Category: Digital Marketing

Menampilkan semua artikel pada kategori yang disesuaikan

Domain .COM dan .ID, Pilih yang Mana?

Domain jadi alamat website yang unik dan berbeda buat setiap situs web yang ada di internet. Dari banyaknya jenis domain yang ada, domain .COM dan .ID jadi domain yang paling terkenal di Indonesia. Meskipun kelihatannya punya fungsi yang sama, faktanya dua domain ini punya perbedaan yang penting, loh! Apa sih perbedaan domain .COM dan .ID? Kali ini, tim Menjadi Pengaruh bakal jelasin secara detail khusus buat kamu yang belum paham. Yuk, simak artikelnya sampai habis ya! Domain .COM Domain .COM termasuk dalam kategori Top Level Domain (TLD) yang dikenalkan pada tahun 1985. Meskipun domain ini bisa dipakai tanpa batasan, dulunya domain ini singkatan dari commercial yang khusus diperuntukkan buat perusahaan komersial, misalnya toko online ataupun perusahaan. Tapi, untuk sekarang domain ini bisa dipake buat siapapun termasuk non komersial. Domain .ID Domain .ID termasuk top domain kode negara (ccTLD) yang dikenalkan pada tahun 1993 dan ditujukan khusus buat semua situs web yang ada di Indonesia. Domain ini bisa bantu kamu lebih cepat buat akses semua situs web nasional. Penggunaan domain ini bisa meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan customer di dalam maupun luar negeri. Biasanya, domain ini dipake sama organisasi pemerintah, lembaga resmi ataupun situs web profesional. Apa Sih Perbedaan Domain .COM dan .ID? Meskipun kelihatannya sama, dua domain ini punya beberapa perbedaan. Ini beberapa perbedaannya: Domain .COM punya cakupan yang luas, global, universal dan dikelola sama lembaga internasional yaitu Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Beda sama domain .ID yang cakupannya khusus di wilayah Indonesia aja. Domain ini dikelola sama lembaga nasional yaitu Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Cakupan domain yang luas dan global bikin domain .COM bisa bebas dimiliki semua orang di dunia. Beda sama domain .ID yang cuma bisa dipake sama Warga Negara Indonesia dan khusus untuk perusahaan atau lembaga pemerintah yang resmi. Domain .COM bisa kamu beli dimanapun dan kapanpun kamu mau dengan cukup terjangkau. Gak cuma itu, cara registrasinya juga lebih mudah dibandingkan dengan domain .ID Domain .ID cenderung lebih rumit, gak bisa sembarangan dibeli dan harganya lebih mahal. Itulah beberapa perbedaan domain .COM dan .ID yang harus kamu pahami sebelum beli website buat bisnismu. Gimana, mudah dipahami kan?   Ayo buat website dan daftarkan domain .COM bisnismu dengan mudah sekarang! Klik disini untuk konsultasi! 😊

SELENGKAPNYA

4 Manfaat Domain .COM Untuk Bisnismu

Domain .COM jadi salah satu domain website yang paling populer dibandingkan domain lainnya. Sudah kita tahu kalo website jadi salah satu tools yang punya peran penting dalam digital marketing. Awalnya, website bisa diakses sama IP address yang bentuknya angka saja dan ternyata menyulitkan banyak orang karena susah dihafal. Nah, seiring perkembangan dunia teknologi, domain jadi solusi yang bantu website suatu perusahaan/brand lebih cepat dikenal. Nama domain punya pengaruh yang cukup besar buat kesuksesan perusahaan atau brand bisnis tertentu. Nah, biar website-mu makin oke, pastikan kamu pilih domain yang masuk kategori Top Level Domain (TLD), salah satunya domain .COM yang sudah dipake sama 126,9 juta pengguna atau 50% website di dunia. Kenapa Harus Domain .COM? Dari jutaan domain yang ada di dunia, domain .COM jadi domain yang paling eksis dengan pengguna paling banyak. Sebenernya, apa sih kelebihan dari domain ini? Ini beberapa kelebihannya: Saking banyaknya pengguna domain .COM, domain ini jadi salah satu domain yang mempresentasikan sebuah website. Bahkan, orang awam banyak yang mengira kalo semua hal yang berakhiran .COM itu website. Domain ini bisa membantu website perusahaan/brand-mu makin mudah dikenal dan kelihatan profesional. Alasannya, domain ini satu-satunya domain dengan pengguna paling banyak dan berbayar. Makanya, audiens bakal mengira kalo web bisnismu diolah secara profesional dan terpercaya. Domain ini bikin website-mu bisa lebih mudah dicari sama search engine seperti Google. Beda sama domain .ID atau domain khusus buat daerah tertentu, .COM punya sifat yang global dan universal. Makanya gak heran kalo domain ini bikin website-mu lebih gampang ditemukan. Gak perlu ribet buat urus pendaftaran website pake .COM, cukup pilih domain yang kamu mau dan selesaikan pembayarannya. Domain ini bakal jadi punyamu dalam waktu singkat. Enaknya lagi, kamu juga bisa loh urus pendaftaran domain .COM punyamu disini. Layanan Menjadi Pengaruh bakal bantu kamu membuat website sekaligus domainnya. Jadi, gak perlu ragu lagi buat pilih domain .COM untuk jadi domain website bisnismu. Ayo, buat website dan urus domain .COM Bisnismu dengan mudah bersama kami sekarang! Klik disini untuk konsultasi dan pilih layanannya!

