lahir kemudian, tepatnya pada tahun 1989 dengan nama awal Alfa Minimart.  Perusahaan ini berada di bawah naungan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, yang awalnya bergerak di bidang perdagangan dan distribusi barang konsumsi.  Gerai pertama Alfamart resmi dibuka di Karawaci, Tangerang pada tahun 1999, dengan konsep serupa: minimarket modern yang menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. Alfamart pun mengikuti jejak Indomaret dengan membuka peluang waralaba sejak 2002, yang membuat ekspansinya semakin cepat.  Hingga kini, Alfamart memiliki lebih dari 17.000 gerai di seluruh Indonesia, bahkan merambah ke Filipina sejak tahun 2014. Kedua jaringan minimarket ini tumbuh dengan sangat agresif.  Dalam dua dekade terakhir, mereka tidak hanya bersaing dalam hal lokasi gerai, tetapi juga dalam program loyalitas pelanggan, layanan pembayaran tagihan, penjualan produk digital, hingga inovasi aplikasi belanja online.  Persaingan inilah yang membuat masyarakat Indonesia hampir selalu menemukan Indomaret dan Alfamart berdiri bersebelahan di banyak tempat. Perbedaan Konsep dan Keunggulan Sekilas Indomaret dan Alfamart tampak sama. Sama-sama minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari dengan konsep self-service.  Namun, jika diperhatikan lebih dalam, keduanya memiliki strategi, konsep bisnis, dan keunggulan kompetitif yang berbeda: 1. Indomaret 2. Alfamart Dengan adanya perbedaan strategi ini, meskipun kedua minimarket berdiri bersebelahan, masing-masing tetap memiliki daya tarik dan pasar loyalnya sendiri. Strategi Bisnis Indomaret dan Alfamart di Balik Kedekatan Lokasi Fenomena Indomaret dan Alfamart yang hampir selalu berdiri bersebelahan bukanlah kebetulan.  Ada perhitungan bisnis yang matang di balik penentuan lokasi gerai mereka.  Strategi ini didasarkan pada teori ekonomi, efisiensi riset pasar, hingga analisis persaingan industri. 1. Hotelling Theory: Rebutan Pasar di Lokasi yang Sama Hotelling Theory menjelaskan bahwa dua bisnis dengan produk atau layanan serupa cenderung memilih lokasi berdekatan untuk merebut pasar seluas-luasnya.  Dengan berdiri bersebelahan, Indomaret dan Alfamart membiarkan konsumen yang menentukan pilihan: Apakah mereka akan masuk ke gerai A atau B.  Hasilnya, pasar terbagi relatif seimbang dan keduanya tetap mendapat pangsa yang besar. 2. Efisiensi Riset Pasar Membuka gerai baru butuh biaya besar untuk riset lokasi.  Nah, jika salah satu minimarket sudah lebih dulu buka di suatu area, itu berarti wilayah tersebut dianggap potensial, ramai, dan punya daya beli cukup tinggi.  Dengan begitu, pesaing bisa “ikut masuk” tanpa harus mengeluarkan biaya riset tambahan yang besar. Strategi ini efisien dan memperkecil risiko kerugian. 3. Porter’s Five Forces: Analisis Kompetisi yang Kompleks Selain lokasi, Indomaret dan Alfamart juga menjalankan strategi bisnis berdasarkan kerangka Porter’s Five Forces, yaitu: Kombinasi teori lokasi dan analisis persaingan ini membuat Indomaret dan Alfamart menciptakan kompetisi ketat tapi sehat.  Konsumen jadi pihak yang paling diuntungkan karena selalu punya pilihan tempat belanja terdekat dengan harga bersaing, promo menarik, dan pelayanan yang terus ditingkatkan. Manfaat Rivalitas Bagi Konsumen Persaingan yang ketat antara Indomaret dan Alfamart pada akhirnya menghadirkan keuntungan besar bagi konsumen.  Harga berbagai produk kebutuhan sehari-hari menjadi lebih kompetitif karena masing-masing minimarket berusaha menarik pelanggan dengan promo diskon, bundling produk, maupun potongan harga khusus untuk anggota.  Variasi barang yang tersedia juga semakin lengkap, mulai dari kebutuhan rumah tangga, makanan ringan, hingga layanan tambahan seperti pembayaran tagihan dan top-up e-wallet.  Selain itu, pelayanan di kedua gerai semakin ditingkatkan, baik dari sisi kenyamanan toko, keramahan karyawan, hingga fasilitas tambahan seperti area parkir dan metode pembayaran digital.  Bagi konsumen, kondisi ini menciptakan simbiosis kompetitif yang sehat. Meski Indomaret dan Alfamart bersaing ketat, keduanya tetap berkontribusi menghadirkan pengalaman belanja yang modern, praktis, dan lebih menguntungkan dibandingkan jika hanya ada satu pemain tunggal di pasar. Dampak Terhadap Pasar dan UMKM Sekitar Kehadiran Indomaret dan Alfamart yang saling berdekatan tidak hanya mempengaruhi perilaku konsumen, tetapi juga membawa dampak signifikan bagi pasar ritel dan UMKM di sekitarnya.  Dari sisi positif, persaingan keduanya membuat harga lebih kompetitif, inovasi layanan terus bermunculan, dan konsumen mendapat lebih banyak pilihan promo maupun kenyamanan belanja.  Bahkan, sebagian produk UMKM berhasil masuk ke rak minimarket modern sehingga memperoleh pasar yang lebih luas.  Namun, di sisi lain, warung tradisional dan pedagang kecil sering kali merasakan tekanan karena kalah bersaing dalam hal kelengkapan produk, jam operasional, dan kenyamanan fasilitas.  Hal ini menyebabkan perubahan pola belanja masyarakat yang perlahan beralih ke minimarket modern.  Akibatnya, ekosistem perdagangan lokal menjadi lebih dinamis. Ada pelaku usaha kecil yang mampu beradaptasi dengan meningkatkan kualitas layanan atau menjual produk unik. Tetapi ada pula yang terpaksa kehilangan pelanggan karena dominasi dua raksasa ritel tersebut. Kesimpulan Fenomena Indomaret dan Alfamart yang berdiri bersebelahan adalah strategi bisnis, bukan kebetulan. Persaingan keduanya membuat harga lebih kompetitif dan layanan makin baik bagi konsumen. Meski mungkin menekan warung kecil, rivalitas ini tetap jadi motor penggerak perubahan ritel modern di Indonesia.

