Category: Digital Marketing

Menampilkan semua artikel pada kategori yang disesuaikan

Cara Riset Keyword Paling Jitu Buat Brand-mu

Riset Keyword penting banget diperhatiin saat bikin konten buat website-mu. Tapi, beberapa orang kesusahan buat lakuinnya. Emang sepenting apa sih keyword buat konten website-mu? Ternyata kemampuan riset keyword ini punya peran yang penting banget dalam pembuatan konten dan marketing digital, loh. Ini dikarenakan penggunaan keyword yang tepat bisa meningkatkan trafik website bisnismu. Tingginya pengunjung website ini yang bakal bantu penjualan dan omset bisnismu meningkat. Lalu, apa itu riset keyword? Apa fungsinya? Dan bagaimana cara riset keyword? Kita bakal bahas selengkapnya melalui ulasan di bawah ini! Apa itu Riset Keyword? Keyword adalah kata atau frasa yang pengguna internet atau user gunakan buat melakukan pencarian informasi secara online. Mesin pencari seperti google akan menggunakan keyword untuk menandai sebuah halaman website dan kemudian ditampilkan di halaman pertama hasil pencarian. Riset keyword sendiri adalah sebuah proses buat menentukan dan menganalisa kata kunci yang akan dimasukkan oleh user ke mesin pencari. Tujuan dari riset ini sebagai penerapan strategi SEO dalam memunculkan website-mu di peringkat teratas pencarian sehingga kamu mendapat traffic yang lebih banyak. Cara Riset Keyword Dalam melakukan riset,  ternyata gak semudah yang kita pikirkan. Ini terbukti masih banyak yang kesulitan buat lakuinnya. Dibawah ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk riset keyword buat website bisnismu. Sebelum kamu cari keyword, pertama kamu harus kenali dan petakan target pasar bisnsmu. Selanjutnya kamu perlu identifikasi niche topik yang berkaitan sama bisnismu. Setelah itu, buatlah daftar tentang topik yang relate sama bisnismu. Dalam memetakan target audiens, kamu bisa kelompokkan berdasarkan jenis kelamin, usia, minat, hal-hal yang diinginkan maupun dibicarakan audiens. Coba untuk menempatkan diri sebagai audiens buat memperkirakan topik apa yang mereka cari tentang bisnismu. Cara lain untuk kenali niche market bisnismu adalah dengan gabung di forum online seperti kaskus, kamu bisa temukan pertanyaan atau keluhan dari target pasar kamu. Setelah menemukan niche topik yang berkaitan sama bisnismu, kamu bisa mulai brainstorming untuk tentukan seed keyword. Seed keyword cenderung lebih spesifik daripada niche topik. Tapi, kamu gak perlu bingung buat tentuinnya. Kamu bisa pilih ide-ide terkait dengan topik dari website. Misalnya, kamu punya usaha jual produk perlengkapan barista. Kamu bisa gunakan seed keyword sepert ini : Seed keyword gak pelu berhubungan langsung dengan topik buat menargetkan optimasi mesin pencarian website-mu. Ini dikarenakan seed keyword hanya berfungsi sebagai seed atau cikal bakal dari langkah riset kata kunci. Keyword Research Tools bantu kamu untuk temukan kata kunci terkait dari seed keyword yang kamu masukkan. Alat bantu kata kunci ini ada yang tidak berbayar, ada juga yang berbayar. Contoh salah satu alat bantu yang gratis adalah Google Keyword Planner. Tanpa menggunakan iklan, fitur ini bisa dipakai namun angka hasil pencariannya dalam bentuk rata-rata. Alat lain yang gak kalah canggih buat kamu coba adalah ubersugest dan SEMrush. Kesimpulan Itulah cara-cara yang bisa kamu terapkan untuk memudahkan dalam riset keyword agar konten websitemu punya kata kunci yang efektif untuk bisa masuk ke halaman pertama mesin pencarian. Sehingga bisa bantu meningkatkan kunjungan ke website bisnismu dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan transaksi pembelian produk atau jasa yang kamu tawarkan. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

SELENGKAPNYA

Cara Mudah Bikin Rencana pemasaran Bisnis Pemula!