SELENGKAPNYA

Panen Orderan Lewat Hashtag Instagram

Hashtag Instagram jadi salah satu tools yang punya banyak manfaat, khususnya buat pelaku bisnis online. Fitur ini sudah ada sejak lama, mulai dari sosial media Twitter, dan menyebar ke sosial media lainnya, termasuk Facebook dan Instagram. Lewat hashtag Instagram, kamu bisa dapetin banyak audiens dengan cepat dan luas. Gak cuma memudahkan audiens, hashtag juga memudahkan pebisnis online buat riset produk, dan kebutuhan target market. Manfaat Hashtag Instagram  Minimnya informasi marketing lewat sosial media bikin penggunaan hashtag ini sering diabaikan. Faktanya, hashtag Instagram punya banyak manfaat yang menguntungkan kamu sebagai pebisnis online. Ini beberapa manfaatnya: Jenis-Jenis Hashtag Dikutip dari website Almost Magical Marketing, ada beberapa jenis hashtag sesuai jumlah pemakaiannya yang harus kamu perhatikan. Ini beberapa jenisnya: Sesuai namanya, “makro” berarti besar, yang artinya hashtag ini termasuk hashtag populer yang sering digunakan oleh user Instagram di seluruh dunia. Semua hashtag yang sudah dipake lebih dari 1 juta postingan termasuk hashtag makro. Meskipun kelihatannya populer, tapi kamu harus hati-hati kalo pake hashtag ini, apalagi kalo akun Instagram-mu masih kecil. Alasannya, postinganmu bakal susah dijangkau oleh audiens karena bersaing sama banyaknya postingan lain dari seluruh dunia. Biasanya, hashtag makro juga berisi informasi yang umum aja. Contoh hashtag makro: #digitalmarketing, #instagram, #indonesia. Hashtag meso adalah semua hashtag yang jumlah pemakaiannya diantara 100 ribu sampe 1 juta postingan. Informasi yang ada di dalam hashtag meso ini biasanya lebih spesifik dibandingkan hashtag makro. Buat kamu yang followers-nya masih sedikit, kamu bisa pake 3-5 hashtag meso aja.   Contoh hashtag meso: #tipsjualanonline, #jualandiinstagram, #tipsbinis. Semua hashtag yang pemakaiannya masih sedikit, yaitu dibawah 100 ribu postingan termasuk dalam hashtag mikro. Hashtag mikro jadi satu-satunya hashtag yang ideal buat branding dan bikin akunmu cepat dikenal. Hashtag ini berisi informasi yang sangat spesifik, misalnya nama dan jenis produkmu. Kamu bisa siapkan 10-15  hashtag mikro di tiap postinganmu. Contoh hashtag mikro: #jamtanganABC, #menjadipengaruh Nah, itulah beberapa informasi singkat yang harus kamu tau sebelum memakai hashtag di Instagram. Jadi, jangan asal pake hashtag lagi ya, kamu bisa riset terlebih dulu jenis-jenis hashtag dan berapa jumlah yang bakal kamu masukkan di caption postingan-mu. Stay tune di postingan selanjutnya tentang pemakaian hashtag ya! Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Call To Action: Fungsi, Jenis dan Contohnya

