Penjelasan dan Contoh Pelanggaran Hak Cipta Musik atau Lagu

pelanggaran hak cipta lagu atau musik

MenjadiPengaruh.com Hak cipta atas karya musik atau lagu merupakan hak eksklusif bagi pencipta atau pemegang hak cipta untuk menggandakan, menyebarluaskan, dan mengumumkan ciptaannya. 

Namun, fenomena pelanggaran hak cipta karya musik marak terjadi belakangan ini. Ada banyak cara yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan karya musik secara ilegal demi keuntungan pribadi. 

Tindakan seperti penggandaan dan penyebarluasan tanpa izin yang jelas merupakan contoh nyata dari pelanggaran hak cipta yang sering terjadi. 

Artikel ini akan membahas beberapa contoh kasus pelanggaran hak cipta musik atau lagu yang kerap ditemui sehingga dapat memberi pemahaman lebih jelas mengenai wujud pelanggaran dalam dunia musik.

Definisi dan Tugas Pj, Pjs, Plt dan Plh Lengkap

Apa Itu Hak Cipta Lagu?

Lagu sendiri secara arti adalah  karya musik dengan atau tanpa lirik yang memiliki unsur melodi, ritme, dan harmoni mengutip dari laman resmi Kemenparekraf.

Pemberian hak cipta memberi wewenang kepada pencipta lagu untuk mengatur pembuatan salinan lagu serta melarang pihak lain memproduksi ulang tanpa izin.

Hak cipta lagu bisa mencakup hak moral dan hak ekonomi. Hak moral memberi kewenangan kepada pencipta untuk dicantumkan namanya serta melarang perubahan maupun penggunaan lagu yang merendahkan karyanya. 

Sementara itu, hak ekonomi yaitu hak untuk memperbanyak, menerbitkan, mempertunjukkan, menyewakan, serta menyiarkan lagu tersebut di muka umum baik secara fisik maupun digital.

Perlindungan hak cipta lagu berlaku seumur hidup pencipta dan berlanjut hingga 70 tahun setelah Ia meninggal dunia. 

Baca juga  Baca A Wonderful New World Chapter 239 Bahasa Indonesia dan RAW Scan

Aturan ini bertujuan agar pencipta dan ahli warisnya dapat menikmati manfaat ekonomi dari ciptaan lagu tersebut.

SBU dan NIB Apakah Sama? Berikut Penjelasan, Cara, dan Biaya

Apa Saja Contoh Hak Cipta Lagu?

Dilansir dari Tunecore, di Indonesia Hak Cipta Lagu diatur oleh Undang-Undang Hak Cipta Nomor 28 Tahun 2014. 

Contoh hak cipta lagu melibatkan karya asli, seperti “Indonesia Raya” oleh Wage Rudolf Supratman, “Satu Nusa Satu Bangsa” oleh L. Manik, dan “Kebangsaanku” oleh Ismail Marzuki. Selain itu, hak cipta juga melibatkan lagu yang diaransemen ulang, seperti “Lagu Syantik” yang diaransemen ulang oleh Gen Halilintar atau “Kekasih Terhebat” yang diaransemen ulang oleh Anji. 

Lagu-lagu yang dinyanyikan ulang, seperti versi Iwan Fals dari “Lagu Kebangsaanku,” Tasya Kamila yang menyanyikan ulang “Kekasih Terhebat,” dan Adele yang menyanyikan ulang “Someone Like You,” juga termasuk dalam cakupan hak cipta.

Contoh Pelanggaran Hak Cipta Lagu

Berikut adalah beberapa contoh pelanggaran hak cipta lagu yang pernah  terjadi di Indonesia:

Pada tahun 2021, Gen Halilintar dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran hak cipta terhadap lagu berjudul “Lagu Syantik”. Mereka merekam ulang lagu tersebut dengan mengubah lirik tanpa izin dari PT Nagaswara Publisherindo, pemegang hak cipta asli. Tindakan ini melibatkan pembuatan video yang diunggah di akun YouTube Gen Halilintar. Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan sanksi berupa pembayaran ganti rugi sebesar Rp 300 juta.

Pada tahun 2022, lagu “Aku Papua” diduga dinyanyikan tanpa izin dalam pembukaan PON XX Papua. Hal ini dianggap sebagai pelanggaran hak cipta karena izin tidak diperoleh dari Harwantiningrum, istri mendiang Franky, yang merupakan ahli waris dari seluruh karya cipta almarhum suaminya. Perbuatan ini dianggap melanggar hak cipta yang masih berlaku.