Rencana pemasaran atau marketing plan jadi landasan utama pebisnis buat mencapai target-target penjualan di masa depan. Tanpa rencana pemasaran yang matang, sebuah perusahan bakal sulit untuk mencai goals atau tujuan bisnisnya. Rencana pemasaran atau marketing plan ini biasaya terdiri dari beberapa unsur, salah satunya yaitu tindakan atau rencana apa aja yang dipilih oleh perusahaan untuk mencapai visi perusahaan. Lalu, bagaimana cara menyusun marketing plan yang baik untuk pebisnis pemula? Simak ulasannya di bawah ini, ya! Cara Menyusun Rencana Pemasaran/ Marketing Plan Dalam menyusun marketing plan, kamu harus tau unsur apa aja yang ada di dalamnya. Di bawah ini langkah-langkah sederhana untuk menyusun rencana pemasaran bisnismu. Pelanggan dan kompetitor jadi dua aspek penting yang harus kamu identifikasi dengan teliti sebagai pebisnis pemula. Sesuai dengan visi dan misi perusahaanmu, penyusunan rencana pemasaran bisa dimulai dengan tentukan target pasar dari bisnismu.  Kalo ngerasa sulit buat tentuin target pasar dengan cakupan yang luas, kamu bisa mengklasifikasikan target menurut demografi atau hal lain yang berhubungan dengan produk. Selanjutnya kamu harus cari tahu kelebihan dan kekurangan yang bisa kamu pelajari dari pesaing, dengan ini kamu juga bisa tentukan dengan jelas USP yang bisa kamu tawarin ke target pasar. Langkah selanjutnya, kamu bisa menyusun rencana pemasaran pake metode AIDA. Ada beberapa unsur yang kamu harus penuhi yaitu Awareness, Interest, Desire, dan Action. Tim marketing bisa maksimalin perencanaan sesuai 4 unsur itu. Lebih lengkapnya kamu bisa baca di sini. KPI digunakan untuk tau target capaian yang diinginkan. Kamu bisa diskusikan bagaimana perusahaan menentukan keberhasilan rencana pemasaran ini. Metrik ini harus bisa ukur berbagai elemen kampanye untuk tau apakah rencana berjalan dengan baik atau tidak. Misalnya, Target yang ditetapkan adalah 20.000 klik pada website bisnis dalam kurun waktu 1 bulan. Unsur lain yang perlu dipenuhi adalah perencanaan besarnya budget yang akan digunakan, sehingga rencana pemasaran bisa berjalan lancar sesuai dengan tujuan utama yakni menaikkan penjualan. Maka, baiknya tetapkanlah besar budget marketing yang sesuai sama kebutuhan. Pemasaran bisnis gak bisa dilakukan sendirian, dalam tim marketingmu baiknya ada beberapa anggota yang menanggung kewajiban masing-masing jobdesk yang ada. Dengan menyusun daftar PIC, bisa jadi solusi agar monitoring rencana pemasaran lebih mudah sehingga gak ada pekerjaan yang terlewat. Contoh Rencana Pemasaran Setelah tau tahapan membuat marketing plan, di bawah ini contoh dari marketing plan yang bisa kamu jadiin pelajaran. Kalo kamu adalah pengusaha yang baru merintis bisnis dan produk yang kamu jual belum banyak diketahui orang dan kemugkinan besar customer belum mengetahui informasi apapun tentang produkmu.  Maka marketing plan jadi solusi yang bisa dilakukan perusahaan untuk mengenalkan produk ke customer lewat strategi pemasaran yang berfokus pada brand awareness. Nah, marketing plan yang bisa kamu lakuin secara sederhananya dapat dilihat di bawah ini. Kesimpulan Itulan ulasan tentang cara membuat marketing plan beserta contoh yang bisa kamu pelajari untuk diterapkan di bisnismu. Kalo kamu masih bingung mau memakai strategi marketing apa yang akan digunakan untuk pasarkan produkmu, kamu bisa pakai jasa Konsultasi Menjadi Pengaruh. Menjadi pengaruh bisa bantu kamu tentukan strategi pemasaran yang efektif sesuai dengan goals bisnismu. Kamu bisa konsulitasi disini sekarang. Ikutin terus artikel tentang digital marketing lainnya di Menjadipengaruh.com ya!

SELENGKAPNYA

Sosmed vs Website: Efektif Mana Sih Buat Mulai Bisnis Rumahan?

