Day: June 5, 2025

Menampilkan semua artikel yang telah dipublikasi pada tanggal tersebut

60 Template Chat WhatsApp Customer Service ala Sales Profesional untuk Cepat Closing

60 Template Chat WhatsApp Customer Service ala Sales Profesional untuk Cepat Closing

Kami sering bertemu dengan pemilik usaha dan tim sales yang mengeluhkan hal serupa. “Chat udah banyak, tapi kenapa closing-nya masih seret?” Mereka capek menjawab pertanyaan berulang. Bingung bagaimana cara bawa prospek menuju pembelian tanpa terdengar memaksa. Padahal, mereka tahu produknya bagus.  Tantangannya ada pada komunikasi. Lebih tepatnya, pada cara dan kecepatan merespons.  Dari pengamatan kami, masalahnya bukan pada produk atau harga yang ditawarkan.  Masalah utamanya sering kali terletak pada cara dan gaya komunikasi di WhatsApp.  Sekarang ini, pelanggan membeli karena merasa dipahami. Bisa menjawab keresahan mereka. Bukan karena ditawari produk yang bagus saja. Maka dari itu, kami mulai membangun pendekatan baru. Sisi customer service yang efisien untuk mempercepat proses closing. Mengapa WhatsApp adalah Channel Strategis untuk Sales & CS? Saat ini, tidak ada channel komunikasi lebih dekat dengan pelanggan dibanding WhatsApp. Alasannya: Peran CS dalam Meningkatkan Konversi Penjualan Bisnis Pada brand milik Menjadi Pengaruh, customer service (CS) bukan cuma orang yang bertugas menjawab pertanyaan atau membantu menyelesaikan masalah teknis.  Kami melihat peran CS sebagai ujung tombak komunikasi bisnis.  CS adalah pihak pertama yang menyambut calon pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan membantu mengarahkannya ke solusi terbaik. Secara umum, CS terbagi menjadi dua. Yaitu CS pasif dan CS proaktif. Berikut perbedaanya: Aspek CS Pasif CS Proaktif Pendekatan Menunggu pelanggan menghubungi terlebih dahulu Menghubungi pelanggan lebih dulu tanpa diminta Tujuan Utama Menanggapi masalah atau pertanyaan Mencegah masalah dan meningkatkan pengalaman pelanggan Waktu Respon Setelah masalah muncul Sebelum masalah terjadi atau terdeteksi Contoh Tindakan Menjawab pertanyaan via live chat Mengirim notifikasi pengingat, memberikan tips penggunaan produk Inisiatif Rendah (reaktif) Tinggi (inisiatif sendiri) Hubungan dengan Pelanggan Bersifat transaksional Bersifat relasional dan berkelanjutan Prinsip Utama Menyusun Template Chat Profesional Setidaknya, ada tiga prinsip utama untuk menyusun template chat Customer Service secara profesional, antara lain: 1. Cepat, sopan, dan to the point Pelanggan tidak punya waktu membaca paragraf panjang. Maka template harus ringkas, tapi tetap sopan dan ramah. 2. Disesuaikan dengan persona pelanggan Gunakan bahasa dan gaya komunikasi yang sesuai dengan persona pelanggan. Ini akan membuat mereka merasa lebih nyaman dan terhubung secara emosional dengan brand kamu. 3. Mengandung CTA (Call to Action) Setiap chat harus punya arah. Kami selalu menutup template dengan ajakan yang jelas, seperti: “Apakah kakak ingin kami bantu proses sekarang?”, atau “Mau kami kirimkan link pembelian langsung, kak?” 60 Template Chat WhatsApp Customer Service seperti Sales Profesional Sebagai garda terdepan dalam komunikasi bisnis, CS harus berpikir layaknya seorang sales profesional.  Cepat, ramah, strategis.  Makanya, kami merangkum 60 template chat WhatsApp yang sudah terbukti mempercepat closing. Template ini dibagi ke dalam enam momen krusial saat melayani klien. A. Template Sambutan (Welcome Message) B. Template Tanya Kebutuhan C. Template Penawaran Solusi D. Template Follow-up Tanpa Terasa Menekan E. Template Handling Objection / Keberatan Klien F. Template Chat Penutup / Closing Kesimpulan Template chat WhatsApp untuk customer service kini jadi salah satu strategi jitu untuk mendorong penjualan dan mempercepat proses closing di era digital.  Dengan menerapkan 60 template yang sudah dirancang untuk enam momen penting dalam percakapan, tim sales dan CS bisa bekerja dengan lebih terstruktur dan efisien.  Komunikasi lewat WhatsApp bukan cuma soal jualan. Harus juga membangun hubungan jangka panjang yang berakar pada pemahaman atas kebutuhan pelanggan. FAQ 1. Bagaimana cara berkomunikasi dengan pelanggan lewat chat? Gunakan bahasa yang sopan, responsif, dan langsung ke inti pembicaraan. Tunjukkan empati dan antusiasme dalam setiap respons. Hindari bahasa robotik dan buat percakapan terasa manusiawi dan solutif. 2. Bagaimana cara menindaklanjuti pelanggan melalui WhatsApp? Lakukan follow-up dengan waktu yang tepat, gunakan kalimat ramah tapi tetap mengandung urgensi. Sertakan recap kebutuhan atau penawaran sebelumnya agar konteks tetap terjaga. Akhiri dengan ajakan aksi yang jelas, misalnya: “Apakah boleh kami bantu proses hari ini?” 3. Bagaimana menjawab komplain pelanggan? Dengarkan dulu dengan tenang tanpa menyela, validasi perasaan pelanggan, dan minta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan. Tawarkan solusi konkret dan beri update secara proaktif. Tujuannya bukan sekadar menyelesaikan masalah, tapi memulihkan kepercayaan. 4. Bagaimana cara membuat pelanggan kembali? Berikan pengalaman layanan yang menyenangkan dan tindak lanjuti secara berkala dengan penawaran relevan. Bangun hubungan personal, bukan hanya transaksional. Loyalitas tumbuh dari kepercayaan, bukan dari diskon semata. 5. Bagaimana cara menangani pelanggan yang kecewa? Dengarkan keluhan mereka dengan seksama tanpa memotong, minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan tawarkan solusi konkret untuk memperbaiki situasi. Tunjukkan kalau kamu memahami perasaan mereka.

