Category: Legalitas

Menampilkan semua artikel pada kategori yang disesuaikan

5 Cara Jitu Pilih Virtual Office, Biar Bisnis Makin Manis

5 Cara Jitu Pilih Virtual Office, Biar Bisnis Makin Manis

Menjadi Pengaruh – Mau punya kantor online? Yuk simak ini 5 cara memilih virtual office yang pas untuk bisnis kamu. Virtual office atau kantor virtual menjadi salah satu tren terkini dalam dunia bisnis. Dalam era digital yang semakin maju, banyak perusahaan mulai beralih ke model bisnis yang lebih fleksibel. Mereka tidak lagi terikat pada kantor fisik konvensional. Konsep virtual office menawarkan solusi yang efisien, praktis, dan hemat biaya untuk menjalankan bisnis. Jika kamu penasaran tentang apa itu virtual office dan bagaimana hal itu dapat mendukung bisnis kamu, artikel ini akan mengupas tuntas topik tersebut. Langsung saja, ini dia tips 5 cara memilih virtual office agar bisnis kamu bisa berkembang. Baca Juga: Virtual Office, Jadi Tren Sejak Pandemi Apa Itu Virtual Office dan Keuntungannya? Virtual office merupakan konsep di mana perusahaan bisa memiliki alamat bisnis yang bergengsi tanpa harus menyewa atau memiliki ruang kantor fisik. Berikut beberapa keuntungan yang kamu dapatkan jika memiliki virtual office: 1. Kerja Jadi Lebih Fleksibel Kamu bisa lebih fleksibel dalam menjalankan bisnis di mana saja dan kapan saja. Selain itu, kamu juga bisa memantau penuh bisnis kamu apakah telah berjalan dengan benar atau belum. 2. Hemat Biaya Operasional Virtual office gak perlu menyewa kantor fisik sehingga kamu bisa menghemat biaya operasional seperti biaya sewa, utilitas, peralatan kantor, dan perawatan. Selain itu, gak ada biaya tambahan seperti perbaikan dan perawatan gedung yang biasanya terkait dengan kantor fisik. 3. Lebih Terlihat Profesional Kamu bisa memiliki alamat bisnis di gedung perkantoran terkenal di pusat kota tanpa harus benar-benar berada di sana. Misalnya, virtual office kamu berada di Jakarta. Padahal, kamu bisa menjalankan bisnis secara online di kota asal kamu di Polewali Mkamur, Sulawesi Barat. Perusahaan kamu akan lebih terlihat profesional oleh klien atau pelanggan kalau alamat yang tertera berada di Jakarta. Baca Juga: Cara Cepat Membuat NIB dan Pentingnya Buat bisnis kamu 5 Cara Memilih Virtual Office Memilih virtual office gak bisa sembarangan, ya! Ada beberapa aspek yang perlu kamu pertimbangkan. Berikut kami rangkun 5 cara memilih virtual office yang cocok untuk kemajuan bisnis kamu: 1. Pilihlah Lokasi yang Strategis Jangan pilih lokasi yang ada di gedung tua atau tempat yang nggak terlalu dikenal dan susah dicari. Dengan lokasi yang strategis dan terkenal, image perusahaan kamu  juga bakal makin naik. 2. Perhatikan Fasilitas yang Ditawarkan Waktu memilih kantor virtual, kamu  wajib perhatiin fasilitas yang ditawarin mulai dari ruang meeting di berbagai tempat, asisten eksekutif, transfer telepon, call center, internet, notifikasi telepon lewat email, terima paket ke alamat kantor virtual, dan lain-lain. 3. Sesuaikan Harga dengan Layanan yang Didapatkan Setiap penyedia jasa bakal nawarin fasilitas dan harga yang beda-beda, dari harga 4 juta sampe belasan juta tergantung paket dan layanannya. Perhatiin juga apakah harga yang ditawarin sesuai sama fasilitas yang kamu dapatkan, karena beberapa penyedia kantor virtual masih nambahin biaya yang beda-beda dari harga awal. 4. Apakah Ada Jasa Penunjang Bisnis Lain Kamu yang baru mulai berbisnis, ada banyak layanan yang bisa bantu perkembangan bisnis kamu, misalnya pengurusan legalitas bisnis atau layanan akuntansi berbasis cloud. Dengan playanan-layanan itu, kamu bisa hemat waktu dan biaya operasional sehingga kinerja bisnis kamu  jadi lebih efisien dalam banyak hal. 5. Bisa PKP atau Tidak? Langkah terakhir, kamu pastikan pilih kantor virtual yang udah daftar PKP (Perusahaan Kena Pajak). Kalo kamu ajukan PKP buat bisnis, kamu bakal dapat beberapa keuntungan seperti bisa ikut proyek pemerintah atau proyek besar dari instansi lain. Baca Juga: Buat Virtual Office Bersama Menjadi Pengaruh Jadi, itulah 5 cara memilih virtual office yang cocok untuk bisnis kamu faktor. Jadi tunggu apa lagi? Jangan ragu untuk memilih virtual office yang terbaik untuk kemajuan bisnis kamu. Semoga berhasil!