Sosmed vs Website jadi dua platform yang banyak dipertimbangkan sama pebisnis buat tingkatin sales. Saat ini, hampir semua aktivitas manusia dilakukan mengikuti kemajuan arus teknologi. Jadi, semua arus informasi yang menunjang kehidupan hampir semuanya diakses melalui platform digital termasuk bisnis. Dua platform yang udah disebutin di atas punya keunggulan dan kelemahannya masing-masing, sehingga penting banget buat kalian paham perbedaan keduanya untuk tentukan mana yang terbaik buat bisnis rumahan-mu. Kebanyakan orang cenderung menggunakan platform sosial media untuk menjalankan bisnis rumahannya. Hal ini mayoritas dikarenakan masih banyak yang belum tau kelebihan dan kekurangan platform lain dalam pasarin bisnisnya, salah satunya yakni website. Namun, apakah sosial media aja cukup efektif untuk bisnis rumahan-mu? Atau bisnis rumahan perlu website juga? Yuk, simak lebih lanjut jawabannya di bawah ini. Antara sosmed vs website lebih efektif mana sih? Bangun Bisnis Pake Sosial Media Sosial Media awalnya cuma dipakai untuk media komunikasi dan bersosialisasi aja. Tapi seiring perkembangan zaman, sosial media juga dipake untuk platform jualan, loh. Gak heran, banyak akun bisnis yang muncul di media sosial, misalnya di instagram dan facebook. Lalu, apa sih yang bikin media sosial ini banyak dipakai sama pebisnis? Ini dia alasannya : Cukup dengan update aplikasi buat dapetin pembaruan sistem tanpa harus keluarin biaya maintenance platform. Kamu juga gak butuh waktu lama buat tau cara menggunakan platform sosial media, mulai dari mengatur akun hingga memposting yang hanya dilakukan dengan beberapa klik. Kamu bisa daftar dengan menggunakan identitas yang kamu mau, dan akun sudah bisa langsung digunakan. Semua fitur bebas biaya kecuali kamu mau melakukan iklan. Melakukan interaksi secara langsung dengan calon customer di sosial media mudah banget. Kamu bisa langsung balas pesan melalui direct message ataupun membalas pertanyaan lewat kolom komentar. Salah satu jangkauan yang bisa dinikmati lagi adalah jangkauan yang sangat luas sekali. Dengan jangkauan yang luas ini, kamu bisa manfaatin fitur hashtag buat mempersempit target pasar yang kamu mau. Selain gratis dan gampang dikelola, sosial media jadi tempat yang efektif dan sangat membantu pebisnis rumahan dan pemula untuk memasarkan produknya. Namun ternyata sosial media juga punya beberapa kelemahan yang perlu kamu ketahui juga nih. Dibawah ini adalah kelemahan dari platform sosial media. Dengan sosial media, kamu masih belum bisa mengubah tampilan akun sesuai dengan keinginan brand-mu. Salah satu cara yang bisa kamu lakuin adalah menyesuaikan desain konten bisnismu dengan karakteristik dari bisnis yang dikelola. Maksudnya adalah sosial media cuma bisa menjaring calon customer lewat konten aja. Jadi belum bisa menggunakan opsi lain seperti bikin email list dan yang lainnya. Pentingnya Website Buat Bisnis Pemula Setelah tau kekurangan sosial media buat bisnis, sebenarnya bisa diatasi dengan mudah sama website loh. Website kasih ruang yang fleksibel buat tampilin karakter bisnismu. Di halaman utama, kamu bisa terapin desain sesuai sama karakteristik brand-mu. Kamu juga bisa pilih komentar positif yang mau kamu tampilin di halaman testimonial. Website juga bisa digunakan untuk ngenalin bisnis ke target pasar, menampilkan katalog produk, nawarin pendaftaran buat jadi reseller, dan bikin format pemesanan. Semua komponen itu bisa dilakuin di satu platform dengan mudah. Selain itu, alasan lain yang bisa mendorong pebisnis perlu membangun website yakni : Bangun citra positif brand jadi hal yang penting banget buat bisnismu. Dengan website, pasti akan mempermudah aktifitas branding itu. Salah satu caranya bisa dengan mendeskripsikan brand-mu di halaman “Tentang Kami” atau dengan posting artikel tentang produkmu. Dengan website, kamu bisa melakukan promosi di banyak tempat. Mulai dari halaman pertama website hingga pada halaman katalog produk, loh. Kamu juga bisa menyesuaikan desain website dengan karakteristik atau citra bisnismu. Kamu bisa lakuin desain sesuai keinginan-mu tanpa ada batasan apapun. Website juga bisa kamu gunakan dengan memakai banyak halaman. Misalnya saja, halaman pertama perkenalan brand-mu, halaman kedua menampilkan katalog produk, dan lain lain. Banyak banget kan kelebihan website yang bisa bantu bisnismu dikenal dan naikin omset penjualan. Namun, disisi lain kamu juga harus tau kelemahan dari website, antara lain : Untuk membuat website, kamu perlu hosting dan domain yang mana membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Semua hal yang ada pada website harus dikerjakan sendiri, tiidak otomatis seperti media sosial. Mulai dari pemilihan desain, pengelolaan isinya, hingga pada keamanan dan kecepatan website. Penggunaan website tidak semudah penggunaan platform sosial media, sehingga perlu meluangkan waktu dan tenaga untuk mempelajari bagaimana cara penggunaan dan pengelolaannya. Sosmed vs Website, Lebih Efektif Mana Sih? Nah, kalo udah tau kelebihan dan kekurangan masing-masing platform. Sekarang, waktunya kamu tentukan platform mana sih yang paling efektif antara Sosmed vs Website untuk awali bisnis rumahan? Sebelum kamu memutuskan untu menggunakan sosial media atau website buat bisnismu. Penting buat mempertimbangkan tujuan bisnis, target audiens, dan sumber daya yang kamu punya. Idelanya kombinasi dari kedua platform ini bisa memberikan manfaat yang maksimal buat bisnis. Di bawah ini adalah pertimbangan buat bantu kamu membuat keputusan : Coba tentukan tujuan apa yang ingin kamu capai dengan kehadiran online bisnismu. Kalo fokus utamanya adalah membangun merek dan reputasi bisnis, website jadi pilihan terbaik dan memberikan kepercayaan serta kontrol yang lebih besar. Namun, kalo ingin fokus pada interaksi sosial, keterlibatan customer, dan promosi produk, maka sosial media bisa menjadi pilihan yang efektif. Coba pelajari dan kebiasaan audiens-mu. Kalo audiens utama lebih aktif di sosial media tertentu, maka fokuslah ke sosial media tersebut yang bakal kasih hasil yang lebih baik buat bisnismu. Namun, kalo target audiens lebih suka cari informasi lewat mesin pencari atau cenderung kunjungi website maka website akan lebih efektif buat bisnismu. Kesimpulan Jadi, kalo ditanya sosmed vs website, mana sih platform efektif untuk mengawali bisnis rumahan? Jawabannya adalah: Keduanya! Ya, opsi terbaik adalah dengan menggunakan keduanya, karena keduanya saling melengkapi. Sosial media mampu menutupi kekurangan website, dan website juga mampu menutupi kekurangan sosial media. Tapi, kalo kamu mau coba salah satu dulu gak ada salahnya kok! Penjelasan di atas bisa jadi pertimbangan untuk memulai bisnis rumahanmu. Baik website ataupun sosial media punya hal baik dan kurangnya masing-masing, jadi diantara kedua platform ini mana kira-kira cocok sama bisnismu? Kabar baiknya, sekarang kamu bisa dengan mudah bikin website bisnismu sendiri. Kamu bisa gunakan layanan di Menjadi pengaruh buat bantu bikin website terbaik buat kembangin bisnismu loh! Klik disini untuk konsultasi gratis!