SELENGKAPNYA
Janji Sri Mulyani: Tidak Ada Kenaikan Pajak di 2026

Janji Sri Mulyani: Tidak Ada Kenaikan Pajak di 2026

Menjadi Pengaruh – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberlakukan pajak baru maupun menaikkan tarif pajak pada tahun 2026, meskipun target penerimaan negara meningkat drastis.  Pernyataan ini disampaikan saat Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI secara virtual pada tanggal 2 September 2025. Dalam RAPBN 2026, pemerintah merancang pendapatan negara sebesar Rp3.147,7 triliun, naik 9,8% dari sebelumnya.  Dari jumlah itu, penerimaan pajak diproyeksikan mencapai Rp2.357,7 triliun, tumbuh sekitar 13,5% dibanding periode sebelumnya. Strategi Sri Mulyani: Perbaikan, Bukan Penambahan Pajak Sri Mulyani menjelaskan, fokus pemerintah adalah meningkatkan kepatuhan dan efisiensi sistem perpajakan, bukan memperluas jenis pajak atau menaikkan tarif. Meskipun target ini cukup ambisius, tarif pajak tidak akan berubah. “Seringkali dipersepsikan bahwa pendapatan naik berarti pajak naik. Padahal tarifnya tetap sama.” Ucap Sri Mulyani pada rapat daring hari Selasa (2/9). Penegakan dan kepatuhan terhadap pajak akan diperketat, sistem administrasi perpajakan seperti Coretax akan disempurnakan. Selain itu, kolaborasi data dan pengawasan intelijen perpajakan akan diperkuat untuk memudahkan wajib pajak dan mengoptimalkan penerimaan. Pemerintah berkomitmen menjaga solidaritas fiskal dengan melindungi kelompok rentan. Berpihak Pada UMKM dan Kelompok Rentan Pemerintah menyatakan tetap mendukung usaha kecil dan masyarakat berpendapatan rendah: UMKM dengan omzet hingga Rp500 juta bebas PPh, sementara omzet Rp500 juta–Rp4,8 miliar dikenakan pajak final 0,5%. Selain itu, layanan pendidikan dan kesehatan tetap bebas VAT (PPN). Individu dengan penghasilan di bawah Rp60 juta/tahun juga bebas PPh. Langkah ini mencerminkan prinsip gotong royong: Menjaga penerimaan negara sambil melindungi yang lemah. Sri Mulyani memastikan anggaran 2026 tetap bebas dari pajak baru maupun kenaikan tarif, meski target penerimaan naik.  Strategi peningkatan penerimaan diarahkan melalui reformasi internal sistem perpajakan, penegakan kepatuhan, dan perlindungan kelompok rentan. Dengan demikian, pemerintah berupaya membangun anggaran yang berkeadilan, efisien, dan berkelanjutan. Tanpa menambah beban fiskal baru kepada masyarakat. Selain itu, Sri Mulyani memaparkan secara rinci postur RAPBN 2026.  Ia menegaskan bahwa rancangan anggaran tersebut disusun agar tetap sehat dan berkelanjutan. Dengan fokus utama mendukung program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto.  Defisit APBN diperkirakan mencapai Rp638,8 triliun atau setara 2,48% dari PDB. Defisit yang terukur ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta menekan angka kemiskinan. Dengan janji tidak ada kenaikan pajak di 2026, Sri Mulyani ingin memastikan APBN tetap sehat, mendukung program presiden baru, sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Digitalisasi Perpajakan Jadi Kunci Salah satu langkah konkret pemerintah untuk mengejar target penerimaan tanpa menaikkan tarif pajak adalah melalui digitalisasi sistem perpajakan. Coretax, sistem administrasi perpajakan terpadu yang tengah disempurnakan, diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, sekaligus memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban mereka. Dengan sistem yang lebih modern, proses pelaporan pajak akan lebih cepat, risiko kebocoran penerimaan bisa ditekan, dan pengawasan berbasis data akan semakin akurat. Sri Mulyani menekankan bahwa digitalisasi ini juga bagian dari reformasi struktural yang memastikan perpajakan Indonesia lebih adil serta mendukung iklim usaha yang sehat.

SELENGKAPNYA
Sukses Satukan UMKM, Kreator, dan Komunitas Kreatif Jawa Timur Lewat IDEASIK 2025

Sukses Satukan UMKM, Kreator, dan Komunitas Kreatif Jawa Timur Lewat IDEASIK 2025