Baca juga  Cara Mendapatkan BPUM Gratis 2024 untuk UMKM

Pada tahun 2023, lagu “Tak Ada Logika” karya Dewi Sandra diunggah dan digunakan dalam konten aplikasi Likee tanpa mencantumkan nama Dewi Sandra sebagai pencipta lagu. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran hak moral, karena Dewi Sandra tidak mendapatkan pengakuan atas karyanya sebagai pencipta lagu.

15 Arti Singkatan Perusahaan Terkenal: PT, Ltd, Tbk, dan Lain-lain

Cek Penawaran Kami untuk Pembuatan PT dan CV

FAQ:

Apa itu pelanggaran hak cipta musik atau lagu?

Pelanggaran hak cipta musik atau lagu adalah penggunaan karya cipta musik atau lagu tanpa izin dari pencipta atau pemegang hak cipta yang sah. Pelanggaran hak cipta musik atau lagu dapat berupa salinan, modifikasi, distribusi, dan penggunaan karya cipta tanpa izin.

Apa saja contoh pelanggaran hak cipta musik atau lagu?

Berikut adalah beberapa contoh pelanggaran hak cipta musik atau lagu:
– Menyalin lagu dari CD atau streaming tanpa izin
– Mengupload lagu ke internet tanpa izin
– Memutar lagu di tempat umum tanpa izin
– Mengubah lirik atau melodi lagu tanpa izin
– Menggunakan lagu untuk tujuan komersial tanpa izin

Apa sanksi yang diberikan kepada pelanggar hak cipta musik atau lagu?

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar hak cipta musik atau lagu dapat berupa:
– Ganti rugi materiil dan imateriil
– Penjara paling lama 4 tahun
– Denda paling banyak Rp1 miliar

Bagikan:

Artikel Lainnya

bantuan modal usaha juni 2024

Cek Daftar Bantuan Modal Usaha Juni 2024 dan Persyaratannya Berikut

Bantuan Modal Usaha Juni 2024: Peluang untuk Pengembangan Ekonomi Umat Bulan Juni 2024 membawa kabar baik bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Pemerintah telah mengumumkan beberapa program bantuan modal usaha yang bertujuan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat. Program ini diharapkan dapat membantu UKM untuk bangkit dan berkembang, terutama setelah dampak ekonomi dari pandemi COVID-19. Bantuan Modal Usaha Juni 2024 FAQ tentang Bantuan Modal Usaha Juni 2024 Program bantuan modal usaha yang diluncurkan pada Juni 2024 ini memberikan peluang besar bagi pelaku UKM untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas usahanya. Dengan memanfaatkan bantuan ini, diharapkan UKM dapat lebih berdaya saing dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional. Baca juga  Cara Mengajukan Gugatan Cerai: Panduan Lengkap dan Terbaru (2024)