SELENGKAPNYA

Cara Mudah Tentukan USP Buat Bisnismu!

USP atau Unique Selling Preposition adalah bagian dari strategi marketing yang bisa bikin produkmu punya nilai jual dan keunikan di mata customer. Keunikan ini bisa bantu brand atau produkmu bisa bersaing dengan kompetitor. USP yang kuat bisa membantu untuk implementasi strategi pemasaran dengan efektif dan optimal melalui branding, copywriting, dan keputusan lainnya Kalo kamu sudah menemukan USP yang tepat, maka customer bakal tertarik buat mencoba atau membeli produk yang dipasarkan. Kalo tidak, maka akan ada kemungkinan bahwa, produkmu tidak bisa atau gagal bersaing di pasar. Sederhananya, USP menjadi faktor pembeda merek di tengah ketatnya persaingan pasar. Selain itu, USP juga bisa mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dan memberikan hal yang berbeda dengan produk kompetitor. Lalu, kenapa USP itu penting dan gimana cara bikinnya sih? Yuk, simak ulasan ini sampai selesai, ya! Mengapa USP Penting? USP penting buat suatu brand atau produk karena dapat digunakan untuk menentukan posisi brand dalam pasar serta menjadi hal yang bisa menjawab terkait nilai produk ditawarkan dan menjadi solusi atas masalah yang dialami customer. USP yang kuat secara tidak langsung dapat menyampaikan pesan bahwa produk dapat memberikan manfaat  dan solusi atas permasalahan customer. Kalo customer mempunyai alasan buat beli suatu produk, mereka pasti akan terus kembali dan merekomendasikannya kepada orang lain. Oleh karena itu, USP punya peran yang penting sebagai alat untuk meyakinkan customer. Cara Tentukan USP Bisnismu Salah satu unsur penting waktu menentukan USP adalah gimana konsumen memandang barang produksi bisnismu. Selain itu, ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan sebelum menentukan strategi ini, yakni : 1. Mengetahui Pasar dan Customer Behavior Cara pertama dalam menentukan USP yakni  pahami target pasar dengan baik. Proses ini bisa dilakukan lewat riset demografis customer sampai perilaku mereka ketika menggunakan atau mengonsumsi sebuah produk. 2. Melihat Kekuatan dan Kelemahan Kompetitor Selanjutnya adalah dengan tahu siapa saja orang yang kamu anggap kompetitor. Artinya, kamu juga harus memahami dengan siapa produkmu bersaing. Di tahap kedua ini juga perlu dilakukan evaluasi pada produkmu sendiri lalu bandingkan dengan milik kompetitor. Hal ini bisa bantu kamu buat melihat kelebihan dan kekurangan serta apa aja yang perlu dimodifikasi ulang pada produkmu demi tingkatkan penjualan dan persaingan di pasar. 3. Menempatkan Diri Sebagai Konsumen Langkah terakhir sekaligus jadi yang paling penting yakni bagaimana kamu menempatkan diri sebagai sebagai customer. Lewat penerapan metode ini, kamu bisa semakin objektif buat memilih dan melihat barang baik buatan sendiri maupun milik kompetitor.  Kesimpulan Nah, itulah penjelasan lengkap tentang cara menentukan unique selling proposition pada bisnismu. Semoga artikel ini bermanfaat dalam menambah wawasanmu, ya! Kalo kamu bingung mau tingkatin performa bisnismu, kamu bisa konsultasi lewat layanan Menjadi Pengaruh, atau bisa langsung hubungi kontak disini. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