Gelaran IDEASIK 2025 sukses diselenggarakan pada 27–28 Agustus 2025 di EJSC Bakorwil V Jember, Jawa Timur.  Acara ini mengusung tagline “Ide, Aktif, Sinergi, Inspiratif, Kreatif” dan menghadirkan ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, pebisnis muda, hingga pelaku industri kreatif. Selama dua hari, suasana Jember dipenuhi semangat kolaborasi.  Para peserta bisa belajar, berdiskusi, hingga memamerkan karya di hadapan publik.  IDEASIK pun menjadi ruang penting untuk menghubungkan para pengusaha dan kreator dengan stakeholder industri kreatif. Apa Itu Event IDEASIK? IDEASIK merupakan ajang tahunan yang didesain untuk menjadi wadah ide, sinergi, dan kreasi anak muda dan lintas generasi.  Tahun 2025 ini, acara dibagi ke dalam empat ruang utama dengan pendekatan berbeda: 1. Leaders Playground Dialog eksklusif bersama C-Level dan managerial, membahas kepemimpinan, inovasi bisnis, serta tren industri. Dengan pemateri: Sesi khusus: Sehat Itu Gaya, Bukan Sekadar Wacana Dengan pemateri dr. Norma Rahayu Najikhah, Sp. PD – Dokter Spesialis Penyakit Dalam 2. Kreasi Tanpa Basa-Basi Sesi seputar tren produksi konten digital, adaptasi teknologi, hingga peluang monetisasi konten di era media sosial. Sesi ini dibagi jadi dua talkshow, yaitu Ngonten Kok Serius? Bikin Personal Brand yang Berasa dan Konten Zaman Now: AI, Visual, Suara Jadi Satu. Dengan pemateri talkshow: 3. Kelas Santuy Ilmu Kuy Kelas praktis tentang affiliate marketing, strategi branding, dan pengembangan personal brand anak muda. Sesi ini terbagi menjadi dua talkshow, yaitu Affiliate Aja Dulu! Cara Cuan dengan Modal Minim dan Branding Santuy, Hasil Gak Nanggung. Dengan pemateri: 4. Buat Aja Dulu! Zona aktivitas kreatif, meliputi merangkai bunga, serta showcase karya, produk, dan inovasi digital dari generasi muda Jember. Terdapat talkshow dan workshop di sesi ini, diantaranya Di Balik Layar Festival: Dari Ide Liar Jadi Panggung Nyata dan Flower Party Needs Bouquet. Dengan Pemateri: Antusiasme Peserta & Highlight Acara Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama. Total 173 peserta hadir dari berbagai latar: UMKM Jember & Banyuwangi, komunitas kreatif, mahasiswa, startup, C-Level, hingga influencer lokal. Workshop interaktif merangkai bunga juga ramai diikuti, menandakan tingginya minat peserta pada aktivitas kreatif yang aplikatif.  Tak hanya itu, materi narasumber juga relevan dan aplikatif, terutama bagi UMKM, mahasiswa, serta talenta kreatif yang hadir. “Walaupun generasinya sudah berbeda, tapi kita tetap bisa beradaptasi cara berbisnis lewat IDEASIK ini” Ungkap salah satu peserta. Bukan hanya peserta dari pengusaha, beberapa influencer ata content creator juga hadir dalam event IDEASIK 2025 ini. Diantaranya Nasion, Althov La Aly, Bella Safira, Firdha Amelia, Firdhan Nur R, Mega Aisyah, dan masih banyak lagi. Acara ini semakin bermakna dengan terbentuknya jejaring strategis antar komunitas, pelaku industri, dan stakeholder daerah.  Dukungan volunteer yang solid membuat pelaksanaan berjalan lancar, sementara publikasi acara meluas berkat media sosial komunitas, sponsor, dan influencer yang turut hadir. Sebagai tindak lanjut, peserta bahkan mengusulkan pembentukan grup diskusi dan mendorong hadirnya IDEASIK 2026. Benefit yang Dirasakan Peserta Peserta IDEASIK 2025 merasakan berbagai manfaat nyata: 1. Networking langsung dengan pelaku industri kreatif Peserta bisa bertemu, berkenalan, dan membangun hubungan dengan orang-orang yang sudah terjun di industri kreatif. Networking ini penting karena membuka jalan untuk berbagi pengalaman, menjalin relasi bisnis, bahkan menemukan peluang kolaborasi baru. 2. Workshop & mentoring gratis dari praktisi berpengalaman Ada sesi belajar langsung yang dipandu oleh praktisi yang sudah terbukti sukses. Peserta bisa mendapatkan ilmu praktis, tips, serta strategi yang relevan dengan kondisi nyata industri. 3. Business matching untuk membuka peluang kerjasama konkret Program ini mempertemukan peserta dengan calon mitra bisnis yang potensial. Jadi bukan hanya bertukar kartu nama, tapi diarahkan agar bisa terjadi kerjasama nyata. 4. Eksposur media bagi karya dan produk peserta Peserta berkesempatan untuk menampilkan karya atau produknya melalui berbagai saluran media. Hal ini membantu meningkatkan visibilitas, membangun branding, dan menjangkau audiens yang lebih luas. 5. Ruang kolaborasi lintas sektor, mempertemukan komunitas dengan dunia usaha Tidak hanya terbatas pada satu bidang, program ini menjadi wadah bagi berbagai sektor industri untuk bertemu. Komunitas kreatif bisa menjalin kerja sama dengan dunia usaha, sehingga tercipta inovasi dan peluang yang lebih besar. Event IDEASIK Akankah Berlanjut? IDEASIK 2025 membuktikan bahwa Jember memiliki potensi besar dalam industri kreatif.  Dengan dukungan EJSC Bakorwil V Jember dan kolaborasi bersama Menjadi Pengaruh (MP), event ini diharapkan tidak hanya berhenti pada ajang tahunan, tetapi juga melahirkan ekosistem berkelanjutan. Para peserta berharap IDEASIK bisa kembali digelar dengan skala lebih besar, menghadirkan lebih banyak ruang showcase, serta mempertemukan lebih banyak anak muda kreatif dengan mitra industri. Kesimpulan IDEASIK 2025 di Jember telah menjadi bukti nyata bahwa ruang kolaborasi kreatif sangat dibutuhkan.  Event ini tidak hanya memberi inspirasi, tapi juga membuka jalan bagi peluang bisnis, inovasi, dan kerja sama lintas sektor. Dengan semangat Ide, Aktif, Sinergi, Inspiratif, Kreatif, IDEASIK berhasil menjadi wadah pertemuan antara ide segar generasi muda dan ekosistem industri kreatif.

SELENGKAPNYA
5 Negara Keluarkan Travel Alert ke Indonesia Imbas Demo: Gimana Nasib Ekonomi?