SELENGKAPNYA
Mudah! ini 5 Cara Cek Perusahaan Terdaftar di Kemenkumham

Mudah! ini 5 Cara Cek Perusahaan Terdaftar di Kemenkumham

Menjadi Pengaruh – Mau tahu cara cek perusahaan terdaftar di Kemenkumham bisnis kamu? Jangan khawatir deh, di sini kami bakal kasih panduan lengkap tentang cara mengetahi perusahaan sudah legal belum di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dengan langkah-langkah yang mudah ini, kamu bisa dengan cepat memastikan keabsahan dan legalitas perusahaan. Yuk, simak informasinya biar tahu caranya cek perusahaan terdaftar di Kemenkumham dan OJK dengan cepat dan mudah. Baca Juga: 4 Kewajiban Setelah Mendirikan Perusahaan Cara Cek Perusahaan Terdaftar di Kemenkumham Mengecek perusahaan sudah terdaftar di Kemenkumham sangat penting dilakukan untuk tahu apakah perusahaan kamu sudah sah secara hukum atau belum. Berikut langkah-langkahnya: 1. Cari Website Resmi Kemenkumham Langkah pertama, kunjungi aja website resmi Kemenekumham di Kemenkumhan.go.id. Biasanya, di situ ada menu atau fitur pencarian yang bisa dipake buat ngecek perusahaan atau badan hukum yang terdaftar di bawah Kemenkumham. 2. Cari Menu atau Fitur Pencarian Setelah masuk ke website Kemenkumham, cari deh menu atau fitur pencarian yang ada di sana. Biasanya ada pilihan buat ngecek perusahaan terdaftar atau sejenisnya. Pilih aja fitur yang cocok dengan apa yang mau kamu cek, seperti “Cek Perusahaan Terdaftar”. 3. Isi Data yang Diminta Pas akses fitur pencarian, mungkin bakal diminta buat isi data yang diperlukan. Biasanya, data yang diminta itu nama perusahaan atau nomor identitas perusahaan kayak NIB (Nomor Induk Berusaha) atau NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak). Pastikan buat masukin datanya dengan benar agar hasil pencarian jadi lebih akurat. 4. Mulai Pencarian Setelah isi data yang diminta, klik aja tombol “Cari” atau yang serupa buat mulai proses pencarian. Sistem bakal memproses data yang kamu kasih dan nampilin hasilnya kalau perusahaan itu terdaftar di Kemenkumham. 5. Cek Hasil Pencarian Hasil pencarian bakal nunjukin apakah perusahaan yang kamu cek itu terdaftar di Kemenkumham atau nggak. Kalau terdaftar, biasanya bakal kelihatan informasi kayak nama perusahaan, alamat, dan status kelegalan. Perhatiin baik-baik hasil pencariannya biar pasti informasinya akurat. Pengecekan kelegalan perusahaan di Kemenkumham itu penting banget, khususnya buat kerjasama bisnis, investasi, atau transaksi yang melibibatkan perusahaan tersebut. Baca Juga: Rekening Perusahaan: Definisi dan Manfaat Manfaat perusahaan kamu sudah legal Dengan memastikan bahwa perusahaan udah terdaftar dengan benar, kita bisa menjaga keamanan dan menghindari risiko penipuan yang mungkin ada. Karena pentingnya kelegalan perusahaan, kita sarankan buat selalu melakukan pengecekan secara berkala kalo kita terlibat dalam transaksi bisnis dengan perusahaan tertentu. Ini akan membantu memastikan bahwa perusahaan tersebut mematuhi aturan hukum yang berlaku dan memberikan kepercayaan lebih dalam kerjasama bisnis. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kita bisa dengan mudah ngecek perusahaan terdaftar di Kemenkumham. Tetap waspada dan periksa kelegalan suatu perusahaan sebelum melakukan kerjasama atau transaksi bisnis penting. Dengan begitu, kamu bisa menjaga keamanan dan kesuksesan bisnis dalam jangka panjang.