SELENGKAPNYA

Marketing Plan : Wajib Baca Buat Pebisnis Pemula!

Marketing plan adalah salah satu hal penting yang perlu kamu pelajari sebelum memulai bisnismu sendiri. Pemasaran yang sukses perlu dilakukan secara terstruktur agar lebih efektif dan memberikan keuntungan besar buat bisnismu. Tapi, masih banyak yang tertukar antara marketing plan sama marketing strategi. Apasih bedanya? Strategi marketing adalah penjelasan tentang target bisnis yang dimiliki suatu perusahaan dan erat kaitannya dengan nilai dan tujuan dari sebuah bisnis dijalankan. Sedangkan marketing plan adalah rencana pemasaran, singkatnya marketing plan adalah penerapan dari marketing strategi perusahaan yang terdiri dari banyak cara untuk mencapai target dalam sebuah bisnis. Nah, kalo kamu masih asing dengan istilah marketing pla, ikuti terus penjelasannya di bawah ini ya! Apa itu Marketing Plan? Marketing Plan atau rencana pemasaran adalah panduan yang menggambarkan upaya-upaya pemasaran suatu perusahaan yang disusun untuk mencapai tujuan atau target dalam periode tertentu. Rencana pemasaran ini berisi informasi penting guna mengubah pembeli potensial menjadi loyal customer. Pada dasarnya, prinsip dari rencana pemasaran sebuah bisnis semuanya sama namun selalu berbeda dalam penerapannya antara bisnis yang satu dengan yang lain. Bahkan dalam dua bisnis yang berbeda bidang pun tidak bisa memakai marketing plan yang sama. Penerapan rencana pemasaran ini harus sesuai sama kondisi bisnis masing-masing produk baik secara eksternal maupun internal. Baca Juga : Kenali Peran (USP) Unique Selling Preposition di Bisnis, Yuk! Pentingnya Marketing Plan Pada awal paragraf telah dijelaskan bahwa rencana pemasaran penting dipelajari dalam sebuah bisnis. Di bawah ini adalah beberapa hal yang bikin rencana pemasaran dianggap sangat penting. Bisnis bakal berjalan tanpa arah kalo gak dibuat perencanaan sejak awal. Rencana pemasaran akan sangat membantu bisnismu dalam menentukan tindakan apa yang harus dilakukan  secepatnya, mana yang bisa ditunda, dan langkah seperti apa yang harus dihindari. Evaluasi kerja sifatnya penting dalam suatu bisnis. Tujuannya adalah biar tindakan yang telah dilakukan dapat diukur keberhasilannya. Rencana pemasaran berguna sebagai target atau acuan ketika evaluasi dilakukan. Tantangan dan rintangan dalam sebuah bisnis selalu dijumpai. Nah, dalam menghadapi rintangan terkadang kita perlu melakukan perubahan rencana di tengah jalan. Adanya rencana pemasaran sangat membantu sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan langkah atau strategi berikutnya yang akan dilakukan. Kesimpulan Marketing plan merupakan aspek penting dalam menjalakan proses pemasaran. Dalam penerapannya, proses marketing membutuhkan rencana yang dapat dijadikan sebagai pegangan atau acuan untuk mengeksekusi strategi yang udah dibuat. Adanya rencana pemasaran, target dan tujuan perusahaan dapat dicapai dengan hasil yang maksimal dan terarah, loh. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

SELENGKAPNYA

Kenali Peran (USP) Unique Selling Preposition di Bisnis, Yuk!