beda ceo dan direktur

Perbedaan Antara CEO dan Direktur pada Perusahaan dan Tinggi Mana Jabatannya

Pendahuluan Kepemimpinan memainkan peran yang sangat krusial dalam keberhasilan sebuah perusahaan.  Baik di perusahaan konvensional maupun startup, para pemimpin seperti CEO dan Direktur memiliki tanggung jawab yang berbeda namun sama-sama penting.  Memahami perbedaan antara CEO dan Direktur tidak hanya membantu dalam menentukan struktur organisasi yang efektif. Namun juga mempengaruhi operasional dan strategi bisnis. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan mendasar antara CEO dan Direktur, serta bagaimana peran-peran tersebut diterapkan dalam konteks perusahaan tradisional dan startup.  Definisi dan Peran CEO CEO, atau Chief Executive Officer, adalah eksekutif tertinggi dalam sebuah perusahaan yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasional dan kinerja perusahaan dikutip dari AlphaJWC.  Tugas utama seorang CEO meliputi pengambilan keputusan strategis, manajemen sumber daya perusahaan, dan pengawasan terhadap implementasi visi dan misi perusahaan.  Dalam hierarki perusahaan, CEO berada di puncak struktur organisasi, langsung bertanggung jawab kepada dewan direksi dan memiliki wewenang untuk membuat keputusan akhir.  Di perusahaan konvensional, peran CEO sering kali terfokus pada pengelolaan operasional yang stabil, pengembangan jangka panjang, dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat.  Sebagai contoh, seorang CEO di perusahaan manufaktur mungkin mengawasi proses produksi, memastikan efisiensi operasional, dan mengelola hubungan dengan pemasok dan pelanggan utama.  Sebaliknya, di startup, peran CEO cenderung lebih dinamis dan adaptif, mencakup tanggung jawab seperti mencari pendanaan, membangun budaya perusahaan yang inovatif, dan sering kali terlibat langsung dalam pengembangan produk.  Definisi dan Peran Direktur Direktur adalah individu yang memegang posisi eksekutif dalam perusahaan dan bertanggung jawab atas pengelolaan aspek tertentu dari operasional perusahaan.  Ada berbagai jenis direktur, termasuk Direktur Utama, Direktur Operasional, Direktur Keuangan, dan Direktur Pemasaran, masing-masing dengan tanggung jawab spesifik.  Baca juga  Jalankan Bisnis Anda dengan Lebih Mudah Berkat Strategi Operasional Bisnis yang Tepat!Dalam struktur perusahaan, direktur biasanya berada di bawah CEO dan berperan dalam melaksanakan kebijakan strategis yang ditetapkan oleh CEO dan dewan direksi.  Peran direktur dalam perusahaan mencakup pengawasan departemen mereka, pengambilan keputusan taktis, dan memastikan bahwa tujuan jangka pendek dan jangka panjang tercapai.  Tugas utama seorang direktur bisa bervariasi tergantung pada bidangnya; misalnya, Direktur Operasional bertanggung jawab atas efisiensi proses bisnis sehari-hari. Sementara Direktur Keuangan mengelola anggaran, laporan keuangan, dan strategi investasi perusahaan.  Di departemen pemasaran, seorang direktur bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan strategi pemasaran, termasuk kampanye promosi dan analisis pasar.  Perbedaan Utama Antara CEO dan Direktur Perbedaan dalam tanggung jawab dan tugas antara seorang CEO dan seorang Direktur mencerminkan fokus kerja yang berbeda dalam struktur organisasi perusahaan dilansir dari HiveFive.  Sebagai pemimpin tertinggi, CEO bertanggung jawab atas arah strategis perusahaan secara keseluruhan, dengan fokus pada pengambilan keputusan strategis, pengembangan visi perusahaan, dan memastikan pertumbuhan jangka panjang.  Sebaliknya, Direktur, meskipun juga berkontribusi pada keputusan strategis, lebih terfokus pada pengelolaan operasional dan implementasi taktis dari kebijakan yang telah ditetapkan oleh CEO dan dewan direksi. Keputusan yang diambil oleh seorang CEO memiliki dampak yang lebih luas dan jangka panjang terhadap arah dan tujuan perusahaan secara keseluruhan.  CEO seringkali harus mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti tren pasar, persaingan, dan regulasi. Sementara Direktur cenderung berfokus pada pengelolaan aspek internal perusahaan dan memastikan efisiensi operasional dalam departemen yang mereka pimpin. Dalam hierarki dan struktur organisasi, CEO berada di puncak, diikuti oleh dewan direksi dan kemudian direktur-direktur departemen.  CEO biasanya berinteraksi secara langsung dengan dewan direksi untuk melaporkan kinerja perusahaan dan memperoleh persetujuan atas keputusan strategis besar.  Baca juga  Surat Talak: Panduan Lengkap dan Contoh PraktisDi sisi lain, direktur berinteraksi lebih langsung dengan tim mereka di departemen masing-masing, mengkoordinasikan tugas sehari-hari dan memastikan pencapaian tujuan departemen. Perbedaan dalam interaksi dan hierarki ini juga dapat dilihat dalam struktur organisasi perusahaan konvensional dan startup.  Perusahaan konvensional cenderung memiliki hierarki yang lebih jelas dan formal, dengan pembagian kerja yang terdefinisi dengan jelas antara berbagai tingkatan manajemen.  Di startup, struktur organisasi cenderung lebih datar dan fleksibel, dengan interaksi yang lebih langsung antara CEO, Direktur, dan anggota tim, serta kemampuan untuk merespons perubahan dengan cepat. Kesimpulan Perbedaan antara CEO dan Direktur sangatlah penting untuk dipahami bagi kelangsungan dan kesuksesan sebuah perusahaan.  CEO bertanggung jawab atas strategi jangka panjang dan kinerja keseluruhan perusahaan, sementara Direktur lebih fokus pada pengawasan dan kepatuhan.  Memilih individu yang tepat untuk kedua peran ini krusial, karena mereka akan memengaruhi arah dan kesehatan organisasi secara keseluruhan.  Oleh karena itu, pengertian mendalam tentang peran dan tanggung jawab masing-masing, serta kemampuan untuk memilih individu yang memiliki visi, keahlian, dan integritas yang sesuai, sangatlah penting bagi kesuksesan perusahaan.

