Update Terbaru PPh 21 2024 dengan Contoh serta Simulasi Perhitungan Tarif Efektif

pph 21 2024

I. Pendahuluan

PPh Pasal 21 ini bisa dibilang “pajak penghasilan” bagi para pekerja. 

Intinya, setiap kali kita menerima gaji, upah, honorarium, tunjangan, atau pembayaran lain yang terkait dengan pekerjaan kita, pemerintah akan memungut sebagian dari penghasilan tersebut dalam bentuk pajak

Nah, ini merupakan salah satu cara pemerintah mengumpulkan pemasukan secara langsung dari kita sebagai wajib pajak orang pribadi.

Tarif PPh 21 ini kemungkinan akan mengalami perubahan di tahun 2024. 

Pembaruan tarif ini sangat penting untuk diperhatikan, baik bagi kita sebagai pekerja maupun bagi perusahaan. 

Tarif yang baru nantinya akan menentukan berapa besar pajak yang harus kita bayar dari penghasilan kita. 

Tentunya, ini akan berdampak langsung pada berapa besar penghasilan bersih yang akan kita terima setelah dipotong pajak.

II. Apa Itu PPh Pasal 21?

PPh Pasal 21 adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak orang pribadi dalam negeri sehubungan dengan pekerjaan atau jasa yang dilakukan. 

Tujuan dari PPh Pasal 21 adalah untuk menghimpun dana bagi pemerintah guna membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. 

Dilansir dari Glints, pajak ini juga berfungsi sebagai instrumen untuk mengatur distribusi pendapatan melalui sistem perpajakan yang progresif, di mana tarif pajak meningkat sesuai dengan peningkatan penghasilan.

Siapa Saja yang Kena PPh Pasal 21?

Nah, PPh Pasal 21 ini dikenakan kepada berbagai jenis pekerja menurut IndoPajak, seperti:

1. Karyawan Tetap

Ini untuk yang bekerja di suatu perusahaan atau organisasi dengan status pegawai tetap dan menerima gaji secara rutin.

2. Pegawai Tidak Tetap

Untuk yang bekerja tanpa adanya kepastian hubungan kerja jangka panjang dan menerima upah berdasarkan hari kerja, proyek, atau perjanjian kerja tertentu.

3. Penerima Honorarium dan Jasa

Ini untuk yang menerima pembayaran atas jasa yang kita berikan, seperti konsultan, pembicara, atau pekerja lepas.

4. Pensiunan

Untuk yang sudah pensiun dan menerima pembayaran pensiun dari mantan pemberi kerja atau dana pensiun.

III. Perubahan Tarif PPh Pasal 21 Tahun 2024

Mulai tahun 2024 nanti, kita akan menyaksikan beberapa perubahan penting dalam tarif PPh Pasal 21 yang ditetapkan oleh pemerintah. 

Perubahan ini mencakup penyesuaian tarif pajak berdasarkan tingkat penghasilan, yang bertujuan untuk mencerminkan kondisi ekonomi terkini dan tujuan kebijakan fiskal pemerintah. 

Misalnya, tarif untuk penghasilan rendah mungkin akan diturunkan untuk meringankan beban pajak bagi masyarakat berpenghasilan kecil.

Sementara tarif untuk penghasilan tinggi bisa meningkat agar kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar. 

Perubahan tarif PPh Pasal 21 tahun 2024 ini didasarkan pada undang-undang dan peraturan pemerintah yang baru diterbitkan seperti:

  1. UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP):
  2. UU No. 9 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP Perubahan)
  3. PP No. 54 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Pekerjaan, Usaha, Jasa, dan Kegiatan Lainnya:

IV. Tarif Efektif PPh 21 Tahun 2024

Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia menerapkan tarif baru untuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21. 

Tarif ini disusun berdasarkan kelompok penghasilan tahunan sebagai berikut:

1. Untuk penghasilan sampai dengan Rp50 juta per tahun, tarifnya adalah 5%. Tarif ini sama dengan tarif sebelumnya.

2. Untuk penghasilan antara Rp50 juta hingga Rp250 juta per tahun, tarifnya adalah 15%. Artinya, bagian penghasilan yang berada di rentang ini akan dikenakan pajak 15%. Tarif ini juga tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.

3. Untuk penghasilan antara Rp250 juta hingga Rp500 juta per tahun, tarifnya meningkat menjadi 25%. Jadi, bagian penghasilan di rentang ini akan dipajaki 25%. Sebelumnya, tarif untuk rentang penghasilan ini adalah 30%.

4. Untuk penghasilan di atas Rp500 juta per tahun, tarifnya menjadi 30%. Terjadi penurunan tarif di sini, karena sebelumnya penghasilan di atas Rp500 juta dikenakan tarif 35%.

V. Contoh Perhitungan PPh 21

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk menghitung PPh 21 berdasarkan tarif terbaru:

  1. Hitung Penghasilan Bruto: Jumlahkan seluruh penghasilan bruto selama satu tahun.
  2. Kurangi dengan Pengurang yang Diperbolehkan: Termasuk PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) dan pengurang lainnya.
  3. Hitung Penghasilan Kena Pajak (PKP): Penghasilan bruto dikurangi pengurang yang diperbolehkan.
  4. Terapkan Tarif Pajak: Terapkan tarif pajak yang sesuai berdasarkan rentang penghasilan kena pajak.
  5. Hitung Total PPh 21 Terutang: Jumlahkan pajak yang terutang berdasarkan masing-masing rentang penghasilan.

Studi Kasus

a) Karyawan dengan penghasilan tahunan Rp60 juta

  • Penghasilan Bruto: Rp60.000.000
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP): Misalnya Rp54.000.000 (untuk WP tanpa tanggungan)
  • Penghasilan Kena Pajak (PKP): Rp6.000.000
  • PPh 21 Terutang: 5% x Rp6.000.000 = Rp300.000

b) Karyawan dengan penghasilan tahunan Rp300 juta

  • Penghasilan Bruto: Rp300.000.000
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP): Misalnya Rp54.000.000
  • Penghasilan Kena Pajak (PKP): Rp246.000.000
  • PPh 21 Terutang:
  • 5% x Rp50.000.000 = Rp2.500.000
  • 15% x Rp196.000.000 = Rp29.400.000
  • Total PPh 21 = Rp31.900.000

c) Karyawan dengan penghasilan tahunan Rp600 juta

  • Penghasilan Bruto: Rp600.000.000
  • Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP): Misalnya Rp54.000.000
  • Penghasilan Kena Pajak (PKP): Rp546.000.000
  • PPh 21 Terutang:
  • 5% x Rp50.000.000 = Rp2.500.000
  • 15% x Rp200.000.000 = Rp30.000.000
  • 25% x Rp250.000.000 = Rp62.500.000
  • 30% x Rp46.000.000 = Rp13.800.000
  • Total PPh 21 = Rp108.800.000

VI. Dampak Perubahan Tarif

Dampak pada Karyawan

Dengan perubahan tarif, karyawan dengan penghasilan lebih tinggi akan mengalami penurunan beban pajak.

Khususnya pada penghasilan antara Rp250 juta hingga Rp500 juta dan di atas Rp500 juta. Ini dapat meningkatkan penghasilan bersih yang diterima karyawan.

Dampak pada Perusahaan

Bagi perusahaan, perubahan tarif ini berarti penyesuaian dalam sistem administrasi dan pemotongan pajak. 

Meskipun perubahan tarif mungkin menambah sedikit beban administratif, namun bisa diimbangi dengan peningkatan kepuasan karyawan.

Dampak pada Negara

Perubahan tarif ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pajak dan mengurangi penghindaran pajak.

Sehingga meskipun tarif pada rentang penghasilan tinggi diturunkan, penerimaan negara bisa tetap stabil atau bahkan meningkat dengan basis pajak yang lebih luas.

VII. Tips Mengelola PPh 21

Bagi karyawan maupun perusahaan, ada baiknya melakukan perencanaan pajak dengan lebih efektif. 

Caranya bisa dengan memaksimalkan pemanfaatan PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) dan pengurang pajak lainnya yang sah. 

Kalau perlu, kamu juga bisa konsultasi dengan konsultan pajak untuk mendapatkan perencanaan yang lebih optimal.

Jangan lupa untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas pajak yang tersedia, seperti PTKP untuk mengurangi beban pajak kita. 

Karyawan juga bisa memanfaatkan pengurang pajak lain yang sah, misalnya biaya pensiun, iuran jaminan sosial, dan pengurang lainnya.

VIII. Kesimpulan

Jadi, perubahan tarif PPh 21 tahun 2024 ini memperkenalkan beberapa penyesuaian yang cukup signifikan, terutama bagi mereka yang berpenghasilan tinggi. 

Tarif baru ini bertujuan untuk lebih adil dan juga mendorong kepatuhan pajak di masyarakat.

Penting bagi kita sebagai karyawan maupun bagi perusahaan untuk memahami dan mengikuti perubahan tarif PPh 21 ini dengan baik. 

Dengan pemahaman yang tepat, kita bisa merencanakan dan mengelola kewajiban pajak kita dengan lebih efisien. Jadi, jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti perubahan ini ya!

Bagikan:

Artikel Lainnya

bantuan modal usaha juni 2024

Cek Daftar Bantuan Modal Usaha Juni 2024 dan Persyaratannya Berikut

Bantuan Modal Usaha Juni 2024: Peluang untuk Pengembangan Ekonomi Umat Bulan Juni 2024 membawa kabar baik bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Pemerintah telah mengumumkan beberapa program bantuan modal usaha yang bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Program ini diharapkan dapat membantu UKM untuk bangkit dan berkembang, terutama setelah dampak ekonomi dari pandemi COVID-19. Bantuan Modal Usaha Juni 2024 FAQ tentang Bantuan Modal Usaha Juni 2024 Program bantuan modal usaha yang diluncurkan pada Juni 2024 ini memberikan peluang besar bagi pelaku UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya. Dengan memanfaatkan bantuan ini, diharapkan UKM dapat lebih berdaya saing dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

