Banyak pengusaha di Indonesia masih bingung tentang kemungkinan menggunakan PT Perorangan (Perseroan Perorangan) untuk menjalankan bisnis ekspor.
Seiring dengan perkembangan dunia bisnis dan semakin mudahnya mendirikan badan usaha, PT Perorangan menjadi pilihan yang sangat menarik bagi banyak pelaku usaha kecil.
Namun, ada beberapa hal penting yang perlu dipikirkan baik-baik sebelum memutuskan apakah PT Perorangan adalah pilihan terbaik untuk kebutuhan ekspor kamu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara detail tentang PT Perorangan, apakah bisa digunakan untuk kegiatan ekspor.
Apa Itu PT Perorangan (Perseroan Perorangan)?
PT Perorangan atau Perseroan Perorangan adalah jenis badan usaha baru yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Legalitas usaha ini dibuat untuk memudahkan para pengusaha kecil dan mikro dalam mendirikan perusahaan.
Kelebihannya adalah kamu tidak perlu melibatkan banyak orang sebagai pendiri, cukup satu orang saja sudah bisa.
Selain itu, modal minimal yang dibutuhkan untuk mendirikan PT Perorangan juga lebih rendah dibandingkan dengan PT Reguler.
Hal ini membuat PT Perorangan sangat cocok untuk kamu yang baru mulai berbisnis dan ingin memulai dengan skala kecil.
Bolehkan PT Perorangan Melakukan Ekspor?
Jika berbicara tentang hukum, sebenarnya PT Perorangan memiliki hak yang sama seperti badan usaha lainnya untuk melakukan kegiatan ekspor.
Tapi, dalam prakteknya, ada beberapa kendala yang bisa membuat PT Perorangan kesulitan untuk masuk ke dalam bisnis ekspor.
Salah satu masalahnya adalah jenis produk yang bisa diekspor oleh PT Perorangan itu terbatas.
Misalnya, kalau kamu ingin mengekspor produk perikanan, kamu perlu punya izin dan sertifikat khusus.
Nah, izin dan sertifikat ini biasanya lebih gampang didapatkan oleh PT Reguler atau CV, karena mereka punya sumber daya dan kemampuan yang lebih besar.
Alasan Lain Lebih Baik PT Reguler atau CV untuk Ekspor
Kalau kamu serius ingin berbisnis ekspor, mungkin lebih baik memilih PT Reguler atau CV daripada PT Perorangan.
Ada beberapa alasan kenapa PT Reguler dan CV lebih cocok untuk kegiatan ekspor:
1. Kapasitas dan Sumber Daya
Pertama, PT Reguler dan CV biasanya punya kemampuan dan sumber daya yang lebih besar dibanding PT Perorangan.
Contohnya seperti jumlah karyawan, fasilitas yang dimiliki, dan kemampuan keuangan.
Dengan sumber daya yang lebih kuat, PT Reguler dan CV bisa menangani jumlah ekspor yang lebih banyak dan mengurus hal-hal yang lebih rumit dalam proses ekspor.
2. Pengurusan Izin Khusus
Kedua, proses mendapatkan izin dan sertifikat untuk ekspor biasanya lebih mudah untuk PT Reguler dan CV.
Ini karena mereka punya struktur organisasi yang lebih lengkap dan dianggap lebih dapat dipercaya oleh pihak yang berwenang.
Untuk beberapa jenis produk tertentu, seperti produk perikanan, mungkin diperlukan izin khusus yang lebih gampang didapat oleh PT Reguler atau CV dibandingkan PT Perorangan.
3. Lebih Terpercaya di Pasar Internasional
Ketiga, PT Reguler dan CV biasanya punya nama baik yang lebih bagus di mata partner bisnis di luar negeri.
Ini karena PT Reguler dan CV dianggap lebih stabil dan mampu memenuhi standar internasional dalam hal kualitas produk dan pelayanan.
Nama baik ini sangat penting untuk membangun kepercayaan dengan pembeli di luar negeri.
4. Kemampuan Mengelola Risiko
Keempat, bisnis ekspor pasti ada risikonya, mulai dari perubahan aturan sampai naik turunnya nilai mata uang.
PT Reguler dan CV, dengan manajemen yang lebih profesional, biasanya lebih siap menghadapi risiko-risiko ini dibandingkan PT Perorangan yang masih terbatas dalam banyak hal.
5. Jaringan dan Kemitraan Kuat
Terakhir, PT Reguler dan CV biasanya punya jaringan bisnis yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Jaringan ini sangat penting dalam bisnis ekspor karena membantu perusahaan menemukan partner bisnis yang terpercaya dan memahami pasar ekspor dengan lebih baik.
Kesimpulan
Meskipun PT Perorangan lebih mudah didirikan dan dikelola, tapi untuk bisnis ekspor, PT Reguler atau CV lebih disarankan.
Dengan memilih PT Reguler atau CV, kamu bisa mendapatkan berbagai keuntungan.
Contohnya seperti lebih mudah mendapatkan izin dan sertifikat, punya nama baik yang lebih bagus di pasar internasional, dan lebih mampu mengatasi berbagai risiko yang mungkin terjadi.
Oleh karena itu, kalau ekspor adalah tujuan utama bisnis kamu, memilih PT Reguler atau CV adalah langkah yang tepat untuk memastikan bisnis kamu bisa berhasil di pasar internasional.





