
Nomor EFIN Pajak Hilang? Tenang, Ini Cara Mendapatkannya Kembali
Beberapa waktu lalu, kami menerima panggilan dari seorang klien yang tampak cemas. Ia adalah pelaku usaha di bidang kuliner yang ingin segera melaporkan SPT Tahunan secara online. Namun, ketika mencoba masuk ke akun DJP Online, ia mendapati kendala: nomor EFIN-nya hilang. Situasi ini bukan masalah sepele. Sebab, EFIN (Electronic Filing Identification Number) berperan penting sebagai akses utama untuk menggunakan layanan perpajakan online dari Direktorat Jenderal Pajak. Tanpa EFIN, proses pelaporan pajak secara elektronik tidak bisa dilakukan. Dalam artikel ini, kami ingin berbagi informasi praktis tentang bagaimana kamu bisa mendapatkan kembali EFIN yang hilang dengan mudah. Apa Itu Nomor EFIN Pajak? Sebelum membahas solusinya, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu EFIN. Perbedaan EFIN Pribadi dan EFIN Badan Usaha Masih banyak yang belum mengetahui bahwa EFIN dibedakan menjadi dua jenis sesuai jenis wajib pajaknya: Berikut adalah tabel perbedaan lengkap antara EFIN Pribadi dan EFIN Badan Usaha: Aspek EFIN Pribadi EFIN Badan Usaha Pengertian Nomor identitas elektronik untuk wajib pajak orang pribadi Nomor identitas elektronik untuk wajib pajak badan usaha Fungsi Utama Untuk mengakses layanan pajak online, seperti e-Filing dan e-Form untuk pelaporan pajak pribadi Untuk mengakses layanan pajak online terkait kewajiban perpajakan badan usaha seperti pelaporan SPT Tahunan Badan Pemilik Wajib Pajak Orang Pribadi Wajib Pajak Badan Usaha (PT, CV, Firma, dll) Pemohon Orang pribadi yang memiliki NPWP Pengurus atau kuasa dari badan usaha yang memiliki NPWP Badan Dokumen yang Dibutuhkan – Fotokopi KTP– Fotokopi NPWP– Mengisi formulir permohonan EFIN – Fotokopi NPWP Badan– Fotokopi Akta Pendirian– Surat kuasa (jika dikuasakan)– KTP pengurus/kuasa– Formulir permohonan EFIN Badan Tempat Pengajuan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai domisili KPP tempat badan usaha terdaftar Format Nomor EFIN Deretan angka unik (biasanya 10 digit) Format sama seperti EFIN pribadi, tetapi tercatat sebagai milik badan Kegunaan Tambahan Bisa digunakan untuk mengelola pajak sebagai freelancer, karyawan, atau usaha pribadi Digunakan untuk pelaporan dan pembayaran pajak usaha, termasuk PPh Badan dan PPN Masalah yang Muncul Jika EFIN Hilang Kehilangan EFIN bisa menimbulkan sejumlah kendala yang cukup merepotkan. Terutama menjelang masa pelaporan pajak. Berikut beberapa masalah yang umum terjadi: 1. Tidak Bisa Login ke DJP Online EFIN diperlukan untuk mendaftar dan login ke akun DJP Online. Sehingga, kalau nomor ini hilang maka kamu tidak bisa mengakses layanan pajak online. 2. Gagal Melakukan Reset Password Saat lupa password akun DJP, sistem akan meminta nomor EFIN untuk proses reset. Jika EFIN juga hilang, maka kamu tidak dapat mengatur ulang kata sandi dan mengakses akun. 3. Tidak Menyimpan Salinan EFIN Banyak wajib pajak hanya menyimpan EFIN di email atau secarik kertas. Ketika file atau catatan tersebut hilang, proses pencarian kembali bisa menjadi sulit dan memakan waktu. Kami memahami bahwa situasi ini bisa membuat stres. Namun, jangan khawatir. Ada langkah-langkah yang dapat kamu tempuh untuk mendapatkan kembali EFIN secara cepat dan mudah. Baik secara online maupun offline. Cara Mengurus EFIN Pajak yang Hilang “Kalau saya kehilangan EFIN, harus mulai dari mana?” Tenang, proses mengatasinya tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut kami