5 Negara Keluarkan Travel Alert ke Indonesia Imbas Demo: Gimana Nasib Ekonomi?

Menjadi Pengaruh – Gelombang demo DPR yang berlangsung sejak akhir Agustus 2025 kini menjadi perhatian dunia internasional.  Aksi protes yang awalnya digelar di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, telah meluas ke kota besar lain seperti Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Makassar, hingga Denpasar Bali. Dalam beberapa kasus, demonstrasi berujung bentrokan dengan aparat, kerusuhan, dan kerusakan fasilitas publik.  Situasi inilah yang mendorong sejumlah negara asing mengeluarkan peringatan perjalanan (travel alert) untuk warganya yang berada atau berencana bepergian ke Indonesia. Tidak tanggung-tanggung, hingga kini lima negara telah mengeluarkan peringatan resmi, yakni: Australia, Singapura, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman. Rincian Travel Alert Indonesia dari 5 Negara Lima negara besar dunia resmi merilis travel alert ke Indonesia, berikut rincian lengkap peringatannya. 1. Australia Pemerintah Australia melalui portal Smart Traveller memperbarui travel advice untuk Indonesia pada 1 September 2025, menetapkan status “Exercise a high degree of caution” untuk seluruh wilayah Indonesia.  Penetapan ini didasari oleh: Penjelasan tingkat risk level Level 2 menekankan bahwa meski bukan larangan bepergian, kaum wisatawan dan warga Australia dianjurkan untuk menjaga keamanan diri sendiri terhadap situasi dan terus pantau media. “Pay close attention to your personal security and the current health situation. Monitor the media…” 2. Singapura Kedubes Singapura di Jakarta, melalui pengumuman resmi tanggal 30 Agustus 2025, secara tegas memperingatkan warganya untuk: 3. Amerika Serikat Melalui situs resmi U.S. Embassy Jakarta, dikeluarkan Demonstration Alert per 1 September 2025 yang menandakan demonstrasi sedang berlangsung dan berpotensi berubah menjadi kekerasan.  Rincian anjuran bagi warga AS: 4. Kanada Travel advisory dari Kanada menyebutkan bahwa Ketegangan politik dan sosial yang intens telah memicu keputusan untuk menunda layanan konsuler tatap muka di Jakarta mulai 2 September 2025.  Meskipun layanan tersebut dihentikan sementara, komunikasi dan bantuan konsuler tetap tersedia secara non‑fisik. 5. Jerman Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jerman, unjuk rasa sejak 25 Agustus 2025 telah meluas ke kota-kota seperti Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Bandung, dengan potensi bentrokan yang masih tinggi.  Imbauan bagi warga Jerman meliputi: Ringkasan dalam Tabel Negara Inti Peringatan Australia Level 2 – Tingkatkan kewaspadaan; protest violence, risiko terorisme, transportasi laut diperingatkan. Singapura Hindari kerumunan dan demo; pantau media, daftar via e-service Kemenlu Singapura. AS Demonstration alert; hindari lokasi sibuk, daftar STEP, hubungi keluarga secara rutin. Kanada Layanan konsuler tatap muka dihentikan mulai 2 Sept 2025; situasi dinamis dan kurang aman. Jerman Hindari pusat kota, kantor polisi, demo; daftar kesiapsiagaan; Papua juga diwaspadai. Dampak Travel Warning bagi Pariwisata Indonesia Travel warning dari lima negara asing langsung memberi tekanan pada sektor pariwisata Indonesia.  Beberapa dampak yang diprediksi antara lain: Bagaimana dengan Ekonomi Indonesia Setelah Terbit Travel Alert dari Negara Asing? Selain sektor pariwisata, ekonomi nasional juga berpotensi terguncang jika kondisi ini berlarut-larut. Apakah Aman ke Indonesia Saat Ini? Pertanyaan “Apakah aman ke Indonesia sekarang?” menjadi salah satu yang paling sering muncul di mesin pencari. Jawabannya: situasi masih dinamis. Bagi warga asing maupun wisatawan domestik, langkah paling aman adalah: Kesimpulan Travel alert yang dikeluarkan oleh Australia, Singapura, Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman menjadi tanda bahwa dunia tengah mengawasi kondisi Indonesia. Jika demo DPR terus meluas dan menimbulkan kekerasan, dampaknya bisa signifikan terhadap pariwisata, ekonomi, dan bahkan citra Indonesia. Saat ini, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah mengatasi masalah menjaga stabilitas keamanan agar kondisi tidak semakin memburuk. Sehingga Indonesia bisa tetap menjadi destinasi aman bagi wisatawan serta investor.

SELENGKAPNYA
Food Tray MBG Diduga Mengandung Babi, Pemerintah Siap Putus Importir

Food Tray MBG Diduga Mengandung Babi, Pemerintah Siap Putus Importir