pembagian shift kerja karyawan

Contoh Perseroan Terbatas Tertutup dan Perbedaannya dengan PT Terbuka

Dalam dunia bisnis, memahami jenis-jenis Perseroan Terbatas (PT) sangat penting, terutama perbedaan antara PT Terbuka dan PT Tertutup. Artikel ini akan membahas contoh perseroan terbatas tertutup, karakteristiknya, serta perbedaannya dengan PT Terbuka. Apa Itu Perseroan Terbatas Tertutup? PT Tertutup adalah jenis perseroan terbatas yang saham-sahamnya tidak diperjualbelikan secara umum di pasar saham. Saham PT Tertutup biasanya dimiliki oleh sekelompok kecil pemegang saham, yang bisa termasuk pendiri, keluarga, atau sekelompok individu tertentu. Contoh dari PT Tertutup yang terkenal di Indonesia termasuk Djarum Group, Mayapada Group, dan Sinar Mas Group . Perbedaan PT Terbuka dan PT Tertutup Menurut ProLegal dan Riviera Publishing, berikut adalah perbedaan utama antara PT Terbuka dan PT Tertutup: Karakteristik Perseroan Terbatas Tertutup Manfaat Memiliki PT Tertutup FAQ tentang Perseroan Terbatas Tertutup Dengan memahami perbedaan antara PT Tertutup dan PT Terbuka serta contoh-contohnya, pemilik bisnis dapat membuat keputusan yang lebih tepat mengenai struktur perusahaan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan mereka. Baca juga  7 Beda Komisaris dan Direktur Serta Tugasnya dalam Perusahaan

cek nama cv

Cara Cek Nama CV: Panduan Lengkap dan Tips Legalitas

Memastikan legalitas sebuah perusahaan adalah langkah penting sebelum melakukan kerjasama atau transaksi bisnis. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan cek nama CV (Commanditaire Vennootschap) guna memastikan perusahaan tersebut terdaftar secara resmi dan memiliki legalitas yang jelas. Artikel ini akan membahas cara-cara untuk cek nama CV, tips penting, serta informasi tambahan yang relevan. Mengapa Penting untuk Cek Nama CV? Cek nama CV sangat penting untuk menghindari potensi penipuan dan memastikan bahwa perusahaan yang Anda ajak kerjasama beroperasi secara legal dan terpercaya. Dengan memastikan legalitas perusahaan, Anda dapat meminimalkan risiko dan memastikan bahwa semua transaksi dilakukan sesuai hukum. Cara Cek Nama CV Menurut artikel di izin.co.id, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk cek nama CV: Artikel di novandi.id juga menyebutkan bahwa Anda dapat memanfaatkan direktori bisnis atau basis data perusahaan yang menyediakan informasi tentang daftar nama CV yang telah terdaftar. Ini bisa menjadi sumber tambahan untuk memastikan legalitas sebuah CV. Tips untuk Cek Nama CV Mengutip dari artikel di izinkilat.id, berikut adalah beberapa tips untuk memastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat saat cek nama CV: FAQ tentang Cek Nama CV Dengan memahami cara cek nama CV dan memastikan legalitas perusahaan, Anda dapat melakukan transaksi bisnis dengan lebih aman dan terpercaya. Pastikan selalu melakukan pengecekan ini sebelum menjalin kerjasama untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan. Baca juga  Baca A Wonderful New World Chapter 239 Bahasa Indonesia dan RAW Scan

Ada Pertanyaan Terkait Legalitas Bisnismu?

"*" indicates required fields

Gratis Ebook!

Legal Menjadi Pengaruh sudah bantu 1500+ pengusaha di seluruh Indonesia. Gabung sekarang dan rasakan kemudahan mendirikan PT, CV, dan legalitas lainnya!