Call To Action (CTA) menjadi salah satu istilah di dunia marketing yang terkenal karena fungsinya yang penting. Lewat CTA, kamu bisa dapetin banyak konversi ataupun aksi yang kamu mau dari audiens. CTA bisa berbentuk tulisan, gambar dan audio singkat yang bisa mempengaruhi dan mengajak audiens buat datang ke website-mu, beli suatu barang, berlangganan jasa, membaca artikel lebih lanjut, dll. Gak cuma di website, CTA dipakai dimana pun, mulai dari konten sosial media, iklan di koran, brosur dan media promosi lainnya. Biasanya, CTA terhubung sama link sebagai jalan untuk audiens buat aksi yang mereka mau. Ada beberapa jenis CTA dan fungsinya yang berbeda-beda. Nah, biar kamu makin paham, kamu bisa baca artikel ini sampai habis ya! Jenis-Jenis Call To Action Pembuatan CTA pada umumnya disesuaikan sama tujuan dan target promosi. Misalnya untuk mengajak audiens mengisi formulir, berlangganan dan membeli produk. Dikutip dari beberapa sumber, CTA punya beberapa jenis dan fungsinya yang berbeda. Ini beberapa jenisnya: Lead Generation Sesuai namanya, CTA jenis ini dipakai buat dapetin banyak leads (orang-orang atau perusahaan yang tertarik sama bisnis) dari website ataupun landing page penjualan. Biasanya, CTA jenis ini bakal mengarahkan leads untuk mengisi data diri, seperti nama, no hp dan email. Kuncinya, kamu harus pasang CTA ini di tempat yang jelas dan mudah ditemukan audiens. Misalnya, kamu bisa menempatkan CTA di pop-up halaman, atau kalimat terakhir dari sebuah landing page. Contoh CTA lead generation: Engagement CTA CTA jenis ini dibuat khusus untuk meningkatkan engagement dari akun sosial media dan konten yang dibuat. Tujuannya, makin besar engagement yang didapat, makin banyak pula peluang untuk closing dari suatu bisnis. Contoh Engagement CTA: Conversion CTA Jenis CTA ini punya peran paling penting, dimana tujuan utama CTA ini meningkatkan penjualan atau sales. Ini beberapa contoh kalimat CTA konversi yang bisa kamu ikuti: Nah, itulah beberapa jenis CTA yang wajib kamu pahami saat membuat media promosi. Pastikan kamu membuat CTA sesuai tujuan, karakter dan minat audiens. Kamu bisa pelajari beberapa tips, trik dan elemen digital marketing lainnya secara mendetail disini, atau follow sosial media di Instagram dan Facebook kami untuk info lengkapnya!

SELENGKAPNYA

Perbedaan Marketing dan Selling dalam Bisnis

Marketing dan selling menjadi dua hal yang krusial dalam berbisnis. Sayangnya, banyak pengusaha masih mengira kalo dua hal ini punya arti dan tujuan yang sama. Padahal, kedua bidang ini punya perbedaan yang signifikan, loh! Nah, sebelum kita bahas perbedaan keduanya, yuk kita bahas dulu apa definisi dari masing-masing bidang ini! Baca sampai habis biar kamu paham ya! Apa itu Marketing? Marketing adalah semua proses kegiatan pemasaran dari perusahaan yang mencakup penentuan harga, distribusi dan bagaimana perusahaan kasih promo yang menarik sesuai target sasaran. Gak cuma itu, proses marketing juga menekankan pada upaya penjual memenuhi permintaan produk pasar. Marketing punya aspek yang lebih luas dibandingkan selling, mulai dari penetapan strategi pemasaran online dan offline, branding perusahaan, manajemen media sosial, dan lain-lainnya. Terus, Apa itu Selling? Beda sama marketing, selling jadi proses yang fokusnya membujuk dan meyakinkan calon konsumen buat beli produk perusahaan. Kegiatan selling lebih fokus sama hasil yang diperoleh. Misalnya, jumlah produk yang dijual dan target penjualan. Seorang seller harus punya skill dalam berjualan, misalnya mempengaruhi calon konsumen, komunikasi dan persuasi. Perbedaan Marketing dan selling Itulah beberapa perbedaan dari marketing dan selling. Kesimpulannya, meskipun sekilas kelihatan sama, faktanya dua bidang itu memiliki perbedaan yang signifikan. Penting buat kamu para pengusaha untuk paham supaya bisnismu makin berkembang! Tertarik mengembangkan bisnismu lewat strategi digital marketing? Konsultasi disini sekarang!

SELENGKAPNYA

Teknik Copywriting PAS Buat Bisnismu!