Menjadi Pengaruh — Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menegaskan bahwa pemerintah akan memutus kontrak pasokan food tray impor untuk MBG jika terbukti mengandung unsur babi.  Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers di JCC Senayan.  Pemeriksaan saat ini masih berlangsung, salah satunya dilakukan oleh BPOM  Kronologi Dugaan Food Tray MBG Mengandung Babi Awal mula isu ini mencuat setelah laporan investigasi dari Indonesia Business Post mengungkap praktik mencemaskan di roh China.  Di kawasan Chaoshan, Guangdong, ditemukan 30–40 pabrik yang memproduksi food tray untuk pasar global, termasuk program MBG.  Laporan menyebut adanya indikasi penggunaan minyak babi (lard oil) sebagai pelumas industri dalam fabrication tray stainless steel tipe 201 dan 304, serta dugaan pemalsuan label “Made in Indonesia” dan logo SNI. Dari kebutuhan nasional mencapai 82 juta unit food tray, sekitar 14 juta unit telah masuk pasar. Mayoritas berasal dari impor dan berisiko tinggi digunakan oleh anak-anak. Tanggapan BPOM dan Metode Uji untuk Food Tray MBG Kepala BPOM, Prof. Taruna Ikrar, menyatakan bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti isu ini secara serius.  Pemeriksaan mencakup swab test untuk mendeteksi DNA babi, serta pengujian terhadap material tray, termasuk kandungan logam mangan dan ketahanan terhadap makanan asam. BPOM juga berkomunikasi dengan industri terkait dan badan pemerintah lainnya dalam proses ini. Menurut Taruna, isu ini masuk perhatian nasional setelah mendapat video viral di TikTok yang langsung diteruskan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan disampaikan kepada Kepala BPOM oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi. Tindak Lanjut dari BGN (Badan Gizi Nasional) Badan Gizi Nasional (BGN) menanggapi isu yang berkembang terkait dugaan adanya penyimpangan dalam pengadaan food tray untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan pengadaan langsung food tray untuk program tersebut.  Artinya, BGN selama ini hanya berperan pada penyusunan kebijakan dan pengawasan standar gizi, bukan pada proses teknis pengadaan perlengkapan. Sebagai langkah lanjutan, BGN kini melakukan pengecekan mendalam terhadap alur distribusi, mekanisme tender, dan pihak-pihak yang terlibat dalam penyediaan food tray.  Tujuannya agar tidak ada kesalahpahaman mengenai peran BGN, sekaligus memastikan prosesnya sesuai dengan regulasi pemerintah. Selain itu, BGN juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.  Mereka berkomitmen bahwa seluruh program MBG, termasuk fasilitas pendukung seperti food tray, harus bebas dari praktik yang merugikan negara maupun masyarakat.  Dengan begitu, program MBG bisa berjalan sesuai tujuan awal, yaitu meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Standar SNI Food Tray dan Produksi Dalam Negeri Untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang digunakan dalam program MBG, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan standar baru yaitu SNI 9369:2025. Standar ini secara khusus mengatur food tray berbahan baja tahan karat, yang dinilai lebih higienis, tahan lama, dan sesuai untuk kebutuhan massal. SNI ini dikeluarkan melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 182/KEP/BSN/6/2025 tertanggal 18 Juni 2025.  Ada beberapa poin penting dari diberlakukannya standar ini: Dengan standar tersebut, pemerintah berharap food tray tidak hanya menjadi kebutuhan teknis, tetapi juga bagian dari upaya mendorong pertumbuhan industri manufaktur lokal.  Industri baja tahan karat nasional berpotensi berkembang lebih pesat jika kebutuhan besar MBG dapat dipenuhi oleh produsen dalam negeri yang sesuai standar. Sikap Pemerintah dan Produsen Lokal Dari sisi kebijakan, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa impor food tray tetap dibuka karena kebutuhan nasional dalam program MBG sangat besar.  Kapasitas produsen dalam negeri saat ini belum cukup untuk memenuhi seluruh permintaan, sehingga impor menjadi salah satu solusi jangka pendek agar program MBG tidak terhambat. Namun, Mendag juga memastikan bahwa produksi lokal tetap akan diprioritaskan, selama memenuhi dua syarat utama: 1. Sesuai standar SNI 9369:2025, 2. Mampu menyediakan jumlah sesuai kebutuhan nasional. Di sisi lain, asosiasi produsen lokal, termasuk Apmaki (Asosiasi Peralatan Makan Anak dan Keluarga Indonesia), menyatakan keberatan dengan kebijakan pelonggaran impor tersebut.  Mereka menilai bahwa pasar akan dikuasai oleh produk impor murah, padahal para produsen lokal sudah melakukan investasi besar sekitar Rp 300 miliar untuk membangun kapasitas produksi. Menurut mereka, jika impor tidak dikendalikan, investasi tersebut akan sia-sia, dan industri lokal bisa mengalami kemunduran.  Bahkan, ada kekhawatiran bahwa ketergantungan pada impor justru melemahkan daya saing nasional dalam jangka panjang. Dengan kondisi ini, pemerintah dihadapkan pada dilema: Di satu sisi harus memenuhi kebutuhan cepat untuk MBG, namun di sisi lain harus melindungi kelangsungan produsen lokal yang sudah berinvestasi besar.