SELENGKAPNYA
Cara Cepat Membuat NIB dan Pentingnya buat bisnis kamu

Cara Cepat Membuat NIB dan Pentingnya Buat bisnis kamu

Menjadi Pengaruh – Kamu mau mengembangkan bisnis? Pastikan kamu tahu cara cepat membuat NIB (Nomor Induk Berusaha) yang penting untuk legalitas usahamu. Dalam artikel ini, kita akan bahas gimana sih caranya bikin NIB dan kenapa itu penting sekali untuk bisnismu.NIB bukan hanya sekadar tanda pengenal bisnis yang sah, tapi juga menjadi landasan legalitas yang harus dipenuhi. Namun, banyak yang belum tahu cara cepat membuat NIB. Bahkan, ada yang belum tahu apa fungsi NIB untuk bisnis. Jadi langsung saja, ini dia cara cepat membuat NIB dan alasan mengapa nomor ini sangat penting buat perkembangan bisnis kamu. Apa pentingnya NIB bagi bisnis? Sebelum kita masuk ke langkah-langkah bikin NIB, yuk kita kenalan dulu sama pentingnya NIB dalam legalitas usaha. NIB itu sebenarnya adalah nomor identifikasi resmi buat perusahaan yang terdaftar di Indonesia. Nah, ada beberapa alasan kenapa NIB itu penting banget, antara lain: 1. Bisnismu legal secara hukum: Dengan punya NIB, bisnismu jadi sah dan legal di mata hukum. Hal ini penting untuk menarik kepercayaan dari pelanggan, mitra bisnis, dan pihak-pihak terkait lainnya. 2. Lebih Mudah Urus Izin: Buat dapetin izin usaha dan perizinan lainnya, NIB biasanya jadi persyaratan utama. Nah, dengan punya NIB, proses pengajuan izin bisa jadi lebih cepat dan lebih gampang, deh! 3. Buka Rekening Bisnis: Bank biasanya minta NIB buat buka rekening bisnis. Nah, dengan punya rekening bisnis, kamu bisa pisahin duit pribadi sama duit bisnis. Plus, kamu juga bisa akses fasilitas perbankan yang penting buat urus keuangan bisnismu dengan lebih efisien 4. Bayar Pajak Jadi Lebih Lancar: NIB juga penting buat memastikan bisnismu terdaftar sebagai wajib pajak. Dengan NIB, kamu bisa urus nomor NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan memenuhi kewajiban perpajakan yang penting. Baca Juga: NIB: Definisi dan Manfaatnya Cara Cepat Membuat NIB Nah, sekarang kita udah tahu pentingnya NIB dalam legalitas usaha. Yuk, lanjut ke langkah-langkah atau cara membuat NIB untuk bisnismu. Langkah 1: Siapin Dokumen-dokumen yang Diperlukan Langkah pertama buat bikin NIB adalah menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Pastikan kamu punya KTP yang masih berlaku, akta pendirian perusahaan, surat izin usaha, surat domisili usaha, dan dokumen-dokumen lain yang relevan buat jenis bisnismu. Dengan begitu, proses pengajuan NIB bakal lebih cepat dan lebih lancar. Langkah 2: Gunakan Sistem OSS (Online Single Submission) Jaman sekarang, bikin NIB udah bisa dilakuin secara online lewat sistem OSS (Online Single Submission). Kamu tinggal akses situs web resmi OSS dan buat akun pengguna. Setelah itu, ikutin aja petunjuknya dan lengkapi formulir pendaftaran dengan informasi bisnismu yang lengkap dan akurat. Langkah 3: Tunggu Verifikasi dan Selesainya Proses Setelah kamu ngajukan permohonan NIB lewat OSS, kamu harus sabar nunggu proses verifikasinya. Biasanya, proses verifikasi butuh waktu beberapa hari. Pastikan kamu cek status pendaftaranmu secara reguler di akun OSS. Setelah proses verifikasi selesai, voila! Kamu bakal dapet NIB secara resmi! Langkah 4: Gunakan Layanan Jasa Pembuatan NIB dari Menjadi Pengaruh Kalau gak mau ambil pusing dan ribet, pakai saja layanan pembuatan NIB dari Menjadi Pengaruh. Prosesnya mudah, harganya ya murah, dong! Gimana caranya? Silahkan konsultasi kami dengan klik link di sini. Baca Juga: NIB: Definisi dan Manfaatnya Nah, sekarang kamu udah tahu cara bikin NIB yang penting banget buat bisnismu. Dengan punya NIB, bisnismu jadi lebih legit, lebih gampang urus izin, bisa buka rekening bisnis, dan lebih lancar urus pajak. Dengan mengikuti langkah-langkah bikin NIB ini, kamu bisa jalankan bisnismu secara legal dan siap meraih kesuksesan!***