rangkum langkah-langkah praktis untuk mengurus EFIN pajak yang hilang, berdasarkan pengalaman langsung bersama klien-klien kami: A. Cek Email atau Bukti Lama Terlebih Dahulu Sebelum menghubungi kantor pajak, ada baiknya kamu melakukan pengecekan mandiri terlebih dahulu. Biasanya, saat EFIN pertama kali didaftarkan, kamu akan menerima email dari DJP. Silakan coba cari di kotak masuk atau arsip email kamu dengan kata kunci seperti: Ada beberapa kasus EFIN dari orang hanya tersimpan di folder spam dalam e-mail. Jadi, jangan lupa periksa semua folder di email. B. Hubungi KPP Terdekat Jika kamu tidak menemukan EFIN di email atau dokumen lama, langkah selanjutnya adalah menghubungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) sesuai domisili. Berikut tips dari kami: Gunakan fitur “Lokasi KPP” di situs resmi DJP untuk mencari kantor pajak berdasarkan wilayah tempat tinggal atau tempat usahamu. Pastikan kamu membawa atau menyiapkan dokumen berikut: Kami menyarankan untuk menghubungi KPP melalui telepon terlebih dahulu agar kamu tahu jadwal pelayanan atau prosedur terbaru yang berlaku. C. Kirim Permintaan Ulang via Email atau Live Chat DJP Jika kamu ingin mengurus secara online, DJP juga menyediakan alternatif lain, yaitu melalui email atau live chat. 1) Melalui Email Kirim permintaan pengajuan ulang EFIN ke alamat email resmi KPP tempat kamu terdaftar. Kamu bisa mencarinya di direktori kantor pajak di website DJP. Contoh format email permohonan EFIN: Subject: Permintaan Ulang EFIN – [Nama Lengkap] Yth. Petugas KPP [Nama KPP] Saya, [Nama Lengkap], dengan NPWP [Nomor NPWP], ingin mengajukan permintaan ulang EFIN karena data sebelumnya hilang. Saya lampirkan dokumen pendukung sebagai berikut: – Scan KTP – Scan NPWP – Foto selfie dengan KTP dan NPWP – Alamat email aktif Terima kasih atas bantuan dan perhatiannya. Hormat saya, [Nama Lengkap] 2) Melalui Live Chat DJP Kamu juga bisa memanfaatkan fitur Live Chat yang tersedia di website DJP (www.pajak.go.id). Fitur ini aktif di jam kerja dan bisa digunakan untuk bertanya atau mengajukan permintaan bantuan awal terkait EFIN. Tips dari kami: siapkan dulu dokumen dan data yang diperlukan agar prosesnya lebih cepat saat chatting dengan petugas. D. Gunakan Aplikasi M-Pajak (Jika Bisa Digunakan) Sebagai bagian dari transformasi digital, DJP telah meluncurkan aplikasi M-Pajak yang bisa kamu unduh melalui Google Play atau App Store. Beberapa fitur yang tersedia antara lain: Namun perlu dicatat. Fitur untuk permohonan EFIN di aplikasi ini masih terbatas dan terus dikembangkan. Meski begitu, tidak ada salahnya mencoba jika kamu ingin cara yang lebih cepat dan praktis. Tips Mencegah EFIN Hilang Lagi Kehilangan EFIN itu bisa bikin repot. Harus cari dokumen lama, email, bahkan sampai harus ke KPP. Maka dari itu, kami membagikan tips menjaga EFIN pajak agar kamu tidak perlu mengulang keribetan yang sama. Berikut cara menyimpan EFIN dengan aman: 1. Simpan di Password Manager Banyak pengusaha yang akhirnya menyadari bahwa menyimpan EFIN di password manager adalah solusi paling praktis dan aman. Password manager seperti LastPass, Bitwarden, atau 1Password bukan hanya berguna untuk menyimpan kata sandi. Tapi, juga bisa menyimpan data penting seperti EFIN, NPWP, hingga akun DJP Online. Kami sendiri menyarankan solusi ini terutama bagi pelaku usaha yang mengelola banyak akun dan dokumen legalitas. Selain terenkripsi, password manager juga bisa disinkronkan ke beberapa perangkat, jadi kamu tetap