SELENGKAPNYA
5 Strategi Marketing Tolak Angin Sampai Go Internasional 

5 Strategi Marketing Tolak Angin Sampai Go Internasional 

Kalau ngomongin obat herbal masuk angin di Indonesia, pasti yang pertama kebayang adalah Tolak Angin.  Brand legendaris ini udah jadi semacam default choice buat banyak orang.  Bahkan, tagline ikoniknya, “Orang Pintar Minum Tolak Angin”, udah nempel banget di kepala masyarakat. Tapi, pernah kepikiran gak, kenapa bisa segitunya?  Apa rahasia strategi pemasaran Tolak Angin sampai jadi top of mind brand bukan cuma di Indonesia, tapi juga mulai ekspansi ke pasar global? Di artikel ini, kita bakal bongkar tuntas strategi pemasaran Tolak Angin, gimana mereka build brand step by step, dan kenapa sekarang Tolak Angin bisa go internasional. Apa Itu Tolak Angin? Buat yang belum tahu, Tolak Angin adalah produk herbal dari PT Sido Muncul yang sudah eksis sejak puluhan tahun lalu.  Komposisinya dari bahan alami kayak jahe, kayu manis, temulawak, dan peppermint. Kombinasi yang dipercaya ampuh buat meredakan masuk angin, perut kembung, mual, sampai pusing. Produk ini hadir dalam berbagai varian: Tolak Angin Cair, Sirup, sampai Lozenges alias permen herbal.  Jadi, gampang banget dipilih sesuai kebutuhan dan selera konsumen. Bagaimana Tolak Angin Bisa Jadi Top of Mind? Menjadi top of mind artinya merek itu jadi pilihan pertama yang muncul di benak konsumen saat menyebut suatu kategori produk.  Dalam kasus ini, saat orang bilang “masuk angin”, yang langsung kepikiran ya Tolak Angin. Tapi pencapaian ini gak terjadi secara kebetulan.  Ada proses bertahap yang dilalui, yang dalam dunia branding dikenal dengan brand awareness ladder. Yuk kita bedah satu per satu tahapannya dan gimana Tolak Angin menaklukkannya: 1. Unaware Brand Di tahap awal ini, konsumen belum tahu sama sekali bahwa Tolak Angin itu ada. Ini fase paling dasar dalam brand awareness. Apa yang dilakukan Tolak Angin? Tujuannya bikin orang sadar dulu bahwa ada produk herbal bernama Tolak Angin. 2. Brand Recognition Di tahap ini, orang mulai kenal nama Tolak Angin. Mungkin belum paham banget kegunaannya, tapi kalau lihat logo kuning-hijau dan tulisan khasnya, mereka mulai ngeh. Strategi Tolak Angin: Tujuannya membentuk identitas visual dan audio yang konsisten, supaya orang gampang ngenalin produk ini di antara kompetitor. 3. Brand Recall Nah, di tahap ini, orang udah bisa nginget Tolak Angin tanpa harus lihat iklannya. Misalnya, kalau ditanya: “Sebut merek obat herbal buat masuk angin!”, banyak yang langsung jawab Tolak Angin. Strategi yang dipakai: Tujuannya memperkuat ingatan konsumen supaya mereka spontan nyebut Tolak Angin saat ngomongin masuk angin. 4. Top of Mind Brand Ini puncak pencapaian! Saat orang ngomong “masuk angin”, yang pertama kali muncul di kepala mereka adalah Tolak Angin.  Bahkan banyak yang udah nganggepnya kayak “default solution” buat gejala masuk angin. Strategi Final: Tujuannya mengokohkan posisi sebagai pilihan utama konsumen, bahkan sebelum mereka mempertimbangkan merek lain. Tolak Angin sukses jadi top of mind karena konsistensi branding, iklan yang kuat, distribusi luas, dan edukasi pasar yang terus-menerus.  Mereka gak cuma jual produk, tapi bangun persepsi kuat bahwa “kalau masuk angin, solusinya ya Tolak Angin.” Proses ini butuh waktu panjang, tapi dengan strategi pemasaran yang tepat dan konsisten, mereka berhasil menempati posisi puncak di benak konsumen. Ekspansi Tolak Angin ke Pasar Global Ekspansi Tolak Angin ke pasar global jadi salah satu langkah besar yang patut diperhitungkan.  Produk herbal asal Indonesia ini kini gak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga sudah menembus pasar Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Amerika dan Eropa.  Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan produk herbal di dunia, di mana banyak konsumen global mulai mencari alternatif alami untuk menjaga kesehatan.  Menariknya, target pasar Tolak Angin bukan hanya diaspora Indonesia, tetapi juga masyarakat internasional yang membutuhkan herbal praktis untuk mencegah masuk angin. Strategi yang digunakan pun cukup matang, mulai dari menyesuaikan desain kemasan agar lebih internasional, mengantongi sertifikasi kesehatan global, hingga aktif berpartisipasi dalam pameran kesehatan dunia.  Dalam lima tahun terakhir, terutama sejak tren gaya hidup wellness semakin populer, ekspansi ini semakin agresif.  Tolak Angin juga memaksimalkan digital marketing global, bekerja sama dengan distributor lokal, serta menguatkan branding sebagai “Herbal Original dari Indonesia.”  Dengan strategi ini, Tolak Angin bukan hanya top of mind di Indonesia, tetapi juga berpotensi menjadi salah satu produk herbal yang dikenal dan dipercaya di dunia. Ekspansi Tolak Angin Kemana Saja? Tolak Angin bukan lagi sekadar obat herbal khas Indonesia yang hanya bisa ditemui di warung atau apotek dalam negeri.  Seiring meningkatnya tren gaya hidup sehat berbasis herbal, produk andalan Sido Muncul ini berhasil menembus pasar global. Kemana saja? 1. Filipina  Ekspor perdana Tolak Angin ke Filipina diumumkan oleh Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat.  Selain membuktikan bahwa produk herbal Indonesia bisa diterima pasar luar negeri, mereka menggandeng artis terkenal Kris Aquino sebagai brand ambassador untuk memperkuat brand awareness di Filipina. Hal ini menjadi titik awal ekspansi Tolak Angin ke ASEAN.  2. Arab Saudi  Pada Agustus 2020, Tolak Angin sejak itu resmi diekspor ke Arab Saudi.  Pelepasan ekspor perdana dilakukan via streaming dari pabrik di Semarang dan markas Sido Muncul di Jakarta.  Keberhasilan ini tak lepas dari pemenuhan dua persyaratan utama yaitu sertifikasi keamanan pangan/halal dan uji toksisitas.  Arab Saudi menjadi pintu masuk penting ke wilayah Timur Tengah.  3. Negara-negara Lain: Asia, Afrika, dan Barat Menurut laporan internasional, Tolak Angin juga dipasarkan di beberapa negara seperti Filipina, Malaysia, Nigeria, Hong Kong, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.  Meskipun sebagian kontribusi ekspor baru sekitar 5% dari total penjualan di 2014, hal ini menandakan kehadiran produk di berbagai belahan dunia.  4. Africa Tolak Angin gak berhenti di Afrika Barat, seperti Nigeria, tetapi juga merambah ke Afrika Timur.  Sido Muncul merencanakan penetrasi pasar Kenya sebagai titik masuk, diikuti pengiriman ke Tanzania dan Uganda pada kuartal I 2024.  Desain kemasan produk pun disesuaikan agar makin diterima oleh konsumen lokal. 5. Tahun 2025 dan Ekspansi Skala Lebih Besar Menurut laporan kuartal I–II 2025, Sido Muncul telah memperluas distribusi produk ke lebih dari 30 negara. Dengan pertumbuhan ekspor naik menjadi 10% dari total penjualan, dibandingkan 7% di tahun sebelumnya.  Pasar strategis yang berada di puncak pertumbuhan: Nigeria, Malaysia, dan Filipina.  5 Strategi Pemasaran Tolak Angin yang Bikin Sukses Ada strategi pemasaran jitu di balik popularitasnya. Berikut adalah beberapa strategi pemasaran yang bikin Tolak Angin tetap eksis dan relevan di tengah persaingan. 1. Konsistensi Branding Salah satu kunci sukses