SELENGKAPNYA
5 Perbedaan PT Perorangan dan Reguler, Mana yang Cocok

5 Perbedaan PT Perorangan dan Reguler, Mana yang Cocok?

Halo sobat Menjadi Pengaruh! Selamat datang di blog kami. Kali ini kita akan membahasa perbedaan PT Perorangan dan Reguler serta mana yang terbaik untuk bisnis kamu. Di dunia bisnis, seringkali kita dihadapkan pada pilihan antara PT Perorangan dan PT Reguler untuk membuat usaha kita menjadi legal. Apa sih perbedaan di antara keduanya? Dan mana yang sebaiknya dipilih untuk bisnismu? Nah, dalam artikel kali ini, kami akan menjelaskan perbedaan antara PT Perorangan dan PT Reguler. Baca Juga: Pendirian PT Perorangan Langsung saja, ini dia 5 perbedaan PT Perorangan dan Reguler dan tentukan mana yang cocok untuk usaha kamu: Perbedaan PT Perorangan dan Reguler Struktur Kepemilikan: Nah, bedanya yang pertama ada di struktur kepemilikan nih. Kalau PT Perorangan, kamu jadi satu-satunya bos di perusahaanmu. Kamu bisa nyetir bisnis sendirian dan tanggung jawabnya juga kamu yang nanggung. Sedangkan PT Reguler, ada beberapa pemilik saham yang punya porsi kepemilikan dan tanggung jawabnya juga dibagi-bagi sesuai porsi kepemilikan mereka. Pengambilan Keputusan: Kalo lagi di PT Perorangan, kamu bebas banget dalam pengambilan keputusan bisnis. Kamu bisa langsung nentuin apa yang harus dilakuin dan cepet tanggap dengan perubahan pasar. Gak perlu ribet-ribet konsultasi sama pemegang saham lainnya. Tapi, di PT Reguler, keputusan penting kayak ganti kebijakan atau investasi besar harus diputusin bersama-sama oleh semua pemegang saham. Tanggung Jawab dan Risiko: Kalau PT Perorangan, kamu sendiri yang tanggung jawab dan risikonya. Kalo ada masalah hukum atau keuangan, kamu yang harus hadepin dan bertanggung jawab secara pribadi. Tapi di PT Reguler, tanggung jawab dan risikonya dibagi-bagi sesuai dengan persentase kepemilikan masing-masing pemegang saham. Jadi, kamu bisa terlindung dan tanggung jawab pribadi kamu jadi lebih terbatas. Skalabilitas dan Pertumbuhan: PT Perorangan cocok banget buat bisnis yang masih kecil atau yang pengin jalanin usaha sendirian dengan kendali penuh. Tapi, kalo kamu punya rencana pengin bisnisnya berkembang besar dan mau melibatkan mitra atau investor, PT Reguler bisa jadi pilihan yang lebih oke. Di PT Reguler, kamu bisa berbagi beban kerja, sumber daya, dan jaringan bisnis dengan pemegang saham lainnya. Persyaratan Hukum dan Administrasi: Nah, yang terakhir, PT Perorangan biasanya punya persyaratan hukum dan administrasi yang lebih simpel dibanding PT Reguler. Pendirian PT Perorangan lebih cepat dan gak terlalu mahal, sedangkan PT Reguler butuh proses pendirian yang lebih kompleks dan melibatkan dokumen-dokumen formal serta persetujuan dari semua pemegang saham. Usaha yang Cocok untuk PT Perorangan Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pembuatan PT Perorangan untuk usaha kamu, dapat menghubungi kami di sini. Usaha yang Cocok untuk PT Reguler Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pembuatan PT Reguler untuk usaha kamu, dapat menghubungi kami di sini. Itulah tadi 5 perbedaan PT Perongan dan Reguler dan penjelasan singkat tentang mana legalitas yang cocok untuk usaha kamu. Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Perkumpulan: Syarat dan Prosedur Pendirian