SELENGKAPNYA
Niha Ning Jember Sabet 1st Runner-Up Putri Otonomi Indonesia 2025, Menjadi Pengaruh untuk Ekonomi Kreatif Lokal

Niha Ning Jember Sabet 1st Runner-Up Putri Otonomi Indonesia 2025, Menjadi Pengaruh untuk Ekonomi Kreatif Lokal

Jember patut berbangga! Salah satu putri daerahnya, Nihayatus Sa’adah sukses menorehkan prestasi spektakuler di ajang nasional.  Wanita yang akrab disapa Niha ini, sukses menyabet posisi 1st Runner-Up Puteri Otonomi Indonesia 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Tujuannya untuk menjadi wadah bagi perempuan muda agar bisa mengekspresikan potensi serta mempromosikan daerah asal mereka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turut menyampaikan apresiasi atas prestasi Niha tersebut. “Seluruh masyarakat Jember mengucapkan selamat dan rasa bangga yang mendalam kepada Nihayatus Saadah atas prestasi luar biasa yang telah diraih,” tulis Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember di laman ppid.jemberkab.go.id. Sebagai bagian dari Puteri Otonomi Indonesia, Niha ingin menjadi pengaruh untuk UMKM lokal. Caranya dengan menggali potensi ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Jember. Berawal dari Juara Duta Wisata Gus Ning Jember NIha yang juga bagian dari “Menjadi Pengaruh” ini, sedari kecil memang punya potensi untuk menjadi wanita pemberdayaan atau women empowerment. Ia selalu menunjukkan ketertarikan pada kegiatan organisasi dan dunia kewirausahaan. Dalam kegiatannya, NIha selalu memperlihatkan bakatnya. Mulai dari leadership, mengatur acara, berkomunikasi, hingga membangun relasi dengan orang-orang baru.  Dengan kemampuan, itu Niha mulai sadar. “Aku punya potensi yang harus dikembangkan,” pungkasnya. Dari situlah dia mengikuti bahkan menjadi juara Duta Wisata Gus Ning Jember 2024. Gelar ini membuat Niha semakin semangat membawa ilmu dari luar daerah demi membangun kampung halamannya. Ia berhasil berhasil membuka banyak jaringan dan kesempatan baru melalui perannya ini. Ditunjuk Menjadi Duta Lalu Lintas Polres Jember Popularitas dan prestasi Niha sebagai Ning Jember terus meningkat pesat. Ia diberi amanah oleh Kepolisian Resor (Polres) Jember untuk menjadi Duta Lalu Lintas. Tugasnya yaitu mengkampanyekan keselamatan berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas. Tak berhenti di situ. Niha bahkan berhasil masuk dalam enam besar finalis Duta Mahameru Lantas Polda Jawa Timur. Semua ini berkat kerja keras dan kemampuan komunikasi yang diasahnya secara terus-menerus. Makin Dekat dengan UMKM Bersama “Menjadi Pengaruh” Setelah itu, Niha melanjutkan perannya memajukan UMKM dengan menjabat sebagai Community Relation di Menjadi Pengaruh Group. Ia aktif berinteraksi dengan pelaku UMKM di Jember. Dari sanalah ia melihat langsung potensi sekaligus tantangan yang apa mereka hadapi. “Akhirnya (setelah bergabung Menjadi Pengaruh Group), aku juga tahu kondisi UMKM yang ada di Jember ,” ungkap Niha. Pengalaman tersebut menjadi titik balik barunya.  Niha mulai bergerak lebih jauh dengan membentuk #GemaLoka. Wadah edukasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi dan public speaking para pelaku UMKM.  Apa manfaatnya? Pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan promosi, peluang kolaborasi, dan investasi dari platform ini.

SELENGKAPNYA