Teknik copywriting jadi salah satu unsur penting yang harus diperhatikan dalam dunia marketing. Copywriting yang nendang bakal nentuin besar kecilnya peluang produkmu terjual. Ada beberapa teknik copywriting, salah satunya teknik copywriting PAS yang cocok dicoba sama kamu para pemula. Nah, kali ini Menjadi Pengaruh bakal bahas tuntas apa itu teknik copywriting PAS dan contohnya. Yuk, simak sampai habis artikelnya! Apa Itu Teknik Copywriting PAS? Sesuai namanya, rumus teknik PAS terdiri dari 3 unsur, yaitu problem (masalah), agitate (kecemasan) dan solution (solusi). Teknik copywriting ini cenderung lebih singkat dan mengena karena membahas masalah yang dialami target market. Sering kali, banyak orang lebih tertarik sama suatu masalah daripada manfaat produk. Nah, permasalahan ini yang bakal menarik perhatian mereka untuk baca iklan yang kita buat. Kata Dan Kennedy, teknik ini efektif banget karena fokus sama masalah dari banyak orang yang bisa kamu kasih solusinya lewat brand-mu. Teknik PAS ini cocok buat kamu terapin waktu bikin landing page, flyer atau caption. Problem, Agitate and Solution Problem (Masalah) Inti dari teknik copywriting ini, kamu harus tahu apa permasalahan audiens atau target market yang mau kamu bahas. Nantinya, sebuah brand bakal siapkan solusi yang tepat sesuai sama masalah yang dihadapi audiens. Kamu bisa riset pelanggan untuk cari tahu poin masalah apa yang lagi mereka rasakan sekarang. Gak harus masalah yang berat, kamu bisa cari masalah sepele yang jarang diperhatiin. Agitate (Kecemasan) Sayangnya, mendeskripsikan masalah aja gak cukup. Kamu harus bisa menyentuh sisi psikologis dari target market-mu. Intinya, pada poin agitasi ini, kamu harus pancing emosi pembaca, misalnya kamu jelasin kekecewaan atau kerepotan mereka gara-gara masalah yang mereka punya. Simpelnya, di tahap ini, kamu harus buat validasi atau memperdalam masalah yang mereka hadapi. Solution (Solusi) Di tahap ini, kamu  bisa kasih solusi apa yang sesuai sama masalah target market. Makanya, mendeskripsikan masalah dan memperdalam rasa sakit audiens penting banget buat kamu lakukan biar solusi yang kamu tawarkan jadi jawaban yang menarik buat mereka. Biar gak ribet, kita langsung masuk ke contoh, yuk! Teknik Copywriting Contoh 1 Contoh 2 Problem Kesel liat jilbabmu mleyot pas didepan doi padahal udah ditata rapi? Pusing mikirin konten sosmed sambil jalanin bisnis? Agitate Bikin gak pede terus gelisah seharian? 😫 Konten gagal total, bisnis pun ikutan gak jalan 😭 Solution Pake jilbab Khaleesa aja! Anti mleyot seharian, bikin kamu pede dan cantik terus didepan doi! Pake jasa Menjadi Pengaruh aja sekarang! Gak khawatir lagi konten gagal total dan hasilin banyak cuan dari cara digital! Kesimpulannya, di teknik PAS ini kamu bisa fokus masalah/keluhan pasar dan pancing emosi mereka biar cepet selesein masalahnya pake produkmu. Gimana, udah siap buat coba? Semoga bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Cara Cepat Masuk Explore Instagram