Di Indonesia, ada banyak macam perkumpulan. Contohnya organisasi kemasyarakatan, partai politik, ikatan profesi, dan lain sebagainya. Yang harus kamu ketahui adalah ketika mendirikan badan usaha ini, apalagi yang berbadan hukum, ada syarat dan juga prosedur pendiriannya. Lalu bagaimana sih syarat dan prosedur pendiriannya? Simak penjelasannya berikut ini. Dasar Hukum Perkumpulan Untuk mendirikan badan usaha ini, apalagi yang berbadan hukum, proses pendiriannya tentu perlu mengikuti hukum berlaku. Ada 3 ketentuan yang mengatur tata cara atau prosedur pendiriannya yaitu: Syarat Pendirian Berikut ini adalah syarat-syarat pendiriannya di Indonesia, antara lain: Prosedur Pendirian Beberapa prosedur yang harus diikuti dalam proses pendirian badan usaha ini, antara lain: Itulah penjelasan mengenai syarat dan prosedur pendirian perkumpulan yang perlu kamu tahu. Kalau kamu masih bingung, ayo konsultasi dulu bersama tim ahli Menjadi Pengaruh. Klik di sini ya!

SELENGKAPNYA

Perkumpulan: Definisi dan Karakteristik

Beberapa badan hukum memiliki definisi, maksud, dan tujuannya masing-masing. Salah satu badan hukum yang menjadi daya tarik masyarakat adalah perkumpulan. Secara singkat, perkumpulan adalah badan hukum yang terdiri dari kumpulan orang untuk mewujudkan kesamaan maksud dan tujuan tertentu di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Namun, perkumpulan itu berbeda ya dengan yayasan. Untuk dapat melakukan kegiatan hukum keperdataan, badan hukum ini harus mendapatkan pengesahan badan hukum dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Simak penjelasan lebih lengkapnya berikut ini. Definisi Perkumpulan adalah bentuk organisasi masyarakat yang didirikan oleh kumpulan individu yang memiliki tujuan atau kepentingan bersama, dapat berbentuk badan hukum atau non-hukum. Biasanya memiliki susunan yang terdiri dari anggota, pengurus, serta kepengurusan yang bertanggung jawab dalam menjalankan kegiatan organisasi. Tujuan dari badan hukum ini biasanya dijelaskan dalam anggaran dasar yang menjadi pedoman dalam menjalankan kegiatan. Anggota-anggotanya biasanya memiliki kesamaan minat atau visi-misi tertentu yang menjadi dasar kebersamaan dalam berorganisasi. Badan hukum ini dapat memiliki berbagai macam tujuan, seperti kegiatan sosial, pendidikan, olahraga, seni, agama, atau profesi. Dalam praktiknya, perkumpulan bisa berperan sebagai sarana partisipasi aktif para anggota dalam kegiatan sosial, ekonomi, budaya, ataupun politik. Selain itu juga bisa menjadi wadah untuk memperjuangkan kepentingan bersama, memberikan manfaat bagi anggotanya, serta membangun hubungan dan kolaborasi dengan pihak lain. Namun, badan hukum ini juga memiliki keterbatasan, tantangan, dan kelemahan yang perlu dikelola dengan bijaksana untuk mencapai tujuan tersebut. Ciri-ciri perkumpulan Perkumpulan memiliki beberapa ciri yang menjadi karakteristik dasar dari bentuk organisasi ini, antara lain: 1. Adanya Tujuan Bersama Perkumpulan didirikan berdasarkan tujuan bersama yang ingin dicapai oleh para anggotanya. Tujuan ini diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga perkumpulan. Selain itu juga menjadi landasan bagi kegiatan dan program yang akan dilakukan. 2. Keanggotaan Terdiri dari anggota-anggota yang bergabung secara sukarela dan memiliki keanggotaan yang diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Anggota perkumpulan dapat memiliki hak dan kewajiban tertentu dalam mengelola perkumpulan. Mereka juga berhak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. 3. Kemandirian Perkumpulan adalah organisasi yang mandiri dan independen, dapat mengelola dan mengatur kegiatannya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang telah ditetapkan. Mereka dapat mengumpulkan dana dari anggotanya atau sumber lain untuk mendukung kegiatan dan program yang dijalankan. 4. Pengelolaan Demokratis Dalam badan hukum ini, keputusan diambil melalui musyawarah mufakat antara anggota atau melalui mekanisme pengambilan keputusan yang telah diatur dalam anggaran rumah tangga. Kepemimpinan dalam perkumpulan biasanya dipilih melalui pemilihan atau mekanisme lain yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 5. Tujuan Non-Profit Tidak memiliki tujuan untuk mencari keuntungan finansial, melainkan untuk melayani kepentingan anggotanya. Selain itu juga untuk mencapai tujuan sosial, keagamaan, budaya, atau lingkungan tertentu. Oleh karena itu, umumnya tidak menghasilkan keuntungan finansial yang dimiliki oleh individu atau kelompok tertentu. 6. Legalitas Perkumpulan harus memiliki dasar hukum yang jelas. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga harus sudah terdaftar pada kantor Pemerintah setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Legalitas ini memberikan perlindungan hukum bagi organisasi dan anggotanya dalam menjalankan kegiatan dan programnya. Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Pahami Bedanya Yayasan dan Perkumpulan

