
Panduan Lengkap Kode KBLI untuk Usaha Bengkel Motor – Legalitas, Izin Usaha, dan Prosedur OSS
Dengan meningkatnya jumlah pengguna kendaraan bermotor di Indonesia, bisnis bengkel motor menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Seiring dengan ketatnya regulasi dari pemerintah, aspek legalitas tidak lagi bisa diabaikan. Apalagi sejak diberlakukannya sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk-Based Approach), setiap pelaku usaha, termasuk pemilik bengkel motor wajib mengikuti proses perizinan yang berbasis risiko. Salah satu komponen utama dalam pengurusan izin melalui OSS RBA adalah KBLI. KBLI berfungsi sebagai kode klasifikasi yang menggambarkan jenis kegiatan usaha Anda. Pemilihan kode KBLI yang tepat menjadi langkah awal yang menentukan kelancaran proses perizinan, termasuk penerbitan NIB (Nomor Induk Berusaha) dan, jika diperlukan, sertifikat standar usaha. Dalam konteks bisnis bengkel motor, memahami dan menggunakan KBLI secara tepat bukan hanya soal kepatuhan hukum. Tapi juga sebagai fondasi agar usaha bisa berjalan lancar, legal, dan berpotensi berkembang lewat akses terhadap program pembinaan, pendanaan, hingga insentif dari pemerintah. Apa Itu KBLI dan Mengapa Penting untuk Bengkel Motor? KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) adalah sistem klasifikasi yang mengelompokkan berbagai jenis kegiatan ekonomi di Indonesia. Setiap pelaku usaha wajib mencantumkan kode KBLI yang sesuai dengan jenis usahanya saat mendaftar di OSS. Pemilihan kode KBLI yang tepat menentukan jenis perizinan yang diperlukan, termasuk penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar. Misalnya, untuk usaha bengkel motor, kode KBLI yang relevan adalah 45407, yang mencakup kegiatan reparasi dan perawatan sepeda motor. Kesalahan dalam memilih kode KBLI dapat menghambat proses perizinan, bahkan berpotensi menyebabkan sanksi administratif. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang KBLI dan penerapannya dalam OSS RBA sangat krusial bagi kelangsungan dan legalitas usaha bengkel motor Anda Kode KBLI yang Relevan untuk Usaha Bengkel Motor Dalam menjalankan usaha bengkel motor, pemilihan Kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang tepat sangat penting untuk memastikan legalitas dan kelancaran operasional bisnis. 1. KBLI 45201 – Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor KBLI 45201 mencakup kegiatan reparasi dan perawatan kendaraan bermotor. Kode ini sesuai untuk bengkel yang menyediakan layanan lengkap untuk mobil dan sepeda motor. 2. KBLI 45202 – Pencucian dan Salon Mobil KBLI 45202 mencakup usaha pencucian dan salon kendaraan, termasuk: Kode ini untuk usaha yang fokus pada layanan pencucian dan perawatan estetika kendaraan. 3. KBLI 45203 – Reparasi Khusus Kendaraan Bermotor KBLI 45203 mencakup kegiatan reparasi khusus, seperti: Kode ini sesuai untuk bengkel yang mengkhususkan diri pada perbaikan tertentu dari kendaraan bermotor. Jadi, kode KBLI untung berbagai usaha motor, bisa diklasifikasikan menjadi berikut: Kode KBLI Keterangan 45201 Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor (untuk bengkel mobil dan motor) 45202 Pencucian dan Salon Mobil 45203 Reparasi Khusus Kendaraan Bermotor 45401 Perdagangan Besar Sepeda Motor Baru 45402 Perdagangan Besar Sepeda Motor Bekas 45403 Perdagangan Eceran Sepeda Motor Baru 45404 Perdagangan Eceran Sepeda Motor Bekas Perbedaan KBLI untuk Bengkel Motor Pribadi vs. Waralaba atau Bengkel Resmi Merek Perbedaan antara bengkel motor pribadi dan bengkel waralaba atau resmi merek dalam hal penggunaan kode KBLI terletak pada cakupan layanan dan skala usahanya. Untuk bengkel motor pribadi, pemilik usaha biasanya hanya membutuhkan satu kode KBLI yang menggambarkan layanan utama yang diberikan. Sebagai contoh, jika bengkel tersebut