Para pengguna Instagram pasti udah gak asing lagi sama menu explore. Menu explore sendiri berisi rekomendasi konten dari Instagram yang sesuai sama kesukaan user. Konten yang muncul juga gak bakal sama di setiap akun. Explore jadi salah satu sumber traffic yang bisa bikin akunmu makin terkenal atau bahkan closing banyak produk. Lewat explore juga, kamu bisa dapetin banyak likes, comment, share, dan save yang bikin engagement rate akunmu naik. Sayangnya, butuh strategi dan trik yang tepat biar kontenmu bisa masuk explore. Terus, gimana sih cara masuk explore instagram? Kali ini, Menjadi Pengaruh bakal bahas tuntas beberapa cara yang bisa kamu praktekin biar kontenmu cepat masuk explore. Yuk, simak caranya! Konsisten Upload Konten Rutin upload konten jadi cara pertama yang bisa kamu praktekin. Makin konsisten kamu upload, algoritma Instagram bakal menghitung postinganmu secara berkala. Instagram juga bakal menandakan kalo akunmu emang aktif dan layak dipromosikan. Makanya, pastikan kamu rutin upload konten minimal 1-3 kali buat menghindari spam. Cari Winning Content Kalo udah konsisten upload dan coba beberapa jenis konten, kamu bisa coba perhatikan insight dari masing-masing postinganmu. Winning content punya insight paling besar. Nah, selanjutnya kamu bisa bikin konten serupa yang dimodifikasi biar audiens gak bosen. Jangan Private Akun Private akun bikin kontenmu cuma bisa dilihat followers aja. Jadi, jangan heran kalo kontenmu gak bakal masuk explore selama akunmu di private. Pakai Hashtag Relevan Cara cepat lainnya yaitu pake hashtag populer dan relevan. Kamu bisa riset hashtag makro dan mikro yang sesuai sama postinganmu. Jangan lupa buat kombinasikan keduanya, ya! Optimasi Instagram Ads Selain cara organik, kamu bisa optimalkan akun Instagram-mu pake Instagram Ads. Namun, kamu harus keluarkan dana buat pake cara ini.  Iklan Instagram ini nantinya bantu kontenmu disebar ke lebih banyak orang yang sesuai. Meskipun berbayar, kamu gak perlu lagi sama Instagram Ads karena hasilnya bakal memuaskan. Itulah 5 cara yang bisa kamu praktekin biar kontenmu cepat masuk explore. Nah, buat kamu yang masih belum paham semuanya, kamu bisa coba percayakan sosial media-mu ke Menjadi Pengaruh. Adanya mentor yang ahli dan orang-orang yang berpengalaman di bidangnya bakal  mendukung perkembangan sosial media-mu dengan maksimal. Yuk, konsultasi disini sekarang!

SELENGKAPNYA

Rahasia Tingkatkan Engagement  Rate

Buat kamu para pebisnis online di Instagram, pasti kamu udah gak asing sama yang namanya engagement rate. Yap! engagement jadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan kalo kamu pengen sukses dikenal di Instagram. apa Itu Engagement Rate? Simpelnya, engagement jadi ukuran sejauh mana kamu bisa interaksi sama audiens lewat konten yang kamu buat. Tinggi rendahnya engagement bisa kamu lihat dari jumlah saved, shares, likes, comments, followers, profile visits dan direct messages (DM) yang masuk ke akunmu. Makin banyak audiens yang berinteraksi sama akunmu, maka makin tinggi juga engagement rate yang kamu dapet. Engagement yang bagus menandakan kalo akunmu berhasil dijangkau banyak audiens. Nah, makin banyak audiens yang datang, makin besar pula peluang produkmu terjual. Terus, gimana sih cara naikin Engagement? Pastikan kamu tau target audiens dari akun Instagrammu. Target audiens yang jelas bakal ngemudahin kamu buat bikin konten yang sesuai sama minat dan kebutuhan mereka. Kalo sudah tau target audiens, kamu bisa bikin konten yang berkualitas dan menarik, mulai dari topiknya, copywriting dan desainnya, semua harus kamu sesuaikan sama kebutuhan mereka. Jangan lupa juga untuk konsisten upload biar instagram bisa set algoritma akunmu. Pemakaian hashtag yang relevan udah terbukti bisa naikin engagement-mu. Hashtag bakal ngemudahin audiens buat cari topik yang mereka suka, dan mungkin salah satunya konten yang kamu buat. Kolaborasi sama akun yang niche-nya sama bakal bantu kamu memperluas jangkauan buat ketemu audiens baru. Kamu bisa interaksi sama akun yang lebih besar, misalnya sering-sering komentar di salah satu postingan mereka. Makin sering kamu komentar disana, makin besar juga peluangmu buat undang audiens baru. Gak cuma fokus di akun besar, interaksi sama akun-akun kecil juga bisa bantu naikin engagement-mu loh! Itulah beberapa cara yang bisa kamu praktekin buat naikin engagement akunmu Buat kamu yang pengen gedein bisnismu di Instagram, tapi gak ngerti harus mulai dari mana, kamu bisa percayakan marketing-mu ke kami! Kamu cukup urus bisnismu seperti biasa, biar kami yang urus pemasarannya! 😊 Klik disini untuk info lengkapnya~ 🥰

SELENGKAPNYA

Ubah Bio Instagram-mu Jadi Profesional!

