Daftar Isi

8 Cara AQUVIVA Kuasai Pasar Air Minum Kemasan, Bikin AQUA dan Le Minerale Goyah

8 Cara AQUVIVA Kuasai Pasar Air Minum Kemasan, Bikin AQUA dan Le Minerale Goyah

Kami melihat kemunculan AQUVIVA sebagai sesuatu yang menarik untuk dibahas. 

Merek ini berhasil menarik perhatian banyak orang.

Dalam waktu singkat dan mulai menyaingi dua pemain besar, yaitu AQUA dan Le Minerale. 

Menurut pengamatan kami, keberhasilan ini bukan karena faktor keberuntungan semata.

Strategi yang dirancang dengan baik dan dijalankan secara konsisten pun jadi faktor utama. 

AQUVIVA tampil beda dan berani.

Sehingga mereka bisa menciptakan ruang baru di pasar yang sebelumnya terlihat sudah penuh.

Di artikel ini, kami ingin mengulas cara-cara yang mereka lakukan.

Mulai dari cara membangun merek, menyebarkan produk, sampai strategi harga yang mereka gunakan. 

Ada delapan poin utama yang akan kami bahas sebagai kunci keberhasilan mereka dalam menarik perhatian pasar. 

Mari kita pelajari bersama bagaimana merek pendatang baru ini bisa membuat para pemain lama mulai gelisah.

Profil AQUVIVA: Air Mineral Inovatif dari Wings Food

1) Profil Perusahaan AQUVIVA

AQUVIVA merupakan salah satu produk air mineral dalam kemasan yang diproduksi oleh Wings Food, anak perusahaan dari Wings Group Indonesia. 

Dikenal sebagai salah satu pemain besar di industri FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Wings Group telah lama merambah berbagai sektor kebutuhan rumah tangga dan makanan-minuman.

AQUVIVA menjadi salah satu lini unggulannya di sektor minuman sehat.

Berbeda dari produk air mineral biasa, AQUVIVA membawa pendekatan yang lebih modern dan higienis. 

AQUVIVA diklaim sebagai air mineral pertama di Indonesia yang diproses melalui 7 Tahap Nano Purifikasi, teknologi mutakhir yang digunakan untuk menyaring dan memurnikan air dari berbagai partikel mikroskopis dan zat berbahaya sekaligus tetap mempertahankan kandungan mineral alaminya.

Teknologi ini membuat AQUVIVA memiliki cita rasa yang lebih ringan, segar, serta menjamin kualitas air yang higienis dan sehat bagi tubuh.

 Filosofi nama AQUVIVA sendiri berasal dari gabungan kata “Aqua” yang berarti air, dan “Viva” yang berarti hidup. 

Kombinasi ini melambangkan “air kehidupan” yang mendukung gaya hidup sehat dan aktif.

2) AQUVIVA Dinaungi oleh PT Apa?

AQUVIVA diproduksi oleh PT Tirta Alam Segar, salah satu anak perusahaan dari Wings Group yang fokus pada produksi minuman ringan dan air mineral. 

PT Tirta Alam Segar juga dikenal sebagai produsen dari berbagai merek minuman terkenal lainnya seperti Teh Rio, Power F, dan Floridina.

Wings Group sendiri adalah perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1948 dan awalnya dikenal sebagai produsen sabun dan deterjen. 

Seiring waktu, Wings berkembang menjadi konglomerasi besar yang menaungi beragam merek produk kebutuhan sehari-hari di Indonesia. 

Baca juga  Kenapa Indomaret dan Alfamart Berdekatan? Alasannya Marketing

Kepemilikan Wings Group bersifat keluarga dan dikenal cukup tertutup.

Namun, perusahaan ini telah menunjukkan konsistensinya dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi untuk pasar nasional dan internasional.

3) Lokasi Pabrik AQUVIVA

Pabrik AQUVIVA berada di bawah pengelolaan PT Tirta Alam Segar yang berlokasi di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

Lokasi ini menjadi pusat produksi utama untuk AQUVIVA dan beberapa produk minuman lainnya milik Wings Food.

Pabrik ini menggunakan standar manufaktur tinggi serta menerapkan sistem kontrol kualitas yang ketat untuk memastikan bahwa air mineral yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. 

Selain teknologi Nano Purifikasi, proses produksi AQUVIVA juga mematuhi berbagai sertifikasi seperti ISO 22000 untuk sistem manajemen keamanan pangan dan Halal dari MUI.

4) Harga AQUVIVA di Pasaran

Dibandingkan dengan merek air mineral ternama seperti AQUA dan Le Minerale, harga AQUVIVA terbilang lebih kompetitif. 