Tau gak, kalo setiap bisnis punya Unique Selling Preposition (USP) yang dipake buat bedain bisnis kita dengan kompetitor. Lewat USP inilah yang bikin calon customer memilih bisnismu dibandingkan dengan yang lain, sehingga karena ini peran USP penting banget di setiap bisnis. Namun, banyak juga pebisnis yang belum kenal tentang Unique Selling Preposition sehingga salah buat terapin di bisnisnya. Misalnya Unique Selling Preposition disalahartikan dengan memberi diskon dalam jumlah besar, memberi gift secar cuma-Cuma, dan lain sebagainya. Buat tau lebih detail tentang USP, Menjadi Pengaruh sajikan penjelasan lengkap di bawah ini! Apa itu USP? Unique Selling Preposition adalah salah satu strategi yang dipake untuk membedakan produk dan layanan dari suatu bisnis dengan kompetitor. Unique Selling Preposition dinyatakan lewat banyak elemen tapi mayoritas dalam bentuk kata-kata. Biasanya Unique Selling Preposition memakai banyak diksi yang cenderung mencolok, mengalami repetisi, dan atraktif sehingga jadi bagian dari praktik main selling buat menarik perhatian audiens. Sederhananya, USP adalah ciri khas atau keunikan suatu produk yang bikin produk yang kita jual beda dari produk lain. Bisa dibilang USP adalah karakteristik dari produk yang membuat customer lebih mudah buat ingat dan jadi customer loyal kalo menikmati USP yang telah diberikan. Fungsi USP Fungsi dari Unique Selling Preposition dalam digital marketing adalah sebagai acuan pesan dalam konten marketing yang memunculkan keunikan produk yang ditawarkan. Adanya USP bisa bantu audiens buat memahami keunikan dan alasan mengapa produk yang kita tawarkan layak untuk dicoba. Selain itu, audiens jadi bisa bedakan konten dan produkmu dengan kompetitor, karena USP produkmu bisa jawab permasalahan mereka. Baca Juga : Call to Value : Yuk Pahami Artinya! Manfaat USP Selain digunakan sebagai acuan untuk membuat konten marketing, Unique Selling Preposition juga mempunyai banyak manfaat baik buat brand maupun perusahaan. Adapun manfaat dari penerapan Unique Selling Preposition antara lain : Kesimpulan Suatu produk bisa dikatakan sukses ketika bisa tawarkan sesuatu yang istimewa atau unik. Hal ini lebih bisa memberikan kepuasan pada pelanggan dibandingkan dengan produk serupa dari kompetitor. Adanya Unique Selling Preposition jadi cara yang efektif buat bikin bisnismu menonjol. Kalo kamu berhasil bikin Unique Selling Preposition dari produkmu, customer auto jadi loyal. Itulah penjelasan singkat dan padat dari pentignya peran Unique Selling Preposition dalam bisnis. Kira-kira, ada strategi marketing lain yang mau kamu pelajari lagi? Ikutin terus artikel dari Menjadipengeruh.com ya! Baca Juga : Digital Advertising : Ngiklan Jadi Gampang!

SELENGKAPNYA

Cara Mudah Setting Email Domain dengan Gmail di Android

Kamu bingung cara aktifkan Email Domain di Android? Jangan khawatir, artikel ini akan menjelaskan cara mudah buat aktifkan email terutama email perusahaan di hp Android. Dengan menambahkan email domain di gmail kamu bisa dapetin banyak manfaat, diantaranya yakni email yang masuk tidak akan dianggap SPAM, tampilan dari gmail jadi lebih mudah dan menarik, dan bisa lakuin pengecekan email setiap saat. Lalu, gimana sih cara mudah buat aktifin email domain atau email perusahaan di handphone Android melalui aplikasi gmail? Yuk, simak penjelasan di bawah ini ya! Cara Setting Email Domain di Gmail Android Itulah cara yang bisa kamu lakukan untuk setting email domain di aplikasi Gmail Android. Kalo kamu masih mengalami kesulitan, silahkan hubungi kontak CS Menjadi Pengaruh untuk dapatkan panduan lebih lanjut. Kalo kamu tertarik dengan topik tentang digital marketing lainnya, jangan lupa ikutin terus artikel Menjadi Pengaruh lainnya ya!

SELENGKAPNYA

Call to Value (CTV) : Yuk Pahami Artinya!