Pendirian organisasi nirlaba seperti perkumpulan atau yayasan sering menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melakukan kegiatan sosial atau amal. Yayasan dan perkumpulan sama-sama berbadan hukum, namun keduanya berbeda dalam beberapa aspek. Yayasan adalah badan hukum yang memiliki tujuan di bidang sosial, keagamaan, dan kemanusiaan. Sedangkan perkumpulan bisa berbadan hukum, bisa juga tidak. Lalu apa saja perbedaan keduanya? Simak penjelasannya berikut ini. Perbedaan Yayasan dan Perkumpulan Perbedaan antara yayasan dan perkumpulan terletak pada beberapa aspek, seperti berikut: Jumlah Pendirinya Yayasan dapat didirikan oleh satu orang atau lebih, sedangkan perkumpulan harus didirikan oleh dua orang atau lebih. Tujuan Organisasi Yayasan didirikan untuk mencapai tujuan sosial, keagamaan, atau kemanusiaan, sedangkan perkumpulan didirikan untuk mencapai tujuan bersama yang tidak bersifat komersial. Aturan Hukum Yayasan diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Sedangkan perkumpulan diatur dalam Staatsblad 1870 Nomor 64 tentang Perkumpulan-Perkumpulan Berbadan Hukum dan Buku III Bab IX Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Pengelolaan Keuangan Yayasan harus memiliki pengurus yang memiliki kewenangan untuk mengelola harta kekayaan yayasan dan wajib membuat laporan keuangan tahunan. Sedangkan perkumpulan tidak memiliki pengurus yang memiliki kewenangan untuk mengelola harta kekayaan perkumpulan. Pemilihan Pengurus Yayasan harus melakukan pemilihan pengurus melalui rapat yang dihadiri oleh semua anggota yayasan. Sedangkan perkumpulan dapat melakukan pemilihan pengurus dengan cara musyawarah atau voting. Selain perbedaan-perbedaan di atas, yayasan juga memiliki struktur yang lebih kompleks dibandingkan perkumpulan. Yayasan harus memiliki badan pengawas yang bertugas untuk mengawasi kegiatan yayasan dan menjamin pelaksanaan tugas yayasan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam hal tanggung jawab hukum, baik perkumpulan maupun yayasan memiliki tanggung jawab hukum yang sama. Keduanya harus mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku serta melaporkan kegiatan yang dilakukan secara berkala kepada Pemerintah setempat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa yayasan dan perkumpulan memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal pendiri, tujuan, aturan hukum, pengelolaan keuangan, dan pemilihan pengurus. Oleh karena itu, penting bagi calon pendiri organisasi nirlaba untuk mempertimbangkan jenis organisasi yang sesuai dengan tujuan dan kebutuhan Anda. Selain itu, Anda juga harus memahami perbedaan-perbedaan tersebut sebelum memutuskan untuk mendirikan perkumpulan atau yayasan. Ayo konsultasikan pendirian badan usaha Anda bersama Menjadi Pengaruh sekarang!