Ini menjadi salah satu kekuatan utamanya dalam menarik minat konsumen dari berbagai segmen.

Berikut ini adalah estimasi harga AQUVIVA di pasaran:

Jenis KemasanVolumeHarga Rata-Rata
Botol kecil330 mlRp 2.000 – Rp 2.500
Botol sedang600 mlRp 3.000 – Rp 3.500
Botol besar1500 mlRp 5.000 – Rp 6.000
Gelas240 mlRp 1.000 – Rp 1.200
Gallon19 literRp 15.000 – Rp 18.000

Harga tersebut bisa bervariasi tergantung pada lokasi penjualan, promosi toko, dan jenis saluran distribusi (ritel, grosir, atau e-commerce). 

Dengan harga yang lebih terjangkau namun kualitas premium, AQUVIVA mencoba mengisi celah di antara merek premium dan air mineral lokal.

Bedah 8 Strategi Bisnis AQUVIVA Wings Group

Strategi bisnis AQUVIVA dari Wings Group dalam memasuki pasar air minum dalam kemasan (AMDK) Indonesia dirancang secara komprehensif dengan beberapa pilar utama:

1) Diferensiasi Produk melalui Teknologi

AQUVIVA memilih untuk tampil beda. Mereka tidak sekadar menjual air mineral biasa, tapi menawarkan “air berteknologi tinggi”.

  • AQUVIVA diklaim sebagai air mineral pertama di Indonesia yang diolah dengan 7 tahap Nano Purifikasi.
  • Teknologi ini membantu menyaring zat-zat yang tidak berguna tapi tetap mempertahankan mineral alami yang penting bagi tubuh.

Hasilnya adalah air yang lebih murni, lebih bersih, dan dianggap lebih aman dikonsumsi setiap hari.

Selain itu, ada fitur tambahan di produknya:

  • pH air dijaga antara 7 hingga 8, yang mendekati pH alami tubuh manusia.
  • Ini membuat sensasi minumnya terasa lebih netral dan lebih sejuk di tenggorokan.
Baca juga  5 Strategi Marketing Tolak Angin Sampai Go Internasional 

Mengapa ini penting?

Pasar sudah mulai jenuh. Konsumen butuh alasan baru untuk berpindah merek. Teknologi pengolahan bisa jadi nilai jual yang membedakan AQUVIVA dari pemain lama.

2) Value Proposition yang Jelas

AQUVIVA punya pesan yang ingin mereka sampaikan dengan tegas: “Kami bukan air mineral biasa.”

Berbeda dari pemain lain yang fokus pada citra atau kemasan:

  • Le Minerale menonjolkan kemasan bebas BPA.
  • Aqua mengandalkan kepercayaan konsumen sebagai merek yang sudah lama dikenal.

AQUVIVA justru fokus pada nilai teknologi dan kemurnian air sebagai kekuatan utama. Artinya:

  • Mereka tidak menjual tren, tapi menjual fungsi dan kualitas air itu sendiri.
  • Ini menjadi strategi untuk membentuk persepsi jangka panjang sebagai produk yang “ilmiah” dan benar-benar bermanfaat untuk kesehatan.

3) Target Pasar Gen Z dan Konsumen Muda

Segmen anak muda jadi fokus utama AQUVIVA, terutama generasi Z yang:

  • Baru mulai bekerja
  • Mulai sadar akan pentingnya kesehatan
  • Aktif di media sosial dan suka mencoba hal baru

Strategi ini tidak dipilih sembarangan. Indonesia diprediksi akan mengalami bonus demografi pada 2045, di mana mayoritas penduduknya adalah usia produktif.

Langkah AQUVIVA antara lain:

  • Mendesain kemasan yang modern dan estetik, cocok dengan selera anak muda
  • Menggunakan pendekatan edukatif dan visual dalam promosi, bukan sekadar hard selling
  • Mengaitkan air minum dengan gaya hidup sehat dan produktif

Apa efeknya?

Target ini berpotensi menjadi konsumen loyal dalam jangka panjang karena mereka juga membeli gaya hidup sehat dan modern dari air mineral tersebut.

4) Strategi Harga Hybrid

Salah satu langkah cerdas AQUVIVA adalah memposisikan diri sebagai produk premium dengan harga kompetitif.

Contohnya:

  • AQUVIVA 250 ml dijual hanya Rp1.300, lebih murah dari Aqua dan Le Minerale di ukuran yang sama.

Dengan strategi ini, mereka bisa:

  • Menarik konsumen yang sensitif terhadap harga
  • Tapi tetap membangun citra sebagai air dengan teknologi canggih dan nilai tambah

Kombinasi antara persepsi premium dan harga yang ramah kantong. Cocok untuk pasar Indonesia yang masih didominasi oleh konsumen kelas menengah.