hanya fokus pada kegiatan servis dan perawatan umum kendaraan, maka kode KBLI 45201 sudah cukup mewakili jenis usahanya. Berbeda halnya dengan bengkel waralaba atau bengkel resmi milik merek tertentu yang umumnya menawarkan layanan yang lebih beragam dan kompleks. Selain perawatan dan servis, mereka juga bisa menyediakan penjualan suku cadang, layanan khusus seperti tuning elektronik, hingga perbaikan bodi dan kelistrikan kendaraan. Oleh karena itu, jenis usaha seperti ini seringkali membutuhkan lebih dari satu kode KBLI untuk mencerminkan keseluruhan aktivitas bisnisnya. Pemilihan kombinasi kode KBLI yang tepat akan membantu proses legalitas dan perizinan berjalan lancar melalui sistem OSS RBA, serta memastikan usaha tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jenis Perizinan Usaha Berdasarkan KBLI Bengkel Dalam sistem perizinan berusaha berbasis risiko (OSS RBA), usaha bengkel motor dengan kode KBLI 45407—yang mencakup reparasi dan perawatan sepeda motor—dikategorikan sebagai usaha dengan tingkat risiko menengah rendah hingga menengah tinggi. Kategori ini menentukan jenis perizinan yang diperlukan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha. Diantaranya: a. Persyaratan Mengaktifkan Nomor Induk Berusaha (NIB) Untuk mengaktifkan NIB, pelaku usaha harus memenuhi beberapa persyaratan administratif dan teknis, antara lain: Setelah dokumen-dokumen tersebut disiapkan, pelaku usaha dapat mengajukan permohonan NIB melalui portal OSS RBA. b. Sertifikat Standar dan Verifikasi Kementerian/Lembaga Teknis Terkait Bergantung pada tingkat risiko usaha, pelaku usaha mungkin perlu memperoleh Sertifikat Standar yang menunjukkan bahwa usaha telah memenuhi standar teknis dan regulasi yang ditetapkan. Untuk usaha dengan tingkat risiko menengah rendah hingga menengah tinggi, Sertifikat Standar ini harus diverifikasi oleh kementerian atau lembaga teknis terkait sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan. Proses verifikasi ini melibatkan pemeriksaan dokumen dan, dalam beberapa kasus, inspeksi lapangan untuk memastikan bahwa usaha memenuhi persyaratan teknis dan lingkungan yang berlaku. Setelah verifikasi selesai dan persyaratan dipenuhi, Sertifikat Standar akan diterbitkan dan dapat digunakan sebagai dasar untuk memulai operasional usaha secara resmi. Dengan memenuhi semua persyaratan ini, usaha bengkel motor Anda akan memiliki legalitas yang sah dan dapat beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Cara Mendaftarkan Usaha Bengkel Motor di OSS RBA Mendaftarkan usaha bengkel motor melalui sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach) fungsinya untuk memastikan legalitas dan kelancaran operasional bisnis. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang dapat Anda ikuti: a. Membuat Akun OSS b. Mengisi Data Usaha dan Memilih KBLI yang Sesuai Untuk usaha reparasi dan perawatan sepeda motor, KBLI yang relevan adalah 45407. c. Mengurus Sertifikat Standar (Jika Dibutuhkan) Berdasarkan tingkat risiko usaha Anda, sistem OSS RBA akan menentukan apakah diperlukan Sertifikat Standar. Untuk usaha dengan risiko menengah rendah, pelaku usaha cukup menyatakan pemenuhan standar usaha. Namun, untuk usaha dengan risiko menengah tinggi, diperlukan Sertifikat Standar yang telah diverifikasi oleh kementerian atau lembaga teknis terkait.\ Proses ini melibatkan pengunggahan dokumen pendukung dan, jika diperlukan, verifikasi lapangan oleh instansi terkait. d. Mendapatkan NIB dan Legalitas Usaha Setelah semua data dan dokumen lengkap, sistem OSS akan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara otomatis. NIB ini berfungsi sebagai identitas resmi usaha Anda dan menjadi dasar untuk memperoleh izin-izin lainnya. Dengan NIB yang aktif dan jika Sertifikat Standar telah diverifikasi, usaha bengkel