SELENGKAPNYA
SAPA UMKM: Aplikasi untuk 57 Juta Pengusaha Mikro Indonesia

SAPA UMKM: Aplikasi untuk 57 Juta Pengusaha Mikro Indonesia

Menjadi Pengaruh – Transformasi digital untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dipercepat oleh pemerintah. Kementerian UMKM menyiapkan peluncuran SAPA UMKM (Sistem Aplikasi Pelayanan UMKM).  Aplikasi ini dirancang menjadi super sistem terintegrasi yang akan menghubungkan sekitar 57 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan bahwa kehadiran SAPA UMKM merupakan bentuk arahan Presiden agar pemerintah hadir dalam setiap proses tumbuh-kembang pelaku usaha. “Insya Allah dalam waktu dekat, kemungkinan paling lambat sekitar dua bulan ke depan Kementerian UMKM akan melakukan launching sistem terintegrasi yang kita sebut namanya SAPA UMKM.” Kata Maman di Gedung Smesco, Jakarta Barat, Jumat (22/8/2025). Target peluncuran diproyeksikan sekitar Oktober 2025, dan akan menjadi tonggak penting digitalisasi UMKM nasional. Apa Fungsi Utama SAPA UMKM? Aplikasi SAPA UMKM bukan sekadar platform digital, melainkan pusat layanan terpadu yang menyatukan kebutuhan legalitas, pembiayaan, hingga pemasaran produk UMKM. 1. Verifikasi dan Legalitas Usaha SAPA UMKM bekerja sebagai pusat verifikasi data. Begitu UMKM mendaftar, sistem akan mendeteksi apakah usaha tersebut sudah memiliki dokumen wajib, seperti: Jika ditemukan kekurangan, sistem akan mengirim notifikasi otomatis dan mendorong proses integrasi ke lembaga terkait, seperti BPJPH untuk sertifikasi halal. Sistem akan memetakan, memverifikasi dan akan mendorong misalnya ada usaha mikro yang belum bersertifikasi halal.  Nanti sistem akan mendorong UMKM tersebut karena terintegrasi dengan BPJPH. 2. Akses Pembiayaan yang Lebih Luas Salah satu masalah utama UMKM adalah sulitnya mendapatkan modal. SAPA UMKM hadir sebagai jembatan dengan: Dengan integrasi ini, pelaku UMKM dapat mengakses pendanaan sesuai kebutuhan dan skala usahanya. “Yang akan kita launching nanti adalah SAPA UMKM versi pertama. Tentunya nanti akan di-upgrade sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan.” ungkap Maman. Selain legalitas dan pembiayaan, SAPA UMKM juga dirancang terkoneksi dengan PaDi UMKM milik Kementerian BUMN.  Fitur ini memungkinkan produk UMKM menjangkau konsumen yang lebih luas melalui marketplace khusus. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, baik di pasar domestik maupun internasional. Teknologi Pendukung SAPA UMKM  SAPA UMKM memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan machine learning untuk mengolah data jutaan UMKM secara otomatis.  Dengan begitu, sistem mampu memberikan rekomendasi personal sesuai kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Selain itu, aplikasi ini akan menjadi pusat data tunggal UMKM nasional, yang memuat: Maman menegaskan, bahwa cara konvensional tidak lagi mungkin untuk mengurus 57 juta UMKM. “Satu-satunya cara memberikan layanan one-on-one kepada 57 juta UMKM adalah lewat digitalisasi. SAPA UMKM akan jadi teman tumbuh kembang para pengusaha kecil, karena semua terintegrasi dengan institusi terkait.” ungkapnya. Dukungan Presiden dan Harapan Pemerintah pada Aplikasi SAPA UMKM Arahan Presiden sangat jelas: Pemerintah tidak boleh lagi sekadar hadir secara simbolis, tetapi harus benar-benar mendampingi UMKM secara nyata dalam setiap tahapan pertumbuhan usahanya.  Kehadiran negara di sektor ini bukan hanya melalui kebijakan makro, melainkan lewat sistem digital yang dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha di seluruh penjuru Indonesia. Melalui peluncuran aplikasi SAPA UMKM, pemerintah menargetkan terciptanya layanan yang menyeluruh. Mulai dari proses legalitas usaha, perlindungan hukum, hingga akses pembiayaan.  Dengan satu pintu layanan, UMKM tidak perlu lagi berhadapan dengan birokrasi berlapis. Semua kebutuhan dasar usaha, seperti pengurusan NIB, sertifikasi halal, izin BPOM, atau perlindungan HaKI, dapat dipantau dan diurus secara lebih sederhana. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan hal ini sejalan dengan amanat Presiden.  “Instruksi presiden jelas, kementerian UMKM harus membangun integrasi data tunggal di seluruh Indonesia. Mohon doanya semoga ini segera terealisasi.” ujar Maman. Pernyataan tersebut memperlihatkan betapa pentingnya integrasi data tunggal UMKM. Dengan adanya satu basis data nasional, pemerintah bisa memetakan kebutuhan pelaku usaha secara tepat. Data yang valid ini juga akan menjadi acuan bagi bank, lembaga keuangan, maupun investor dalam menyalurkan pembiayaan dengan risiko lebih terukur. Jika berjalan sesuai rencana, SAPA UMKM tidak hanya akan menjadi aplikasi layanan, tetapi juga fondasi ekosistem digital UMKM Indonesia.  Kesimpulan Peluncuran SAPA UMKM pada tahun 2025 akan menjadi game changer bagi dunia usaha kecil di Indonesia.  Dengan integrasi legalitas, pembiayaan, dan pasar digital, aplikasi ini diharapkan mampu mempercepat digitalisasi UMKM, menyederhanakan birokrasi perizinan, sampai meningkatkan daya saing di pasar global Bagi pelaku UMKM, kesempatan ini perlu dijawab dengan kesiapan beradaptasi, melengkapi dokumen usaha, dan proaktif memanfaatkan fasilitas digital yang tersedia.

SELENGKAPNYA
KAI Siapkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Ini Tanggal Resminya!

KAI Siapkan Kereta Khusus Petani dan Pedagang, Ini Tanggal Peluncurannya!