Call to Value (CTV) jarang didengar di dunia digital marketing dibandingkan dengan Call to Action (CTA). Padahal, CTV ataupun CTA sebenarnya sama-sama punya peran buat tarik perhatian sales leads dan mengarahkan mereka buat bikin keputusan. Pada umumnya CTV atau CTA berupa kalimat singkat yang berisi ajakan spesifik, misalnya mendaftar, mendownload, berlangganan, dll. Lalu, apa sih sebenarnya Call to Value itu? Apa bedanya dengan Call to Action dan bagaimana penerapannya? Simak artikel ini sampai habis, ya!   Call to Value atau CTV adalah kata-kata yang berisi value preposition, yakni nilai yang membuat suatu produk menjadi menarik, bernilai, dan bermanfaat buat customer. Tujuan dari Call to Value adalah untuk bangun kepercayaan customer (brand authority) pada brand dan meyakinkan mereka untuk beli produk yang dijual. Call to Value gak hanya minta target pasar buat lakuin aksi aja, tapi juga yakinkan bahwa mereka bakal dapat manfaat (customer value) setelah menggunakan produk atau jasa yang telah ditawarkan. CTV juga bisa menjawab pertanyaan mengapa customer harus melakukan tindakan di CTA (Call to Action). Contoh dari Call to Value (CTA) : Lalu, apakah CTV lebih baik daripada CTA? Jawabannya adalah tidak juga. Kalo ingin menggunakannya, kamu harus tau waktu-waktu yang tepat. Untuk menentukan, kapan menggunakan CTA atau CTV kamu harus memahami dulu website tempat kamu akan menyisipkannya. Kalo berupa Landing Page, CTV jadi pilihan yang tepat. Tetapi, di situasi lain seperti saat harus bantu audiens buat isi form, CTA lebih baik digunakan. Hal ini dikarenakan tombol “submit” atau “selesai” gak harus diganti dengan Call to Value. Justru dengan Call to Action yang singat, experience audiens akan lebih mudah dan nyaman. Kesimpulan Itulah penjelasan mengenai Call to Value dan perbedaannya dengan Call to Action dan bagaimana penerapannya. Singkatnya, penggunaan CTV dan CTA bergantung pada keputusan seorang marketer. Untuk memvalidasi keputusan, kamu bisa gunakan A/B testing. Degan begitu, kamu bisa tau pilihan mana yang lebih baik buat pengunjung situs web-mu. Kalo kamu bingung mau tingkatin performa bisnismu, kamu bisa konsultasi lewat layanan Menjadi Pengaruh, ya! Atau bisa langsung hubungi kontak disini. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

SELENGKAPNYA
Email Marketing

Jenis Email Marketing Ini Paling Cocok Buat Bisnis-mu

Jenis email marketing banyak banget di gunakan marketer untuk melakukan pemasaran berbasis email buat promosiin produk atau layanannya. Email marketing banyak berperan sebagai sarana promosi yang efektif ke target market. Cara ini bisa ningkatin brand authority dan brand image. Kondisi ini secara gak langsung bisa ningkatin customer experience, angka retensi pelanggan dan loyalitas pelanggan terhadap brand bisnismu. Nah, untuk bisa capai itu kamu perlu kenali jenis email marketing dibawah ini. Baca sampai selesai, ya! 1.     Welcome Email Welcome email berisi kalimat sambutan dan terimakasih yang dikirimkan ke customer setelah berlangganan email marketing. Biasanya, welcome email mencakup branding, visi-misi yang perusahaan tawarkan, dan pengenalan produk unggulan. Pengenalan ini bisa dari segi fitur utama, cara penggunaan, dan informasi relevan lainnya. 2.     Email Blast Jenis email ini bisa buat bantu ringankan pekerjaanmu dan bisa dongkrak pemasaran produk atau layanan bisnismu. Ini dikarenakan jenis email ini bisa mengirimkan emai ke semua kontak yang ada dalam satu waktu. Dengan begitu, kamu bisa hemat energy dan waktu buat kirimkan promosi. 3.     Newsletter Newsletter jadi jenis email yang paling favorit dan populer yang memiliki isi tentang promosi produk dan informasi terbaru dari perusahaan kepada customer. Informasi biasaya bersumber dari blog situs perusahaan yang mengacu pada konten marketing. Jenis email ini bisa pertahankan hubungan dengan customer dan tingkatkan traffic website atau blog. 4.     Email Follow Up Gak hanya lewat telepon atau sms, teknik follow up juga bisa dilakukan lewat email. Jenis email marketing ini cocok buat dikirimkan ke customer yang pernah beli produkmu. Email ini punya tujuan buat bangun koneksi dan tingkatin kepercayaan antara pebisnis dan calon customer. 5.     Email Katalog Katalog bisa dilakuin secara efisien pake email. Jenis email ini bisa memudahkan buat sampaikan product knowledge ke customer. Email ini pada dasarnya bersifat hard selling, jadi jangan ragu buat sertakan informasi tentang keunggulan produk sedetil mungkin. kesimpulan Itulah 6 jenis email terbaik yang bisa kamu coba buat maksimalin strategi marketing bisnismu. Kamu perlu perhatikan bahwa email marketing yang efektif sebaiknya dilakukan sesuai dengan kebutuhan, tidak terlalu sering dan tidak terlalu jarang. Kalo kamu berhasil pake salah satu jenis email di atas, dijamin rasio klik, angka konversi, dan sales bisa meningkat, loh. Kalo kamu bingung mau tingkatin performa bisnismu, kamu bisa konsultasi lewat layanan Menjadi Pengaruh, ya! Atau bisa langsung hubungi kontak disini. Buat kamu yang suka informasi seputar marketing, kamu bisa ikutin terus artikel dari Menjadi Pengaruh dan tunggu kelanjutan artikel lainnya! Jangan lupa share artikel ini ke partner bisnismu ya!