SELENGKAPNYA

Mengenal Apa Itu NPWP NE

NPWP Non Efektif (NPWP NE) adalah nomor pokok wajib pajak yang statusnya sudah tidak aktif. Apabila Anda belum mengetahui status NPWP saat ini, Anda dapat mengeceknya apakah saat ini NPWP Anda aktif atau tidak. Jika sudah tidak aktif dan Anda ingin bisa menggunakannya lagi, Anda perlu mengetahui bagaimana cara mengaktifkan NPWP Non Efektif tersebut. Simak penjelasannya berikut ini. Definisi NPWP NE Sebenarnya, kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) itu berlaku seumur hidup. Namun dalam beberapa kondisi, bisa menjadi nonaktif dan tidak bisa digunakan lagi. Hal tersebut bisa saja terjadi karena: NPWP bisa menjadi non aktif jika WP mengajukan permohonan kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk menonaktifkan NPWP-nya dan DJP mengabulkan permintaan tersebut. Selain itu, NPWP juga bisa dinonaktifkan oleh DJP ketika dinilai memenuhi syarat untuk dinonaktifkan. Maka, penting bagi WP untuk memastikan NPWP Anda tetap aktif dan memenuhi seluruh kewajiban perpajakan yang dikenakan pada Anda. Jika tidak, DJP bisa saja membekukan atau menonaktifkan NPWP tersebut dengan/tanpa pemberitahuan kepada WP. Ketentuan NPWP NE Sementara Sebuah NPWP bisa dinonaktifkan sementara jika dalam kondisi seperti berikut: Cara Mengetahui NPWP Aktif / Tidak Ada beberapa cara mengetahui NPWP aktif / tidak, yaitu: Cara Mengaktifkan NPWP NE NPWP non efektif masih bisa diaktifkan kembali dengan dua cara, yaitu secara daring atau datang langsung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Cara mengaktifkan NPWP NE secara daring : Cara mengaktifkan NPWP NE secara offline : Mengaktifkan NPWP ini hanya berlaku untuk NPWP yang berstatus non efektif (NPWP NE). Jika Anda pernah mengajukan penghapusan NPWP dan di kemudian hari tanpa diduga membutuhkan NPWP lagi, maka Anda harus membuat NPWP baru. Maka dari itu, jika Anda tidak sedang membutuhkan NPWP, sebaiknya jangan langsung dihapus. Cara yang paling aman, bisa mengajukan permohonan NPWP Non Efektif. Dengan begitu, NPWP tersebut hanya bersifat nonaktif sementara dan WP bisa mengajukan permohonan aktivasi kembali NPWP tersebut kapan saja. Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Virtual Office, Jadi Tren Sejak Pandemi