Menjadi Pengaruh – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali meluncurkan inovasi baru untuk memperluas layanan transportasi publik, yaitu Kereta Penumpang Kelas Ekonomi (K3) khusus untuk Petani dan Pedagang. Layanan ini dibuat khusus untuk memudahkan para petani dan pedagang dalam membawa hasil bumi maupun barang dagangan mereka menuju pasar tujuan dengan cara yang lebih aman, cepat, dan efisien. Gagasan kereta khusus petani-pedagang sendiri sudah mulai dibahas sejak Mei 2024. Lalu diwujudkan melalui proses modifikasi sarana kereta api di UPT Balai Yasa Surabaya Gubeng hingga akhirnya siap diluncurkan. Desain Gerbong Kereta Petani dan Pedagang Dalam upaya mendukung aktivitas distribusi hasil panen dan perdagangan lokal, PT KAI melakukan modifikasi khusus pada gerbong kelas ekonomi dan bisnis.  Modifikasi ini benar-benar dirancang agar sesuai dengan kebutuhan petani dan pedagang yang sering membawa barang dalam jumlah banyak.  “Konsep desainnya mengedepankan kemudahan akses dan ruang angkut yang lebih luas. Tempat duduk dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan kereta, sehingga ruang tengah lapang untuk menempatkan hasil pertanian atau barang dagangan, sekaligus memudahkan pergerakan di dalam kereta,” ungkap Anne, Vice President Public Relations KAI, Selasa (19/8/2025). Beberapa penyesuaian yang dilakukan antara lain: 1. Tata Letak Kursi yang Lebih Fungsional Kursi penumpang dipasang sejajar di sisi kiri dan kanan gerbong, bukan berhadapan seperti pada gerbong penumpang biasa.  Dengan desain ini, bagian tengah gerbong menjadi lebih luas sehingga bisa difungsikan untuk menaruh hasil panen seperti sayur-mayur, buah, beras, atau barang dagangan lainnya.  Alur pergerakan orang di dalam kereta pun lebih lancar, karena ruang tengah tidak terhalang oleh kursi. 2. Lebar Pintu Bordes Diperbesar Pintu di ujung gerbong (bordes) diperluas dari ukuran standar 800 mm menjadi 900 mm. Perubahan sederhana ini sangat berpengaruh saat proses bongkar muat barang.  Petani dan pedagang yang membawa karung beras, keranjang buah, atau barang dalam jumlah besar bisa lebih mudah mengangkatnya keluar-masuk tanpa khawatir tersangkut di pintu. 3. Kapasitas Penumpang Disesuaikan Demi memberikan ruang yang cukup untuk barang bawaan, jumlah kursi penumpang dikurangi dari 106 kursi menjadi 73 kursi.  Artinya, prioritas bukan hanya mengangkut manusia, tetapi juga memberi fleksibilitas agar hasil panen atau dagangan bisa ikut terangkut dengan aman.  Dengan konsep ini, penumpang tidak lagi harus berdesakan dengan barang bawaan mereka. 4. Interior yang Lebih Terbuka Sekat partisi di dalam gerbong dihilangkan, sehingga ruang terasa lebih lapang dan memudahkan akses antar bagian gerbong.  Meski begitu, fasilitas dasar tetap dipertahankan.  Satu toilet disediakan agar perjalanan tetap nyaman, dan rak bagasi tetap ada untuk barang-barang kecil seperti tas atau koper pribadi. Dengan serangkaian modifikasi tersebut, gerbong kereta ini tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga solusi logistik yang praktis untuk petani dan pedagang.  Mereka bisa menghemat biaya, mempercepat distribusi barang, dan tetap mendapatkan kenyamanan selama perjalanan. Tanggal Uji Coba Gerbong Kereta Khusus Petani dan Pedagang Sebelum benar-benar melayani masyarakat, kereta khusus petani dan pedagang ini tidak langsung beroperasi begitu saja.  Ada tahapan penting berupa uji coba yang dilakukan untuk memastikan kereta sudah aman, nyaman, dan sesuai dengan fungsinya. 1. Uji Coba Statis (14–15 Agustus 2025) Tahap ini dilakukan di Balai Yasa Surabaya Gubeng, yaitu pusat perawatan dan perbaikan kereta milik KAI.  Fokusnya adalah mengecek berbagai aspek teknis ketika kereta dalam keadaan diam. Beberapa hal yang diperiksa meliputi: – Kekuatan konstruksi gerbong setelah dimodifikasi. – Fungsi pintu yang diperlebar untuk bongkar muat barang. – Kelistrikan dan sistem penerangan. – Interior, termasuk tata letak kursi, ventilasi, serta keberadaan toilet dan rak bagasi. Dengan uji statis ini, teknisi bisa memastikan bahwa seluruh modifikasi sesuai standar keselamatan sebelum kereta benar-benar dijalankan di jalur rel. 2. Uji Coba Dinamis (15 Agustus 2025) Setelah dinyatakan aman secara statis, tahap berikutnya adalah uji coba dinamis.  Pada tahap ini, kereta dijalankan langsung dengan rute Surabaya Gubeng–Lamongan (PP).  Tujuannya untuk melihat performa kereta di lapangan, termasuk: – Stabilitas dan kenyamanan saat melaju. – Fungsi sistem pengereman dan keamanan pintu saat perjalanan. – Kemudahan penumpang dalam naik turun sambil membawa hasil panen atau barang dagangan. – Hasil uji dinamis sangat krusial karena menjadi gambaran nyata bagaimana kereta akan digunakan nantinya oleh petani dan pedagang. 3. Tahap Pengujian Lanjutan Setelah melewati dua tahap awal, kereta ini masih harus melalui pengujian tambahan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Proses ini wajib dilakukan agar semua aspek keselamatan terpenuhi sesuai regulasi nasional, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan ini tanpa rasa khawatir. Dengan melalui proses uji coba yang bertahap dan menyeluruh ini, KAI memastikan bahwa gerbong khusus petani dan pedagang benar-benar layak jalan serta siap memberi manfaat nyata ketika nanti resmi diluncurkan. Manfaat Kereta Khusus Petani dan Pedagang Hadirnya kereta ini diharapkan memberikan sejumlah manfaat nyata, antara lain: a. Memperkuat rantai pasok hasil pertanian dan perdagangan dengan transportasi massal yang efisien. Selama ini, distribusi hasil panen petani atau barang dagangan sering terkendala oleh keterbatasan sarana angkutan, terutama di jalur darat yang rawan macet.  Dengan adanya gerbong khusus ini, hasil pertanian bisa langsung dikirim dalam jumlah besar menggunakan kereta yang terjadwal.  Alurnya jadi lebih pasti, kualitas produk tetap terjaga karena perjalanan lebih cepat, dan rantai pasok dari produsen hingga konsumen jadi lebih lancar. b. Mengurangi biaya logistik karena angkutan barang dan penumpang bisa dilakukan bersamaan. Umumnya, petani atau pedagang harus menyewa truk untuk membawa barang sekaligus menempuh perjalanan sendiri. Itu artinya ada biaya ganda.  Dengan kereta ini, mereka bisa bepergian sambil membawa dagangannya dalam satu moda transportasi, sehingga lebih hemat biaya.  Selain itu, biaya operasional logistik skala besar juga bisa ditekan karena distribusi barang melalui jalur rel relatif lebih murah dibandingkan jalur darat. c. Meningkatkan peluang usaha petani dan pedagang berkat akses distribusi yang lebih cepat. Barang dagangan seperti sayur, buah, hingga hasil bumi lain sangat bergantung pada kecepatan distribusi.  Semakin cepat barang sampai ke pasar, semakin tinggi pula nilai jualnya karena kondisi tetap segar.  Dengan transportasi ini, pedagang bisa memperluas pasar mereka ke daerah lain yang sebelumnya sulit dijangkau. Hasilnya, peluang usaha semakin terbuka, margin keuntungan pun lebih besar. d. Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektivitas antar wilayah yang lebih baik. Konektivitas antar wilayah adalah kunci pertumbuhan ekonomi.  Kereta khusus ini bisa menghubungkan sentra pertanian dengan pasar-pasar besar di kota, bahkan bisa menjadi jalur ekspor ke pelabuhan jika dikembangkan. 

SELENGKAPNYA