Jember patut berbangga!
Salah satu putri daerahnya, Nihayatus Sa’adah sukses menorehkan prestasi spektakuler di ajang nasional.
Wanita yang akrab disapa Niha ini, sukses menyabet posisi 1st Runner-Up Puteri Otonomi Indonesia 2025.
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).
Tujuannya untuk menjadi wadah bagi perempuan muda agar bisa mengekspresikan potensi serta mempromosikan daerah asal mereka.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turut menyampaikan apresiasi atas prestasi Niha tersebut.
“Seluruh masyarakat Jember mengucapkan selamat dan rasa bangga yang mendalam kepada Nihayatus Saadah atas prestasi luar biasa yang telah diraih,” tulis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember di laman ppid.jemberkab.go.id.
Sebagai bagian dari Puteri Otonomi Indonesia, Niha ingin menjadi pengaruh untuk UMKM lokal.
Caranya dengan menggali potensi ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Jember.
Berawal dari Juara Duta Wisata Gus Ning Jember

NIha yang juga bagian dari “Menjadi Pengaruh” ini, sedari kecil memang punya potensi untuk menjadi wanita pemberdayaan atau women empowerment.
Ia selalu menunjukkan ketertarikan pada kegiatan organisasi dan dunia kewirausahaan.
Dalam kegiatannya, NIha selalu memperlihatkan bakatnya.
Mulai dari leadership, mengatur acara, berkomunikasi, hingga membangun relasi dengan orang-orang baru.
Dengan kemampuan, itu Niha mulai sadar.
“Aku punya potensi yang harus dikembangkan,” pungkasnya.
Dari situlah dia mengikuti bahkan menjadi juara Duta Wisata Gus Ning Jember 2024.
Gelar ini membuat Niha semakin semangat membawa ilmu dari luar daerah demi membangun kampung halamannya.
Ia berhasil berhasil membuka banyak jaringan dan kesempatan baru melalui perannya ini.
Ditunjuk Menjadi Duta Lalu Lintas Polres Jember

Popularitas dan prestasi Niha sebagai Ning Jember terus meningkat pesat.
Ia diberi amanah oleh Kepolisian Resor (Polres) Jember untuk menjadi Duta Lalu Lintas.
Tugasnya yaitu mengkampanyekan keselamatan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.
Tak berhenti di situ.
Niha bahkan berhasil masuk dalam enam besar finalis Duta Mahameru Lantas Polda Jawa Timur.
Semua ini berkat kerja keras dan kemampuan komunikasi yang diasahnya secara terus-menerus.
Makin Dekat dengan UMKM Bersama “Menjadi Pengaruh”

Setelah itu, Niha melanjutkan perannya memajukan UMKM dengan menjabat sebagai Community Relation di Menjadi Pengaruh Group.
Ia aktif berinteraksi dengan pelaku UMKM di Jember.
Dari sanalah ia melihat langsung potensi sekaligus tantangan yang apa mereka hadapi.
“Akhirnya (setelah bergabung Menjadi Pengaruh Group), aku juga tahu kondisi UMKM yang ada di Jember ,” ungkap Niha.
Pengalaman tersebut menjadi titik balik barunya.
Niha mulai bergerak lebih jauh dengan membentuk #GemaLoka.
Wadah edukasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan public speaking para pelaku UMKM.
Apa manfaatnya?
Pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan promosi, peluang kolaborasi, dan investasi dari platform ini.