Mungkin ada membayangkan bahwa kantor virtual adalah sebuah kantor virtual reality (VR) yang bisa diakses melalui komputer. Tentu saja bukan! Pada dasarnya, virtual office adalah layanan yang memberikan pemilik bisnis semua fasilitas komersial, mulai dari alamat kantor, nomor telepon, layanan komunikasi dan administrasi, serta akses ruang rapat tanpa perlu ruang kantor fisik. Lalu bagaimana konsep virtual office yang sebenarnya? pengertian Virtual Office Virtual office adalah sebuah kantor virtual yang disewa pemilik bisnis sebagai ruang kerja yang berlokasi di dunia maya (internet). Dengan kata lain, para penyewa hanya memiliki alamat dari kantor tersebut, namun tidak dengan bentuk fisiknya. Jika kantor pada umumnya memiliki bangunan yang tetap dan luas, maka bentuk virtual office hanya sebuah ruangan kerja yang ditata agar terasa nyaman, tenang, dan menciptakan suasana baru. Kantor virtual memfasilitasi alamat fisik dan layanan sebuah perusahaan tanpa biaya sewa jangka panjang. Dengan adanya kantor virtual, maka masing-masing karyawan bisa bekerja dari mana saja tapi tetap memiliki alamat surat menyurat, layanan penjawab telepon, ruang rapat, dan juga konferensi video. Kantor virtual adalah solusi untuk para pebisnis yang bekerja dari rumah tetapi menginginkan alamat bisnis yang tampak lebih profesional untuk perusahaan mereka. Kehadiran kantor virtual memberikan pemilik bisnis seluruh manfaat kantor offline yang strategis tanpa harus menyewa kantor yang sebenarnya. Selain itu juga bermanfaat untuk meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. Manfaat Virtual Office Beberapa manfaat yang bisa Anda rasakan saat menyewa sebuah kantor virtual adalah sebagai berikut: Cara Kerja Kantor virtual sangat populer di kalangan pebisnis pemula atau startup yang ingin meminimalisir biaya operasional. Lalu, bagaimana cara kerjanya? Alamat kantor virtual berbentuk alamat daring. Meski tetap mencantumkan alamat fisik, para karyawan dan pelanggan akan bertukar informasi melalui surel, email, atau media komunikasi online lainnya. Komunikasi sesama pekerja dapat terjaga dengan adanya video conference yang bersifat fleksibel dalam hal waktu maupun tempat. Masing-masing karyawan yang berada di kantor virtual bisa mengakses ruang kerja tersebut secara bebas. Sehingga tercipta peluang untuk saling bersinergi antar karyawan dan kerjasama tim yang kompak. Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah tidak semua bisnis cocok menggunakan virtual office. Beberapa jenis bisnis lebih cocok menggunakan kantor konvensional. Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lebih lengkap terkait virtual office, hubungi kami sekarang juga. Klik di sini ya!

SELENGKAPNYA

Ketentuan Kompensasi Karyawan PKWT dan PKWTT

PKWT adalah jenis kontrak yang hanya bisa diberlakukan untuk pekerjaan yang berdasarkan jenis dan kegiatannya akan selesai dalam waktu tertentu. Sedangkan PKWTT adalah perjanjian yang diperuntukkan bagi karyawan tetap. Berdasarkan UU Cipta Kerja, para karyawan berstatus PKWT dan PKWTT memiliki beberapa keuntungan ketika mereka terkena PHK oleh perusahaan, salah satunya adalah mendapatkan kompensasi. Lalu bagaimana ketentuan kompensasi yang diterima keduanya? Kompensasi Karyawan PKWT Karyawan berstatus PKWT memiliki beberapa keuntungan ketika mereka terkena PHK oleh perusahaan. Mereka tetap akan mendapatkan kompensasi, namun kekurangannya adalah perusahaan memiliki keleluasaan yang lebih. Keleluasaan yang dimaksud adalah ketika perusahaan ingin memutuskan apakah ingin membuat status karyawan kontrak menjadi tetap. Selain itu, bisa saja perusahaan tidak mengingat masa kontrak kerja maksimal adalah 3 tahun. Namun hal tersebut diimbangi dengan kepastian bahwa mereka mendapatkan kompensasi apabila suatu saat mereka terkena PHK. Jadi, mereka mendapatkan perlindungan yang lebih dari negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 Pasal 15 Ayat (1), disebutkan bahwa pengusaha wajib memberikan uang pesangon kepada pekerja yang hubungan kerjanya berdasarkan PKWT. Uang tersebut diberikan pada pekerja yang masa kontraknya telah habis sehingga bisa digunakan sebagai uang pesangon untuk menyambung hidup. Besaran uang pesangon karyawan PKWT sebagai berikut: Kompensasi Karyawan PKWTT Sama halnya dengan PKWT, karyawan yang berstatus PKWTT juga akan mendapatkan pesangon ketika hubungan kerjanya telah berakhir akibat PHK. Hal tersebut diatur dalam UU Cipta Kerja Pasal 81 angka 44 yang menggantikan Pasal 156 ayat (1) UU Ketenagakerjaan. Pasal tersebut menyebutkan bahwa karyawan berstatus PKWTT berhak untuk mendapatkan uang pesangon dan/atau uang penghargaan masa kerja atau UPMK, dan juga uang penggantian hak atau UPH. Selain itu, Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 juga menegaskan bahwa jumlah besaran pesangon karyawan PKWTT berbeda-beda tergantung masa kerja dan juga alasan PHK-nya. Itulah penjelasan mengenai ketentuan kompensasi karyawan berstatus PKWT dan PKWTT. Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA