Daftar Isi

Strategi Quick Wins Purbaya untuk Kejar Target Setoran Negara 2025

Strategi Quick Wins Purbaya untuk Kejar Target Setoran Negara 2025

Menjadi Pengaruh – Pemerintah menargetkan penerimaan negara di tahun 2025 bisa naik dari tahun sebelumnya. Menteri Keuangan Purbaya menyampaikan bahwa langkah cepat perlu dilakukan agar target tersebut tercapai dengan quick wins.

“Untuk memperbaiki performa penerimaan negara termasuk penerimaan pajak yang belakangan masih terkontraksi,” kata Purbaya saat konferensi pers APBN edisi September 2025, dikutip Jumat (26/9/2025).

Untuk itu, Purbaya menyiapkan serangkaian program quick wins yang diharapkan mampu memberi hasil nyata dalam waktu dekat.

Lima Program Quick Wins Purbaya untuk Kenaikan Penerimaan Pajak

Untuk mencapai target penerimaan, Purbaya merumuskan lima program quick wins yang berfokus pada hasil nyata dalam jangka pendek:

1. Stimulus Ekonomi (Paket 8+4+5)

Langkah pertama yang dicanangkan Purbaya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi melalui paket stimulus yang dikenal dengan formula 8+4+5. 

Inti dari kebijakan ini adalah memperbesar aktivitas ekonomi nasional, sehingga penerimaan negara bertambah secara alami tanpa harus menaikkan tarif pajak yang sudah ada.

Dalam penjelasannya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin menambah beban masyarakat atau dunia usaha dengan kenaikan tarif. 

Sebaliknya, fokus diarahkan pada peningkatan volume transaksi dan kegiatan usaha. 

Dengan semakin banyaknya aktivitas ekonomi, maka basis pajak otomatis menjadi lebih luas.

2. Penagihan Tunggakan Pajak Besar 

Purbaya menyebut ada sekitar 200 wajib pajak besar yang hingga kini masih memiliki utang pajak dengan nilai fantastis, yakni Rp50–60 triliun.

Dengan status yang sudah inkrah, tunggakan tersebut seharusnya tidak lagi bisa diperdebatkan secara hukum. 

Artinya, pemerintah memiliki dasar yang kuat untuk melakukan penagihan langsung.

3. Penguatan Penegakan Hukum & Pertukaran Data 

Purbaya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak bisa bekerja sendirian dalam mengejar penerimaan negara.

Baca juga  Menteri UMKM Soroti Produk China Masuk Tanpa Izin

Karena itu, pemerintah memperkuat kerja sama dengan lembaga penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, KPK, hingga lembaga keuangan strategis seperti PPATK.

Dengan adanya pertukaran data antar lembaga, Kemenkeu akan lebih mudah mendeteksi aliran dana mencurigakan, termasuk upaya penyembunyian aset atau manipulasi laporan keuangan.

4. Perbaikan Core Tax System 

Sistem inti pajak ini sebelumnya sempat mengalami berbagai kendala teknis yang berdampak pada kelancaran layanan perpajakan.

Baik untuk wajib pajak maupun aparat pajak.

Purbaya menekankan pentingnya percepatan perbaikan agar sistem kembali optimal dalam waktu singkat. 

Ia bahkan menargetkan progres perbaikan bisa langsung terasa dalam 1 bulan ke depan.

5. Pemberantasan Rokok Ilegal

Quick win terakhir difokuskan pada pemberantasan peredaran rokok ilegal yang selama ini menjadi salah satu sumber kebocoran penerimaan cukai. 

Pemerintah menilai maraknya rokok tanpa pita cukai resmi, baik di pasar tradisional, marketplace, maupun jalur impor, telah merugikan negara triliunan rupiah setiap tahunnya.

Purbaya menegaskan langkah tegas akan diambil, mulai dari mengumpulkan penyedia marketplace agar segera melarang penjualan rokok ilegal, hingga menindak jalur impor yang kerap digunakan untuk memasukkan produk tanpa izin.

“Siapa pun yang terlibat … akan kami sikat habis,” tegas Purbaya.

Tantangan Implementasi Quick Wins Purbaya

Meski lima program quick wins yang dicanangkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terdengar menjanjikan, pelaksanaannya tidak bisa dianggap mudah. 

Ada sejumlah tantangan krusial yang perlu dihadapi pemerintah agar program ini benar-benar menghasilkan dampak nyata terhadap penerimaan negara.

1. Koordinasi lintas lembaga
Penegakan hukum di sektor perpajakan tidak bisa hanya dilakukan oleh Kementerian Keuangan. 

Sinergi dengan Polri, Kejaksaan, KPK, hingga PPATK menjadi kunci. 

Tanpa koordinasi yang solid, potensi data yang tidak terintegrasi atau perbedaan langkah antar lembaga bisa memperlambat implementasi.

Baca juga  Bandung Dikunjungi 6,5 Juta Wisatawan, Kuliner Paling Diminati

2. Perlawanan pelaku ilegal
Pemberantasan rokok ilegal bukan perkara sederhana. Pelaku kerap menggunakan modus distribusi baru, termasuk memanfaatkan platform digital dan jalur impor yang sulit diawasi. 

Jika tidak ada strategi pengawasan yang adaptif, kebocoran penerimaan negara dari cukai akan tetap sulit diberantas.

3. Ketahanan sistem digital
Perbaikan Core Tax System harus dipastikan tidak hanya bersifat tambal sulam. Sistem ini memegang peranan vital dalam administrasi perpajakan. 

Jika perbaikan hanya jangka pendek, maka masalah teknis bisa muncul kembali dan berisiko mengganggu pelayanan, kepatuhan wajib pajak, hingga keakuratan pencatatan penerimaan negara.

Secara keseluruhan, keberhasilan quick wins tidak hanya bergantung pada ide kebijakan.

Tetapi juga pada eksekusi di lapangan, komitmen antar lembaga, serta ketahanan infrastruktur sistem yang mendukungnya.

Dampak terhadap Ekonomi

Apabila kelima program quick wins yang dicanangkan Menteri Keuangan Purbaya dapat dijalankan dengan baik, dampaknya tidak hanya dirasakan pada sisi penerimaan negara, ya!

Tetapi juga pada keseluruhan perekonomian nasional. Efek domino yang mungkin terjadi antara lain:

1. Meningkatkan basis pajak lewat pertumbuhan ekonomi
Dengan stimulus ekonomi, aktivitas usaha, konsumsi, dan investasi akan tumbuh. 

Peningkatan ini otomatis memperluas basis pajak sehingga penerimaan negara meningkat tanpa harus menaikkan tarif.

2. Menutup kebocoran penerimaan dari tunggakan pajak dan rokok ilegal
Penagihan tunggakan Rp50–60 triliun serta pemberantasan rokok ilegal dapat langsung menambah kas negara. 

Kedua langkah ini menutup celah penerimaan yang selama ini hilang akibat kelalaian atau pelanggaran hukum.

3. Mengurangi praktik penghindaran pajak lewat integrasi data dan penegakan hukum
Pertukaran data antar lembaga serta penegakan hukum yang konsisten akan menekan praktik penghindaran pajak. 

Transparansi yang lebih baik juga memberi sinyal keadilan bagi wajib pajak yang patuh.

Baca juga  Vivo & Shell Batal Beli BBM Impor Pertamina? Begini Kronologinya

4. Menambah kepercayaan pasar dan investor
Implementasi quick wins akan menunjukkan bahwa pemerintah serius memperbaiki tata kelola fiskal. 

Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan pasar, mendorong investasi, dan menjaga stabilitas ekonomi jangka menengah.

Secara keseluruhan, program quick wins bukan hanya instrumen fiskal jangka pendek, melainkan juga pondasi untuk membangun iklim ekonomi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Program quick wins Purbaya adalah langkah strategis untuk mempercepat penerimaan negara di 2025. 

Dengan fokus pada stimulus ekonomi, penagihan pajak besar, sampai pemberantasan rokok ilegal, pemerintah berharap target setoran negara dapat tercapai tanpa membebani masyarakat dengan tarif baru.

Namun, efektivitas program ini akan sangat ditentukan oleh kecepatan eksekusi dan respon kondisi ekonomi global.

Daftar Isi