5) Kekuatan Distribusi Wings Group

Salah satu keunggulan Wings Group adalah jaringan distribusinya yang luas. Ini dimanfaatkan penuh oleh AQUVIVA.

Distribusi dilakukan secara masif dan cepat:

  • Sudah tersedia di warung tradisional
  • Akan segera merambah minimarket dan supermarket nasional

Keunggulan ini memberi efek domino:

  • Produk cepat dikenal masyarakat
  • Konsumen tidak kesulitan mencari produknya
  • Brand awareness terbentuk dengan cepat, bahkan di daerah terpencil

Banyak merek baru gagal bukan karena produk jelek, tapi karena sulit ditemukan. AQUVIVA menghindari jebakan ini sejak awal.

Baca juga  Kenapa BlackBerry Lenyap dari Pasar Smartphone? Ini Penyebabnya

6) Inovasi Kemasan dan Segmentasi Ukuran

AQUVIVA juga bermain di ranah yang jarang disentuh kompetitor: ukuran dan desain kemasan.

Inovasi mereka antara lain:

  • Botol 700 ml, lebih besar dari standar 600 ml
  • Botol 1.600 ml, lebih besar dari 1.500 ml

Keuntungan dari pendekatan ini:

  • Konsumen merasa mendapat “lebih banyak” dengan harga serupa
  • Cocok untuk konsumen aktif yang butuh hidrasi sepanjang hari

Dari sisi desain:

  • Kemasan diberi aksen warna kuning cerah
  • Warna ini dipilih untuk memberi kesan segar, ceria, dan energik

Hasilnya?

Di rak toko, AQUVIVA jadi lebih mencolok dan mudah dikenali. Visual branding yang kuat membantu menarik perhatian calon pembeli.

7) Komitmen terhadap Keberlanjutan

Kepedulian terhadap lingkungan juga jadi bagian dari strategi AQUVIVA.

Beberapa langkah yang diambil:

  • Bekerja sama dengan Plastic Pay melalui Reverse Vending Machine (RVM) dan dropbox daur ulang di wilayah Jabodetabek
  • Mengedukasi konsumen agar mengembalikan botol plastik bekas ke titik daur ulang
  • Menggunakan kemasan PET yang 100% dapat didaur ulang

Apa dampaknya?

Ini menambah nilai emosional dan sosial pada merek. Konsumen yang peduli lingkungan akan merasa lebih nyaman memilih AQUVIVA.

8) Edukasi dan Promosi yang Tepat Sasaran

AQUVIVA tidak hanya berpromosi, tapi juga mengedukasi. Ini dilakukan untuk menjembatani antara teknologi canggih dan pemahaman konsumen awam.

Strategi promosi mereka mencakup:

  • Penjelasan sederhana tentang manfaat 7 tahap Nano Purifikasi
  • Kampanye dengan gaya storytelling, bukan sekadar hard selling
  • Bundling produk AQUVIVA dengan produk Wings lainnya
  • Aktif di media sosial dengan konten visual dan edukatif

Apa tujuannya?

Membuat konsumen merasa “paham alasan membeli”, bukan hanya tertarik karena promosi. Ini memperkuat hubungan emosional antara merek dan pelanggan.

Kesimpulan

Keberhasilan AQUVIVA dalam menantang posisi pemain besar seperti AQUA dan Le Minerale menunjukkan bahwa inovasi dan strategi yang tepat bisa mengubah peta persaingan di pasar yang sudah lama dikuasai merek-merek besar. 

Lewat delapan strategi utama yang sudah dijalankan, AQUVIVA berhasil tampil beda dan menarik perhatian di pasar air minum dalam kemasan Indonesia.

Rahasia sukses AQUVIVA terletak pada kombinasi beberapa hal penting.

Mulai teknologi canggih dengan 7 tahap Nano Purifikasi, strategi pemasaran yang pintar dengan menempatkan diri sebagai produk premium namun tetap terjangkau, serta jaringan distribusi Wings Group yang sudah sangat kuat. 

Mereka juga fokus menyasar generasi muda, terutama Gen Z, yang dianggap punya potensi besar karena jumlahnya terus bertambah di Indonesia.

Ke depan, akan menarik untuk melihat bagaimana AQUVIVA menjaga laju pertumbuhannya dan apakah mereka bisa menjadi pemain utama di industri ini. 

Yang jelas, persaingan di dunia air minum dalam kemasan kini jadi lebih seru dan penuh ide-ide baru berkat kehadiran AQUVIVA.

Daftar Isi