Pengen akun Instagram-mu lebih cepet dikenal dan hasilkan banyak cuan? Coba deh kamu ubah dulu bio Instagram-mu jadi profesional! Iya, sering banget disepelekan, bio Instagram punya fungsi yang gak kalah penting loh. Faktanya, bio jadi bagian penting akun kita yang sering dilihat audiens selain konten utama. Apa Sih Bio Instagram Itu? Bio adalah bagian penting dari profil yang berisi informasi detail. Nah, lewat informasi di bio ini, audiens jadi tahu topik atau niche apa yang dibahas dari suatu akun Instagram. Deskripsi bio yang singkat (150 karakter) mengharuskan kamu buat nulis informasi sesingkat dan sejelas mungkin tentang akunmu. Makin profesional bio yang kamu buat, makin besar juga peluangmu buat dapet engagement rate yang tinggi. Ini 5 hal yang harus kamu perhatikan buat bikin bio Instagram profesional: Nah, biar gak bingung lagi, kamu bisa lihat contoh bio disini Itulah beberapa tips buat kamu yang mau bikin bio profesional. Pastikan juga kamu pilih foto profil yang keren, jelas, dan formal ya! Share kalo bermanfaat!

SELENGKAPNYA

Jualan di Facebook dan Instagram

Facebook dan Instagram jadi salah satu sosial media yang punya paling banyak pengguna di dunia. Selain jadi tempat hiburan dan bersosialisasi, banyaknya pengguna dari dua sosmed ini dimanfaatkan sebagai promosi untuk jualan online.  Jualan di Facebook atau Instagram sudah menjadi tren yang mengubah gaya hidup masyarakat di era digital seperti sekarang. Selain lebih mudah untuk menawarkan produk, fitur-fitur dari kedua sosmed ini juga sangat membantu para pengusaha untuk berjualan. Terus, diantara Facebook dan Instagram, mana sih yang paling oke buat jualan?              Buat kamu yang masih bingung, kamu bisa baca artikel ini sampe habis ya! Kelebihan Jualan di Facebook Ada sekitar 151 juta pengguna aktif Facebook di Indonesia dengan rata-rata umur 25-34 tahun dan 55% diantaranya laki-laki. Beberapa fitur dari Facebook yang bisa bantu jualanmu: Kelebihan upload gambar di Facebook yaitu kualitas gambar yang tetap atau gak berubah. Tentunya, makin bagus kualitas gambar, makin suka juga konsumen buat ngelihat. Sama halnya dengan gambar, upload video di Facebook juga gak mempengaruhi kualitas asli video-nya. Bahkan, gak ada batasan durasi tertentu untuk video.             Fitur ini bikin jualanmu makin kelihatan profesional. Gak cuma itu, kamu gak perlu takut konten jualan kecampur sama konten pribadimu. Nah, di Facebook Fanpage ini kamu bisa bebas update produk atau bisnismu, manfaat lainnya dari Facebook Fanpage ini bisa ngemudahin konsumen untuk cari informasi. Kelebihan Fanpage yaitu gak ada batasan jumlah fans, bisa muncul saat dilakukan pencarian oleh search engine, free tag dan muncul pada feed pembeli.             Gak melulu harus disambungin ke e-commerce diluar, Facebook sediakan tempat buat kamu jual beli langsung tanpa keluar aplikasi. Kamu bisa dengan mudah bertransaksi di Facebook Marketplace ini. Kelebihan Jualan di Instagram Instagram jadi sosmed dengan gambar sebagai konten utama, makanya gak heran kalo Instagram sediain editorial gambar yang dilengkapi juga sama banyak filter. Selain gambar, kamu juga bisa edit filter, potong (cut) durasi videomu loh! Sayangnya, kualitas gambar sama video yang di-upload di Instagram bisa berubah.             Fitur hashtag di Instagram bisa bantu kamu promosikan jualanmu lebih cepat. Selain membantu pengusaha buat promosikan produk, hashtag juga bantu konsumen nemuin produk lebih cepat dan sesuai sama yang mereka butuhkan.             Fitur ini bisa bantu kamu interaksi sama followers-mu. Kamu juga bisa edit gambar, masukin stiker dan teks di gambar/video yang mau di-upload. Terus, Harus Pilih Facebook atau Instagram? Dua-duanya oke dong! Meskipun masing-masing punya kekurangan, kamu bisa kombinasikan kelebihan dari Facebook dan Instagram dengan sesuaikan target market dan strategi yang tepat untuk masing-masing sosmed tersebut. Tertarik buat jualan di Facebook dan Instagram, tapi bingung harus mulai dari mana? Ayo, konsultasi dulu aja sekarang! Layanan Menjadi Pengaruh hadir khusus buat bantu kamu dalam pemasaran digital di Facebook dan Instagram. Klik disini buat info lengkapnya ya~

SELENGKAPNYA