beda ceo dan direktur

Perbedaan Antara CEO dan Direktur pada Perusahaan dan Tinggi Mana Jabatannya

Pendahuluan Kepemimpinan memainkan peran yang sangat krusial dalam keberhasilan sebuah perusahaan.  Baik di perusahaan konvensional maupun startup, para pemimpin seperti CEO dan Direktur memiliki tanggung jawab yang berbeda namun sama-sama penting.  Memahami perbedaan antara CEO dan Direktur tidak hanya membantu dalam menentukan struktur organisasi yang efektif. Namun juga mempengaruhi operasional dan strategi bisnis. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan mendasar antara CEO dan Direktur, serta bagaimana peran-peran tersebut diterapkan dalam konteks perusahaan tradisional dan startup.  Definisi dan Peran CEO CEO, atau Chief Executive Officer, adalah eksekutif tertinggi dalam sebuah perusahaan yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasional dan kinerja perusahaan dikutip dari AlphaJWC.  Tugas utama seorang CEO meliputi pengambilan keputusan strategis, manajemen sumber daya perusahaan, dan pengawasan terhadap implementasi visi dan misi perusahaan.  Dalam hierarki perusahaan, CEO berada di puncak struktur organisasi, langsung bertanggung jawab kepada dewan direksi dan memiliki wewenang untuk membuat keputusan akhir.  Di perusahaan konvensional, peran CEO sering kali terfokus pada pengelolaan operasional yang stabil, pengembangan jangka panjang, dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat.  Sebagai contoh, seorang CEO di perusahaan manufaktur mungkin mengawasi proses produksi, memastikan efisiensi operasional, dan mengelola hubungan dengan pemasok dan pelanggan utama.  Sebaliknya, di startup, peran CEO cenderung lebih dinamis dan adaptif, mencakup tanggung jawab seperti mencari pendanaan, membangun budaya perusahaan yang inovatif, dan sering kali terlibat langsung dalam pengembangan produk.  Definisi dan Peran Direktur Direktur adalah individu yang memegang posisi eksekutif dalam perusahaan dan bertanggung jawab atas pengelolaan aspek tertentu dari operasional perusahaan.  Ada berbagai jenis direktur, termasuk Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Keuangan, dan Direktur Pemasaran, masing-masing dengan tanggung jawab spesifik.  Dalam struktur perusahaan, direktur biasanya berada di bawah CEO dan berperan dalam melaksanakan kebijakan strategis yang ditetapkan oleh CEO dan dewan direksi.  Peran direktur dalam perusahaan mencakup pengawasan departemen mereka, pengambilan keputusan taktis, dan memastikan bahwa tujuan jangka pendek dan jangka panjang tercapai.  Tugas utama seorang direktur bisa bervariasi tergantung pada bidangnya; misalnya, Direktur Operasional bertanggung jawab atas efisiensi proses bisnis sehari-hari. Sementara Direktur Keuangan mengelola anggaran, laporan keuangan, dan strategi investasi perusahaan.  Di departemen pemasaran, seorang direktur bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan strategi pemasaran, termasuk kampanye promosi dan analisis pasar.  Perbedaan Utama Antara CEO dan Direktur Perbedaan dalam tanggung jawab dan tugas antara seorang CEO dan seorang Direktur mencerminkan fokus kerja yang berbeda dalam struktur organisasi perusahaan dilansir dari HiveFive.  Sebagai pemimpin tertinggi, CEO bertanggung jawab atas arah strategis perusahaan secara keseluruhan, dengan fokus pada pengambilan keputusan strategis, pengembangan visi perusahaan, dan memastikan pertumbuhan jangka panjang.  Sebaliknya, Direktur, meskipun juga berkontribusi pada keputusan strategis, lebih terfokus pada pengelolaan operasional dan implementasi taktis dari kebijakan yang telah ditetapkan oleh CEO dan dewan direksi. Keputusan yang diambil oleh seorang CEO memiliki dampak yang lebih luas dan jangka panjang terhadap arah dan tujuan perusahaan secara keseluruhan.  CEO seringkali harus mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti tren pasar, persaingan, dan regulasi. Sementara Direktur cenderung berfokus pada pengelolaan aspek internal perusahaan dan memastikan efisiensi operasional dalam departemen yang mereka pimpin. Dalam hierarki dan struktur organisasi, CEO berada di puncak, diikuti oleh dewan direksi dan kemudian direktur-direktur departemen.  CEO biasanya berinteraksi secara langsung dengan dewan direksi untuk melaporkan kinerja perusahaan dan memperoleh persetujuan atas keputusan strategis besar.  Di sisi lain, direktur berinteraksi lebih langsung dengan tim mereka di departemen masing-masing, mengkoordinasikan tugas sehari-hari dan memastikan pencapaian tujuan departemen. Perbedaan dalam interaksi dan hierarki ini juga dapat dilihat dalam struktur organisasi perusahaan konvensional dan startup.  Perusahaan konvensional cenderung memiliki hierarki yang lebih jelas dan formal, dengan pembagian kerja yang terdefinisi dengan jelas antara berbagai tingkatan manajemen.  Di startup, struktur organisasi cenderung lebih datar dan fleksibel, dengan interaksi yang lebih langsung antara CEO, Direktur, dan anggota tim, serta kemampuan untuk merespons perubahan dengan cepat. Kesimpulan Perbedaan antara CEO dan Direktur sangatlah penting untuk dipahami bagi kelangsungan dan kesuksesan sebuah perusahaan.  CEO bertanggung jawab atas strategi jangka panjang dan kinerja keseluruhan perusahaan, sementara Direktur lebih fokus pada pengawasan dan kepatuhan.  Memilih individu yang tepat untuk kedua peran ini krusial, karena mereka akan memengaruhi arah dan kesehatan organisasi secara keseluruhan.  Oleh karena itu, pengertian mendalam tentang peran dan tanggung jawab masing-masing, serta kemampuan untuk memilih individu yang memiliki visi, keahlian, dan integritas yang sesuai, sangatlah penting bagi kesuksesan perusahaan.