SELENGKAPNYA

Tips Pilih Influencer Tepat Buat Promosi Produk

Kamu tau gak kalo Indonesia jadi salah satu Negara berkembang yang punya pengguna sosial media terbanyak di dunia? Instagram, facebook, twitter dan sosial media lainnya bukan jadi hal yang asing. Banyaknya pengguna sosial media ini, banyak dipake perusahaan buat promosiin bisnisnya. Salah satu cara yang ampuh banget buat pasarin produk atau jasa di sosial media yakni menggunakan influencer. Lalu, apa sih influencer itu? Gimana caranya pilih influencer yang tepat buat promosiin produk? Simak penjelasannya di bawah ini, ya! Apa itu Influencer? Influencer adalah orang yang punya pengaruh dan kehadiran yang signifikan di media sosial maupun platform lainnya. Mereka punya kemampuan buat pengaruhi perilaku, preferensi, dan keputusan pembelian dari audiens mereka lewat konten yang dibagikan. Biasanya, influencer mempengaruhi audiens dengan cara membangun emosi dengan konten, sehingga audiensnya menganggap mereka sebagai inspirasi di bidang tertentu. Mayoritas influencer menggunakan media sosial buat bagiin pengalaman pribadi, menawarkan saran, rekomendasiin produk/layanan, atau sekedar berinteraksi sama audiens mereka. Mereka juga kadang bekerja sama dengan brand tertentu buat promosiin produk/layanan lewat konten yang disponsori. Tapi, penting juga buat dicatat bahwa jadi influencer bawa tanggung jawab sehingga harus selalu bersikap transparan dan jujur, ikutinatura dan komunitas platform, dan pertimbangkan dampak sosial dan etika dalam konten yang mereka bagikan. Di dunia digital marketing yang selalu berkembang, peran influencer makin penting buat bantu bangun kesadara merk, ningkatin keterlibatan audiens, dan mempengaruhi keputusan pembelian. Sehingga mereka dianggap punya pengaruh yang kuat terhadap audiens mereka. Biasanya yang disebut sebagai influencer ini bisa aktris, selebgram, youtuber, blogger, dan sebagainya yang dipilih berdasarkan popularitas, keahlian, maupun reputasinya. Tips Pilih Influencer yang Tepat Strategi marketing dengan menggunakan influencer punya pengaruh yang signifikan, jadi kamu jangan sampe salah pilih. Dibawah ini adalah tips pilih influencer buat promosiin bisnismu. Jumlah followers jadi hal yang paling penting dalam pilih influencer. Semakin banyak followers maka semakin banyak audiens yang akan lihat produk/layanan kamu. Kamu juga perlu perhatikan, followersya emang asli atau fiktif? Kalo followernya fiktif, tentu aja gak akan ngaruh buat promosiin produkmu. Pastiin kamu pilih influencer yang sesuai sama target audiensmu. Misalnya, followers influencer A adalah orang yang berusia 18-25 tahun. Nah, kalo cocok sama target audiensmu maka kamu bisa pertimbangkan influencer ini. Selain itu, kamu juga bisa cek minat audiensmu terhadap konten. Kalo audiensmu lebih suka konten video maka kamu juga harus cari influencer yang sering pake format video buat kontennya. Engagement adalah hubungan influencer  dengan followersnya. Buat liat engagement ini, caranya kamu lihat perbandingan jumlah likes dan komentar di setiap postingan yang dia update. Kalo influencer punya followers lebih dari satu juta tapi hanya dapat likes kurang dar 100 atau komentarnya Cuma dikit, maka kamu harus pertanyaan itu. Tips selanjutnya adalah keterkaitan brand. Maksudnya adalah pastikan influencer memiliki bidang yang sama dengan produk/layanan yang kamu jual. Caranya kamu bisa lihat isi konten yang sering di upload di 7 hari terakhir. Misalnya perusahaanmu bergerak di bidang kosmetik halal, maka kamu perlu cari influencer yang memakai hijab. Kamu juga perlu tau bran apa aja sih yang pernah kerjasama dengan influencer yang akan kamu pilih. Dari sini kamu bisa pastiin gak ada competitor bisnismu, kamu juga harus perhatikan feed pribadinya. Kalo feed pribadi terlalu banyak, bisa dianggep spam. Jadi penting banget buat cek lagi riwayat feed dari influencer. Kesimpulan Itulah tips yang harus kamu perhatikan saat memilih influencer buat strategi marketing bisnismu. Gimana, udah siap buat cari influencer yang sesuai sama brand-mu?  Biar kegiatan marketing bisnismu lebih maksimal lagi, kamu bisa dapatkan berbagai tips tentang dunia marketing dari Menjadi Pengaruh. Ikutin terus artikel selanjutnya, ya!

SELENGKAPNYA