pembagian shift kerja karyawan

Contoh Perseroan Terbatas Tertutup dan Perbedaannya dengan PT Terbuka

Dalam dunia bisnis, memahami jenis-jenis Perseroan Terbatas (PT) sangat penting, terutama perbedaan antara PT Terbuka dan PT Tertutup. Artikel ini akan membahas contoh perseroan terbatas tertutup, karakteristiknya, serta perbedaannya dengan PT Terbuka. Apa Itu Perseroan Terbatas Tertutup? PT Tertutup adalah jenis perseroan terbatas yang saham-sahamnya tidak diperjualbelikan secara umum di pasar saham. Saham PT Tertutup biasanya dimiliki oleh sekelompok kecil pemegang saham, yang bisa termasuk pendiri, keluarga, atau sekelompok individu tertentu. Contoh dari PT Tertutup yang terkenal di Indonesia termasuk Djarum Group, Mayapada Group, dan Sinar Mas Group . Perbedaan PT Terbuka dan PT Tertutup Menurut ProLegal dan Riviera Publishing, berikut adalah perbedaan utama antara PT Terbuka dan PT Tertutup: Karakteristik Perseroan Terbatas Tertutup Manfaat Memiliki PT Tertutup FAQ tentang Perseroan Terbatas Tertutup Dengan memahami perbedaan antara PT Tertutup dan PT Terbuka serta contoh-contohnya, pemilik bisnis dapat membuat keputusan yang lebih tepat mengenai struktur perusahaan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka.

cek nama cv

Cara Cek Nama CV: Panduan Lengkap dan Tips Legalitas

Memastikan legalitas sebuah perusahaan adalah langkah penting sebelum melakukan kerjasama atau transaksi bisnis. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan cek nama CV (Commanditaire Vennootschap) guna memastikan perusahaan tersebut terdaftar secara resmi dan memiliki legalitas yang jelas. Artikel ini akan membahas cara-cara untuk cek nama CV, tips penting, serta informasi tambahan yang relevan. Mengapa Penting untuk Cek Nama CV? Cek nama CV sangat penting untuk menghindari potensi penipuan dan memastikan bahwa perusahaan yang Anda ajak kerjasama beroperasi secara legal dan terpercaya. Dengan memastikan legalitas perusahaan, Anda dapat meminimalkan risiko dan memastikan bahwa semua transaksi dilakukan sesuai hukum. Cara Cek Nama CV Menurut artikel di izin.co.id, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk cek nama CV: Artikel di novandi.id juga menyebutkan bahwa Anda dapat memanfaatkan direktori bisnis atau basis data perusahaan yang menyediakan informasi tentang daftar nama CV yang telah terdaftar. Ini bisa menjadi sumber tambahan untuk memastikan legalitas sebuah CV. Tips untuk Cek Nama CV Mengutip dari artikel di izinkilat.id, berikut adalah beberapa tips untuk memastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat saat cek nama CV: FAQ tentang Cek Nama CV Dengan memahami cara cek nama CV dan memastikan legalitas perusahaan, Anda dapat melakukan transaksi bisnis dengan lebih aman dan terpercaya. Pastikan selalu melakukan pengecekan ini sebelum menjalin kerjasama untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Ada Pertanyaan Terkait Legalitas Bisnismu?

"*" indicates required fields

Gratis Ebook!

Legal Menjadi Pengaruh sudah bantu 1500+ pengusaha di seluruh Indonesia. Gabung sekarang dan rasakan kemudahan mendirikan PT, CV, dan legalitas lainnya!